Pencarian

Kata Kunci
Kompas
Penulis
Wartawan Kompas

Format
Soft Cover (25)
Hard Cover (1)

Bahasa
Indonesia (26)

Hasil: 1 - 20 dari 26
GRIDLIST
1.
Soft Cover, Februari 2017 Rp. 149.000 Rp. 134.100 (10% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Selama tahun 2017 akan ada sejumlah peristiwa di dalam dan luar negeri yang pengaruhnya cukup nyata terhadap ekonomi dan politik nasional sehingga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Melalui buku ini pembaca diberi gambaran situasi yang akan dihadapi memasuki tahun 2017 berdasarkan apa yang terjadi pada tahun 2016 dengan harapan tetap optimis menghadapi tantangan dan peluang di hadapan kita. ...
2.
Soft Cover, Agustus 2016
Stock tidak tersedia
`Dingo` Menembus Limit Angkasa - Biografi Ksau Marsekal Tni Agus Supriatna" ...
3.
Menatap Indonesia 2016 oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Januari 2016
Stock tidak tersedia
- ...
4.
No Image Available
50 Tahun Kompas Memberi Makna oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Keharusan tidak terbit beberapa hari setelah peristiwa G30S/1965 atas permintaan aparat keamanan demi terciptanya ketenangan, larangan terbit selama kurang lebih dua minggu di bulan Januari-Februari 1978, membenarkan rumusan Prof. Rooij. Peristiwa politik tahun 1965 berikut dampaknya di hari-hari kemudian, juga peristiwa 1978, membawa terang dan pelecut memperjuangkan idealisme media: mendidik masyarakat agar semakin demokratis, toleran, dengan sikap serba tahu diri. Gua garba surat kabar-surat ...
5.
Cerpen Pilihan Kompas 2014 oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Setiap tahun Kompas menerbitkan antologi Cerpen Pilihan Kompas yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat dalam rubrik cerpen di Kompas edisi Minggu. Sebanyak 52 cerpen berkompetisi melewati lubang seleksi para juri. Perdebatan selalu tak bisa dihindari. Tahun ini, para juri memberikan rekomendasi untuk menerbitkan 24 cerpen terpilih yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat Kompas sepanjang tahun 2014. Ini jumlah terbanyak untuk isi sebuah buku antologi Cerpen Pilihan Kompas ...
6.
No Image Available
Tambora, Mengguncang Dunia oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Maret 2015
Stock tidak tersedia
7.
Menatap Indonesia 2015 oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2014
Stock tidak tersedia
Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga hal saat berbicara di depan kompas 100 CEO Forum pada 7 November 2014 di Jakarta. Pemerintahannya akan mengalihkan anggaran negara untuk subsidi bahan bakar minyak ke mata anggaran yang lebih produktif. selain itu, pembangunan infrastruktur pengairan untuk mendukung swasembada beras,jagung,dan kedelai dalam tiga tahun disusul berikutnya gula dan daging sapi, 27 pelabuhan laut dalam. serta jalan tol lintas Sumatera dan kereta api sebagai transpotasi ...
8.
Unpublished oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, November 2014
Stock tidak tersedia
Buku ini menampilkan karya para fotografer Kompas yang sebagian besar belum dimuat di koran Kompas. Sebagai seorang fotografer, mereka menangkap sebuah momen yang secara visual menarik bagi mereka. Buku ini merupakan kumpulan foto-foto yang kalah bersaing memperebutkan halaman harian Kompas. Apa bagusnya sebuah foto yang sudah pernah gagal berebut halaman hingga kini harus naik cetak? Urusan published dan unpublished memang tidak berhubungan dengan kualitas sebuah foto ...
9.
Cerpen Pilihan Kompas 2013 oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Juni 2014
Stock tidak tersedia
Buku ini membuktikan bahwa regenerasi cerpenis di Indonesia berlangsung secara terus-menerus dan simultan. Karya-karya para cerpenis kawakan seperti Gerson Poyk, Putu Wijaya, Budi Darma, Arswendo Atmowiloto, Gde Aryantha Soetama, dan F Rahardi, bersanding dengan karya-karya para cerpenis yang lebih muda seperti Seno Gumira Ajidarma, Jujur Prananto, Agus Noor, Indra Tranggono, Gus tf Sakai, Triyanto Triwikromo, Damhuri Muhamad, Intan Paramadhita, Noviana Kusumawardhani, AK Basuki, dan Dewi Ria ...
10.
Kata-kata Terakhir Romo Mangun oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
"Saya ini daging tua, tidak menarik diterjang peluru... Ya...paling-paling jadi pupuk...," demikian potongan-potongan ucapan Romo Mangun yang terdengar panitia di Hotel Le Meridien, Jakarta, dalam obrolan saat rehat siang, sesaat sebelum ia meninggal dunia karena serangan jantung. Di awal tahun 1999 itu kita sempat terhenyak mendengar kabar wafatnya Romo Mangun. Ia menghembuskan napas terakhir dengan cara mulia, sebagai cendikiawan, saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar. Budayawan ...
11.
