| Hard Cover, Desember 2025 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
“Terkadang, kita merindukan yang tidak seharusnya dirindukan
dan melupakan yang harus diingat.” —Prilly
****
Ini jalan yang harus ditempuh.
Rindu, sakit, dan marah tetap harus dilalui.
Dia yang pernah singgah dan menyentuh mimpi indahku, tak selalu jadi
tempat berlabuh yang utuh. “Aku hanya kain pel yang lusuh di matamu.”
Itu kata yang kuingat sebelum malam benar-benar menelannya ….
“Retak, Luruh, Kembali Utuh”, menjadi frasa yang menjadi motif Prilly Latuconsina melihat ...




Keranjang


