| Hard Cover, 2003 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
1.
No Image Available
2.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Apakah kamu mengenal kasus-kasus di bawah ini:
* Seorang remaja dilecehkan oleh teman-temannya karena nggak mau diajak minum minuman keras. Remaja yang lain dipenjara karena telah membunuh pelajar SMU dalam sebuah tawuran, padahal dia ikut dalam tawuran itu karena dipaksa oleh teman-temannya.
* Lisa berbadan gemuk. Di tengah serbuan "image" yang dipaksa terus-menerus oleh media tentang tubuh yang ideal, Lisa jadi bulan-bulanan teman-temannya.
* Dede adalah anak yang lemah, kurus, dan ...
3.
No Image Available
Tangis Rindu Pada-Mu
Merajut Kebahagiaan dan Kesuksesan dengan Air Mata Spiritual
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dalam hidup, kita pasti pernah menangis, karena berbagai sebab. Tetapi, pernahkah kita menumpahkan air mata, karena mengharapkan rahmat Allah, bahkan merindukan perjumpaan dengan Allah? Ataukah hati ini sudah teramat keras untuk menangis karena tersentuh nikmat Allah yang terhampar di hadapan kita? Jika seorang hamba sudah tak lagi mampu menangis karena takut dengan kekuasaan Allah, seperti kata Al-Ghazali, justru menangislah karena ketidakmampuan itu.
Begitu mahalnya harga tetesan air mata ...
4.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Semua orang punya gaya belajar yang unik dalam belajar, berpikir dan bekerja. Sedikit orang yang bisa belajar atau bekerja dalam suatu cara yang terbaik bagi mereka sendiri dan cara otak mereka bekerja.
The Power of Learning Styles ditulis untuk membantu orang-orang menemukan cara terbaik mereka dalam belajar dan bekerja sehingga mereka bisa melejit di sekolah maupun hidup mereka. Berdasarkan pengalaman profesionalismenya yang luas, Barbara Prashnig mempersembahkan dalam buku ini ...
5.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tes IQ mengukur kecerdasan rasional—kemampuan yang kita gunakan untuk memecahkan persoalan logis atau akademis. Selama berpuluh-puluh tahun, IQ dipandang sebagai ukuran terbaik atas kecerdasan dan potensial seseorang dalam meraih sukses. Tetapi pada awal 1990-an Daniel Goleman menunjukkan bahwa sukses juga bergantung pada kecerdasan emosi (EQ), yakni kemampuan dalam empati, bela rasa, dan memahami perasaan diri dan orang lain. Kini, pada akhir abad ke-20, Danah Zohar dan Ian Marshall mengklaim ...
6.
No Image Available
Pepatah ''diam itu emas'' tampaknya bukan lagi kata-kata bijak. Dalam kondisi stres, mencurahkan isi hati secara terbuka ternyata dapat meringankan masalah -- konon hingga separonya. Bukan sekadar common sense, anjuran ini dikukuhkan oleh sebuah riset yang dilakukan Pennebaker, seorang ahli psikologi, terhadap ribuan orang dari berbagai usia dan latar belakang.
Pennebaker mendapati bahwa mencurahkan isi hati (self-disclosure) dapat berpengaruh positif bagi perasaan, pikiran dan kesehatan ...
7.
No Image Available
Authentic Happiness
Menciptakan Kebahagiaan dengan Psikologi Positif
Selama ini, pandangan yang dominan menganggap kebahagiaan adalah kondisi yang sangat personal, dan karenanya, sangat subjektif. Bila ini benar, jelas semua upaya membahas kebahagiaan secara ilmiah dan objektif adalah sia-sia.
Namun, benarkah demikian? Tidak adakah cara ilmiah untuk mengukur dan menumbuhkan kebahagiaan yang bisa dimanfaatkan semua orang?
Anda akan kecewa bila mencoba mencari jawabannya dalam psikologi pada umumnya. Karena, yang berkuasa di sana adalah psikologi ...




Keranjang