Worldcupedia
Ensiklopedia Piala Dunia 1930-2022
oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
Dapatkan Discount 20% s/d 31 Juli 2014 Tahukah Anda, Inggris, negeri "penemu" sepak bola modern, baru mengikuti  Piala Dunia di ajang yang keempat, 20 tahun setelah turnamen perdananya digulirkan?    Sementara itu, Uruguay, negeri  tuan rumah sekaligus juara dunia pertama langsung memboikot penyelenggaraan Piala Dunia berikutnya. Sikap ini merupakan bagian dari  aksi ”balas dendam”  atas penolakan sejumlah negara Eropa untuk  hadir ...
12.
No Image Available
Melihat Indonesia oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
13.
Menatap Indonesia 2014 oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2013
Stock tidak tersedia
Siapa pun yang akan menjadi Presiden Indonesia 2014 harus memiliki strategi dan perencanaan yang jelas untuk menyelesaikan setumpuk persoalan di dalam negeri dan dalam menghadapi tantangan global. Korupsi dalam skala massif ada di depan mata, menimbulkan gugatan apakah reformasi kelembagaan sudah memadai sehingga tinggal menunggu pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan tentang Indonesia yang tindakan dan ucapannya sejalan? Ataukah reformasi kelembagaan belum selesai, sehingga berbagai ...
14.
Sepanjang Hayat Bersama Rakyat
100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX
oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, April 2012
Stock tidak tersedia
- ...
15.
Kota Tua Punya Cerita oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Maret 2012
Stock tidak tersedia
Ada seribu satu cerita sejarah, legenda, mitos–yang serius, kocak, sampai yang seram— yang terkait dengan Lapangan Fatahillah, gedung Museum sejarah Jakarta (balai kota zaman kolonial), dan sudut-sudut lain di kawasan Kota tua Jakarta. termasuk cerita si Jagur, meriam warisan Portugis yang sempat lama dikeramatkan warga batavia yang percaya ia dapat membuat hamil setiap perempuan yang ingin punya anak. Kota tua adalah tempat paling bersejarah di Jakarta berawal. dalam kurun waktu ...
16.
No Image Available
Membentuk Jiwa Wirausaha oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, Januari 2012
Stock tidak tersedia
17.
Bencana Mengancam Indonesia oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2011
Stock tidak tersedia
Persoalan datang silih berganti menerpa Indonesia. Bencana susul menyusul menimbulkan keprihatinan bangsa. Bahkan, bencana cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Perubahan iklim ekstrem yang menghantui turunnya produktivitas pertanian kian menambah persoalan. Mungkin benar, apa kata para ilmuwan dunia, Indonesia adalah laboratorium bencana. Persoalan bangsa ini masih ditambah dengan beragam kasus yang terjadi di ranah politik dan hukum. Apa sebenarnya yang salah dengan bangsa ini? Bagaimana ...
18.
Ekspedisi Citarum: laporan Jurnalistik Kompas oleh Wartawan dan Kolumnis Kompas
Soft Cover, September 2011
Stock tidak tersedia
Kawasan sungai purba Citarum adalah daerah aliran sungai utama di Provinsi Jawa Barat yang melewati dan mengairi Waduk Saguling di Kabupaten Bandung, Waduk Cirata di perbafasan Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, dan Purwakarta serta Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta. Di Indonesia, tak ada sungai yang peran dan fungsinya begitu strategis seperti Citarum. Selain menerangi Jawa dan Bali dengan listrik yang dihasilkannya, Citarum juga mengairi puluhan ribu hektar lahan pertanian dan perikanan, ...
19.
No Image Available
Elegi Penegakkan Hukum oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2010
Stock tidak tersedia
Karut marut penegakan hukum di tanah air merupakan elegi yang tidak berkesudahan, perangkat hukum hanya merupakan alat permainan penguasa yang bisa diputar balik sesuka hati. Apalagi bila menimpa wong cilik yang lemah dan buta huku, maka penegak hukum yang sangat fasih bicara pasal dapat memanfaatkan mereka yang lemah, sehingga keadilan dan kebenaran yang didambakan sulit dicapai. Kisah Sum Kuning, Sengkon-Karta, Lingah-Pacah, Marsinah, Fuad Muhammad Syafruddin, bisa dikonstruksikan ...
20.
Kisah Istimewa Bung Karno oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
Pada suatu malam, ketika kami sedang sibuk belajar, tiba-tiba terdengar suara seperti orang yang berpidato. Ingin tahu suara apa itu, kami berlari-lari menuju ke tempat dari mana suara itu datang. Astagaaa... Sukarno dalam kamar gelapnya berdiri di atas meja sedang berpidato meniru seorang volkstribuun (pemimpin rakyat) dari zaman Yunani kuno yang menguraikan soal demokrasi dan kedaulatan rakyat.(Herman Kartowisastro) Apa keistimewaan Bung Karno hingga kini tetap melekat di hati rakyat? Apakah ...