| Soft Cover, Februari 2013 | Rp. 38.000 | Rp. 28.500 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
2.
| Soft Cover, Desember 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku ini merupakan pengembangan dari tesis Program Magister penulis di STF Drijarkara. Secara komprehensif buku ini membedah pemikiran politik Hannah Arendt sekaligus menyuguhkan perspektif tentang kontekstualitasnya dalam realitas politik Indonesia masa kini.
...
3.
| Soft Cover, April 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Persoalan rambut gondrong ternyata menyita perhatian khusus penguasa di zaman Orde Baru. Tidak heran kalau anak judul buku ini: Praktik Kekuasaan Orde Baru terhadap Anak Muda Awal 1970-an. Saat itu petinggi militer mengeluarkan radiogram pelarangan rambut gondrong, bahkan Pangkopkamtib bicara mengenai hal itu di TVRI.
Lembaga-lembaga publik menolak melayani orang berambut gondrong. Razia dan denda digelar di jalan-jalan, melibatkan anggota pasukan teritorial bersenjatakan gunting. Bahkan ...
4.
Republikanisme dan Keindonesiaan
Sebuah Pengantar
| Soft Cover, Juli 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tak banyak gunanya bercita-cita membentuk Indonesia sebagai bangsa, apabila kita sendiri tidak tahu hendak ke mana. Buku ini dengan bijak menjadi pandu ke arah mana kita perlu menuju.
Dr. B. Herry-Priyono, STF Driyarkara
"Buku ini membuktikan semangat republik tidaklah luntur, dan justru diperkuat secara teoretis maupun praksis oleh generasi yang lebih muda.
Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Somantri, dekan FISIP UI
Belakangan ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan Indonesia dari ...
5.
| Soft Cover, Juni 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
SINOPSIS BUKU
Privatisasi adalah kebijakan paling kontroversial saat ini. Ketika himpitan ekonomi membuat masyarakat kian sulit memperoleh kebutuhan dasarnya, lembaga-lembaga pembangunan internasional yang mengusung pola pikir Washington Consensus malah mengusulkan privatisasi sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Penanganan kebutuhan umum seperti pendidikan, air bersih, dan layanan kesehatan diserahkan ke swasta dan dampak sosial-ekonominya diabaikan begitu saja. Akses jadi semakin ...
6.
No Image Available
| Soft Cover, April 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sebagai dosen ekonomi Universitas Chittagong Muhammad Yunus merasa resah melihat kesenjangan antara teori yang diajarkannya dengan realitas kemiskinan sehari-hari di Bangladesh. Dan ia pun memutuskan keluar dari ruang kelas untuk belajar langsung dari masyarakat miskin pedesaan. Lahirlah ide-ide cemerlang pengentasan kemiskinan yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.Ikutilah pergulatan mengharukan Yunus dan Grameen Bank dalam memberdayakan masyarakat miskin, membela hak-hak kaum ...
7.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Amartya Sen (Peraih Hadiah Nobel Ekonomi 1998) adalah ekonom yang tak biasa. Bidang filsafat dan kebudayaan yang digelutinya banyak mempengaruhi teori-teori monumentalnya yang telah mengubah berbagai kebijakan pembangunan di negara berkembang.Berangkat dari pengalaman masa kecilnya, Sen menggali konsep yang banyak disalahpahami tentang identitas. Pada usia 11 tahun Sen menyaksikan seorang buruh Muslim ditikam hingga tewas dalam kerusuhan sektarian di India. Para penikamnya dari kelompok Hindu ...
8.
No Image Available
Di Bawah Tiga Bendera
Sebaran Anarkisme Global dan Imajinasi Anti-Kolonial di Asia Tenggara
| Soft Cover, 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
9.
No Image Available
| Soft Cover, Januari 2007 | Rp. 44.000 | Rp. 33.000 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan aksi liar" dan "tindakan ugal-ugalan", berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil.
Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejarah anarkisme dan isu-isu di baliknya, menarik benang merah antara anarkisme dengan aliran filsafat kritis ...
10.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Di desa kecil di tengah rimba raya Ekuador, seorang kakek tua menyepi mencari damai ditemani novel-novel cinta picisan yang didapatnya dari rumah bordil hilir sungai. Tapi kedamaian rupanya mustahil saat peradaban terus merangsek menembus hutan. Ladang minyak. Demam emas. Perburuan. Alam pun membalas dendam lewat seekor macan kumbang. Seisi desa terancam dan si kakek tua tahu tak ada yang sanggup menghadapi hewan itu selain dirinya.Kisah memukau tentang belantara Amazon dari seorang penulis ...
11.
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Cerpen-cerpen Damhuri Muhammad membuat saya serasa sedang berkelana di negeri legenda. Itulah, saya kira, kekuatan para pengarang muasal Sumatera Barat." Veven Sp. Wardhana, penikmat budaya massa
Cerpenis muda berbakat Damhuri Muhammad menyajikan kumpulan karya terpilihnya yang telah tersebar di pelbagai media massa se-Indonesia.Dengan menjelajahi ragam tematik dan ekplorasi prosaik, antologi ini berusaha menyoroti khazanah keMinangkabauan (dan lebih luasnya keIndonesiaan) yang pelan-pelan ...
