Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Kategori
Buku
Politik & Hukum

Format
Soft Cover (175)
(1)
Hard Cover (1)

Hasil: 41 - 60 dari 180
GRIDLIST
41.
Believe It or Not
Dunia Penerbangan Indonesia
oleh Chappy Hakim
Soft Cover, November 2014
Stock tidak tersedia
Sudah hampir 70 tahun, sejak tahun 1946 sampai saat ini, kita justru harus minta izin kepada otoritas penerbangan Singapura jika ada pesawat kita yang mau terbang dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru di wilayah kedaulatan Republik Indonesia sendiri. Hal sama juga berlaku bagi penerbangan dari Pulau Natuna ke Batam dan penerbangan-penerbangan lain di kawasan Selat Malaka. Dalam 15 tahun terakhir, meski sudah amat nyata pertumbuhan penumpang pesawat terbang terus meningkat setiap tahun, hal ini ...
42.
Soft Cover, September 2014
Stock tidak tersedia
Strategi bukan monopoli militer, walaupun pada awalnya memang begitu. Istilah ”strategi” kini sudah menjadi umum. Begitu ”terlepas” dari batasan medan pertempuran, ia lalu ma­lah mencakup semua bidang kegiatan human, masing-masing mengklaim strateginya sendiri. Mengingat setiap aksi human tidak terjadi di awang-awang, tetapi di medan kebumian tertentu, maka baik politik maupun strategi dituntut memperhitungkan geografi. Maka, lahirlah pemikiran geopolitik, geostrategi, geoekonomi, ...
43.
Soft Cover, September 2014
Stock tidak tersedia
Demokratisasi juga akan membuka peluang seluas-luasnya bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan media. Media merupakan tempat interaksi dan partisipasi masyarakat da­lam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demokratisasi media akan menjamin dan mene­gakkan kebebasan berekspresi, berbicara, dan kemerdekaan pers. Nyatanya, proses demokratisasi media tidak semudah yang diucapkan. Proses ini membuka peluang sekaligus tantangan. Seluruh artikel dalam buku ini merupakan per­jalanan ...
44.
Soft Cover, Agustus 2014
Stock tidak tersedia
Mengupas sejarah Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia sejak 1828, saat masih berstatus sebagai bank sirkulasi milik pemerintah kolonial Belanda dengan nama De Javasche Bank, yang kemudian dinasionalisasi dan diubah dengan nama Bank Indonesia. Buku ini berisi penggalan kisah dan sejarah Bank Indonesia pada tiga periode waktu yang berbeda: bank sentral pada periode Hindia Belanda; bank sentral pada periode awal berdirinya pada masa pemerintahan parlementer dan pemerintahan terpimpin ...
45.
No Image Available
Soft Cover, Agustus 2014
Stock tidak tersedia
Buku berisi ulasan tentang berbagai aspek kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama satu dasawarsa masa kepresidenannya. Mulai dari soal tak kunjung terwujudnya harapan awal rakyat saat SBY pertama kali terpilih sebagai presiden melalui pemilu presiden langsung pada 2004 hingga berbagai masalah korupsi yang melibatkan para menteri kabinetnya, para politikus di DPR, bahkan para pengurus Partai Demokrat sendiri. Apa yang ditulis Saldi Isra dapat menjadi pelajaran bagi Presiden Joko ...
46.
No Image Available
Monolog Politik oleh Putu Fajar Arcana
Soft Cover, Juli 2014
Stock tidak tersedia
47.
No Image Available
Reformasi Perkotaan oleh Eko Budihardjo
Soft Cover, Juni 2014
Stock tidak tersedia
Boleh jadi cities of tomorrow di Indonesia suatu saat nanti justru akan betul-betul menjadi cities of sorrow yang menyengsarakan anak-cucu kita. Ada yang meramalkan, kota-kota besar saat ini kelak bakal lebih mirip human zoo.   Potret buram kota-kota Indonesia di era reformasi dan gagasan penanggulangannya. Aneka masalah perkotaan yang laten dan nyaris universal diurai dengan gaya  menawan. Ada metropolis yang dipelesetkan menjadi ‘miseropolis’ atau ...
