Pencarian
Hasil: 341 - 344 dari 344
GRIDLIST
341.
No Image Available
Bertanya Kepada Zainab Al-Ghazali
Buku PertamaTentang Bagaimana Membangun Kepercayaan Diri
oleh Zainab Al-Ghazali
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Buku yang dihadapan Anda ini adalah kumpulan jawaban Zainab Al-Ghazali atas pelbagai pertanyaan para pemuda-pemudi yang dimuat di mingguan Asy-Syuruq Al-`Arabi dalam rubrik ''Taman Hati''. Mingguan ini terbit di Aljazair dan sangat diminati orang banyak, khususnya kawula muda. Zainab Al-Ghazali menjawab setiap pertanyaan dengan bahasa hati sehingga penanya merasakan keakraban dan dapat menumpahkan segala masalahnya tanpa merasa ragu, termasuk hal-hal yang bersifat sangat pribadi. Dia senantiasa ...
342.
No Image Available
Hard Cover
Stock tidak tersedia
Menjelang kejatuhan rezim Suharto, berbagai figur inteligensia Muslim secara mengejutkan memainkan peran sentral dalam wacana sosial-politik Indonesia. Hampir bersamaan, banyak inteligensia Muslim menduduki eselon-eselon atas dalam birokrasi pemerintahan. Isu-isu seputar sepak-terjang inteligensia Muslim semakin mengemuka sejak kelahiran ICMI pada 1990. Ketika gerakan reformasi muncul pada 1997/1998, beberapa figur inteligensia Muslim memainkan peran menentukan. Signifikansi-politik ...
343.
No Image Available
Soft Cover
Stock tidak tersedia
"Kalian adalah laskar mawarku yang akan meluluhlantakkan tank-tank Israel!" seru Yasser Arafat pada suatu pagi. Sore harinya, untuk pertama kalinya seorang perempuan melakukan aksi bom syahid. Hari itu, 27 Januari 2002, perlawanan rakyat Palestina memasuki babak baru.Di bawah tekanan penjajahan Israel, dominasi kaum laki-laki, dan kekerasan hidup sehari-hari, telah lama kaum perempuan Palestina menjadi sosok-sosok pejuang yang tangguh dan tabah. Mereka adalah ibu yang melepas putranya ditawan, ...
344.
No Image Available
Syariah Marketing oleh Hermawan Kartajaya dan Muhammad Syakir Sula
Hard Cover
Stock tidak tersedia
Peta pemasaran di Indonesia tampaknya menunjukkan tanda-tanda pergerakan dari pasar rasional ke pasar emosional, bahkan ke pasar spiritual. Jika pada pasar rasional konsumer membeli barang atau jasa dengan pertimbangan rasional (misalnya, fungsi dan harga), pada pasar emosional dengan pertimbangan emosi (misalnya, cita rasa personal, prestise, citra-diri), maka pada pasar spiritual konsumer mulai mempertimbangkan nilai (baik-buruk, halal-haram). Inilah barangkali yang menjelaskan mengapa pasar ...