12.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Modernitas membuat kita menampik mitos sebagai suatu produk pemikiran primitif yang kualitasnya jauh di bawah pemikiran manusia modern. Namun benarkah demikian?Antropolog terkemuka Claude Lvi-Strauss berpendapat bahwa mitos sesungguhnya punya logika dan kerumitannya sendiri yang baru bisa dibongkar justru oleh sains modern.Memakai pendekatan strukturalisnya yang termasyhur, Lvi-Strauss menyelami pertanyaan-pertanyaan paling mendasar dari eksistensi manusia modern.
***
Bila seseorang yang baru ...
13.
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ettore Gnocchi, seorang pemikir posmodern kenamaan, ditemukan tewas dalam jamuan makan di rumahnya sendiri. Lubang peluru menganga di keningnya, anak panah menancap di pipinya, pisau kue menyembul di punggungnya, dan asap racun tercium dari minumannya.Bagaimana mungkin seseorang dibunuh dengan empat cara sekaligus pada waktu yang bersamaan? Dan siapa kira-kira yang telah membunuhnya? Apakah istrinya yang juga profesor filsafat, Shoshana TelAviv? Atau Slavomir Propp, linguis Rusia yang menuduh ...
14.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ceramah terakhir Edward Saidyang dicekal oleh sponsornya sendiri,Institut Freud di Wina, AustriaIdentitas, bagi Edward Said, adalah sesuatu yang tak pernah utuh. Begitu pula halnya identitas Yahudi yang berusaha diabsolutkan oleh gerakan Zionisme lewat pendirian negara Israel. Bagaimana mungkin Israel mau bersikap eksklusif terhadap identitas Yahudinya dengan menolak mengakui eksistensi bangsa Palestina, bila ternyata Nabi Musa, sang bapa pendiri bani Israel sendiri, justru adalah seorang Mesir ...
15.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ditulis di tengah suasana peperangan besar Surabaya 1945, buku ini barangkali merupakan karya Tan Malaka yang paling imajinatif. Brosur ekonomi-politik yang dituturkan dalam gaya naskah drama, percakapan antara kelima tokoh yang oleh Tan Malaka dijuluki para pendakwa modern, yakni: Godam (wakil kaum buruh), Pacul (wakil kaum tani), Denmas (wakil priyayi), Toke (wakil kelas pedagang), Mr. Apal (wakil kaum intelektual)***Perjuangan Tan Malaka penting untuk dikenal oleh generasi muda. Namun ...
16.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sepak bola bukan sekadar olahraga. Sepak bola bisa menjadi alat untuk memahami seluk-beluk dunia kontemporer yang dilanda segala dampak arus globalisasi.Apa kaitan sepak bola dengan pembantaian Muslim Bosnia? Dengan budaya korupsi di Dunia Ketiga? Dengan bangkitnya sentimen-sentimen rasial dan konflik keagamaan? Dengan Zionisme maupun anti-Semitisme? Ikutilah perjalanan jurnalis politik Franklin Foer menyusuri jagat internasional sepak bola, bertemu dengan orang pertama yang melahirkan ...
17.
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Charro Machorro, seorang pebisnis kecil yang gagal melulu, akhirnya nekat melintasi padang gurun Arizona untuk menemui dukun-finansial tersohor Cassandra Carrera. Bukan jimat yang didapatnya, Carrera malah memberinya pelajaran sejarah ekonomi dari masa pra-kapitalisme sampai zaman konglomerasi global.Dengan kelihaian memainkan kata dan gambar, kartunis Meksiko Rafael Barajas Durn alias El Fisgn (atau tukang recok) menyusun kiat bisnis yang tak ada duanya: kiat yang tidak mengajari kita cara ...
18.
No Image Available
| Soft Cover, 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Runtuhnya komunisme di awal dekade 90-an membuat kapitalisme disanjung sebagai satu-satunya sistem ekonomi yang sahih. Program-program pasar bebas dan deregulasi pun digencarkan oleh AS di dalam dan luar negeri. Pertumbuhan ekonomi memang melonjak, tapi tak lama. Hanya dalam beberapa tahun krisis keuangan global merebak dan membuat banyak negara jatuh miskin, termasuk Indonesia. Ketimpangan global melebar dan terkuaklah skandal-skandal korporasi paling memalukan sepanjang sejarah. Tata ...
20.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sejarahwan Perancis, Jacques Leclerq, telah menghasilkan banyak karya tentang sejarah politik Indonesia, namun baru sekarang tulisan-tulisannya disatukan menjadi buku. Leclerc berusaha melacak bagaimana Marxisme-Leninisme “diindonesiakan” oleh tokoh-tokoh perintis pergerakan, dan dengan demikian menampilkan sebuah “berkas hilang” dari sejarah Indonesia. ...




Keranjang