48.
Media dan Kekuasaan oleh Ishadi S.K.
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
BAGAIMANA dinamika dan pergolakan yang terjadi di newsroom stasiun-stasiun televisi milik “Keluarga Cendana” dalam pemberitaan aksi-aksi demonstrasi mahasiswa yang sudah berlangsung tiga bulan, yang berakhir dengan lengser-nya Presiden Soeharto, Mei 1998? Jajaran redaksi Indosiar, RCTI, dan SCTV yang awalnya masih mencoba membela Soeharto lewat kebijakan pemberitaannya, akhirnya memberontak. Mereka pun ikut me­nyiarkan aksi­-aksi demonstrasi yang menyerang Sang ...
49.
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Setelah lebih dari 30 tahun terus didengung-dengungkan, dipolitisasi dalam rangka melestarikan kekuasaan Orde Baru, Pancasila kini seperti makanan basi. Kejenuhan pada Pancasila membuatnya kian jarang diwacanakan, apalagi dikaji dengan mendalam. Sejak awal era Reformasi, makin banyak yang tak menyadari, bagaimana pun Pancasila adalah dasar negara yang menjadi sumber inspirasi jati diri bangsa Indonesia. Tanpa Pancasila, negara dan bangsa ini ibarat kapal tanpa kompas yang tengah berlayar ...
50.
Etika Politik dan Kekuasaan oleh Haryatmoko
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Korupsi, politik uang, dan kekerasan mewarnai dunia politik di Indonesia, bahkan melekat erat dengan praktik kekuasaan. Bagaimana mengatasinya? Menurut Haryatmoko, diperlukan etika politik; etika yang di satu sisi tidak disukai penguasa karena selalu mengkritisi, namun di sisi lain bisa diperalat penguasa untuk memperoleh legitimasi atas kekuasaannya. Haryatmoko dengan piawai menjelaskan berbagai perspektif kekuasaan, termasuk di dalamnya pemahaman agama, fanatisme, radikalisme, konflik, ...
51.
Era Emas Hubungan Indonesia-Korea
Pertukaran Kultural Melalui Investasi dan Migrasi
oleh Jeon Je Seong, Yuwanto
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Indonesia dan Korea Selatan terus menjalin hubungan bilateral yang erat. Kedua negara saling mengisi, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. Hubungan juga terjalin melalui lalu lintas manusia antarnegara, yang terjadi karena: adanya kebutuhan tenaga kerja, perkawinan antarbangsa, serta adanya kegiatan penanaman modal asing. Dengan demikian tingkat hubungan kerja sama diplomatik pun berkembang secara mencolok dalam rangka kerja sama kawasan Asia Timur. Oleh karena itu, tidak ...
52.
Menyibak Tabir Orde Baru
Memoar Politik Indonesia 1965-1998
oleh Jusuf Wanandi
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
Lebih dari tiga dekade Soeharto berkuasa sebagai orang terkuat di Indonesia – Presiden, bapak dan pe­mimpin yang sempurna bagi jutaan rakyatnya. Sejarah Indonesia dalam kurun waktu itu tidak selalu tampak jelas bagi publik karena berbagai kerancuan dan keganjilannya yang menutupi kinerja rezim itu. Dalam Menyibak Tabir Orde Baru: Memoar Politik Indonesia 1965-1998, Jusuf Wanandi sebagai orang dalam di lingkaran politik itu yang berpuluh tahun bekerja dengan para penasihat utama Presiden, ...
53.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Akar masalah banjir di Jakarta disebabkan sungai, saluran, serta waduk besar dan kecil yang tidak berfungsi dengan baik karena mayoritas sudah dipenuhi perumahan kumuh legal maupun ilegal. Bagaimana cara mengatasinya? Waduk Pluit harus dibenahi karena waduk ini memiliki peran penting dalam flood control system kota Jakarta. Pembenahan di antaranya relokasi warga Waduk Pluit agar pindah ke rumah susun yang terbukti menjadi lebih baik. ...
