Pencarian

Penulis
Gunawan
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Fiksi
Horor

Format
Soft Cover (3)

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
No Image Available
Kumpulan Cergam Kampungan: Cerita Syereem oleh Yudhi Faisal, Santhy Sheba, Iwan Gunawan, Amet-Man, Ifan A Ismail, Apriyadi K, Aziza Noor, AM Taufiq, Jakwan, Asnar Zacky
Soft Cover, Juni 2010 Rp. 25.000 Rp. 18.750 (25% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Seri kedua Kumpulan Cergam Kampungan ini berjudul Cerita Syereem. Judul ini sudah menyiratkan tujuh cerita yang disuguhkan pada seri ini. Menurut pengantar editornya: kisah-kisah mistik yang menyeramkan. Sebagian di antaranya adalah kisah dari mulut ke mulut dan sebagian lain merupakan tafsiran pengarang pada hal-hal yang dianggap menyeramkan. Yang menarik adalah para pencerita itu mengolah kisahnya dalam perspektif yang berbeda. ...
2.
Bangsal 13 oleh Rudy Gunawan (1)
Soft Cover, 2005 Rp. 25.000 Rp. 20.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Suster Frida mengundang Anda ke Bangsal 13 bersama LUNA MAYA ENDHITA ADY HARAHAP (script writer) Catatan Sebaiknya kamu mengetuk pintu dari dalam! ...
3.
No Image Available
Tusuk Jelangkung oleh FX. Rudy Gunawan, Upi Avianto
Januari 2004
Stock tidak tersedia
?saya lihat beberapa wujud mahkluk halus yang seliweran diantara pepohonan? Pernah ngerasain tidur di samping setan berambut panjang? Itu yang saya alami saat syuting di BP Cibubur? ?tiba-tiba di teve terlihat perempuan yang jalan di rawa, setengah badanya terendam dengan posisi membelakangi kamera. Padahal saat saya rekam, saya nggak lihat apa-apa. ?beberapa detik sebelum action, saya lihat mereka memperhatikan saya dari atas batu. Mereka tertawa tapi seluruh mukanya pucat dan kelihatan tua. ...
4.
Mirror oleh FX. Rudy Gunawan
Soft Cover Rp. 24.000 Rp. 19.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Cermin adalah jujur.Cermin tak pernah pilih-pilih dalam memantulkan suatu obyek apapun. Ia memantulkan apa adanya. Sesuatu yang cantik ataupun jelek. Kita tida bisa memilih sesuatu yang ingin kita lihat saja di cermin. Selama satu obyek dalam wilayah refleksi sebuah cermin. Maka obyek itu pasti memantulkan citranya.Tetapi yang terjadi pada Kikan justru sebaliknya. Kikan melihat-lihat wajah-wajah tanpa bayangan di cermin. Mengapa sejumlah orang tak bisa dilihat di cermin yang seharusnya ...