54.
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
GENERASI muda kini mungkin tak lagi tahu, Hoegeng yang dimaksud Presiden Abdurrahman Wahid dalam kata-katanya di atas adalah almarhum Jenderal (Pol.) Hoegeng Iman Santoso, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di zaman transisi Orde Lama menuju Orde Baru. Sebagai polisi, Hoegeng dikenal jujur, sederhana, dan tak kenal kompromi. Karenanya, seperti polisi tidur, ia tak bisa disuap. Namun, bagaimana kiprah Hoegeng ketika ia dipercaya Presiden Soekarno menjadi Menteri/Sekretaris ...
55.
Mahalnya Demokrasi, Memudarnya Ideologi oleh Pramono Anung Wibowo
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Menjadi seorang legislator tidaklah mudah, sebagaimana dibayangkan oleh sebagian kalangan. Diperlukan keahlian dalam memaksimalkan komunikasi politik dengan konstituen, sehingga visi dan misi politiknya dapat ditangkap dengan baik. Belum lagi, dalam sistem proporsional terbuka yang ditandai dengan kemenangan bagi pemilik suara terbanyak, seorang legislator harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal. Konsekuensinya, yang mengemuka adalah politik transaksional dan ideologi politik semakin ...
56.
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
INDONESIA dan Prancis ternyata memiliki jalinan sejarah yang sangat unik sejak zaman Hindia Belanda. Kaisar Napoleon Bonaparte sudah mengenal dan jatuh hati pada Pulau Jawa yang terkenal sangat subur. Secara strategis, Napoleon melihat Pulau Jawa bisa menjadi pijakan untuk mengusir Inggris, sekaligus sebagai pusat kantor dagang di Timur Jauh. BAGAIMANA upaya Napoleon melalui Daendels dan Janssens mempertahankan Pulau Jawa dari serbuan Inggris, berhasilkah dipertahankan? Bagaimana pula ...
57.
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
58.
No Image Available
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Ketika kita tidak berdaya ”dipermainkan” oleh isi siaran televisi yang berlumuran kekerasan, yang ternyata hanya demi mempertahankan rating dan pemasukan iklan, pemirsa pun seolah terdepak dan tercerabut dari akar nilai-nilai luhur bangsa yakni keadilan (memperoleh informasi) yang berketuhanan.   Hal yang tadinya tidak boleh diketahui dan hal yang tadinya memang harus diketahui, misalnya, bercampur-baur dan kemudian membentuk “dunia baru” yang melampaui kenyataan ...
59.
Mimpi Jadi Caleg oleh Kristin Samah, Fransisca Ria Susanti
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Menjadi anggota Dewan (Perwakilan Rakyat) berarti hidup aman, nyaman, dan sejahtera karena banyaknya fasilitas dan hak istimewa yang diberikan negara serta didapatnya gengsi sosial yang tinggi. Karenanya, tak heran jika banyak orang melihat pemilihan umum legislatif sebagai ajang “pertempuran” dalam rangka menggapai kehidupan yang serba lebih baik. Namun, bagaimana sesungguhnya fakta dan realitas pelaksanaan pemilu di Indonesia?  Seperti apa aturan main dalam ...
60.
Operasi Sandi Yudha oleh A.M. Hendropriyono (2)
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono pada tahun 1968 pernah bertugas di Kalimantan Barat (1968 ) sebagai perwira muda dari pasukan elite Puspassus (cikal bakal Kopassus sekarang). Ketika itu ia tergabung dalam Detasemen Tempur 13 yang ditugasi melaksanakan operasi para-komando. Di masa penugasan yang kedua ia tergabung dalam Sa­tuan Tugas 42 yang diberi tanggung jawab melaksanakan operasi Sandi Yudha. Pada masa itulah Hendropriyono me­nerapkan taktik anti-inserjensi dan klandestin yang ...