Pencarian

Penulis
Yudi Latif
Kategori
Buku
Non Fiksi
Lainnya (4)

Format
Soft Cover (4)

Bahasa
Indonesia (4)

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Soft Cover, Januari 2022 Rp. 174.000 Rp. 139.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Yudi menjabarkan 'Pancasila sebagai ideologi terbuka'-nya N. Driyarkara. Menawarkan keteladanan tokoh-tokoh berkarakter, terkategorisasi dalam kelima sila masing-masing. Merekalah sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan." —Dr. (HC) Jakob Oetama, Perintis dan Pendiri Kompas Gramedia "Yudi Latif menunjukkan mata air keteladanan yang memancar dari berbagai wilayah negeri. Buku ini dapat menjadi lentera menuju jalan keluar ke gerbang Indonesia berkemajuan. Buku ini penting ...
2.
Soft Cover, September 2021 Rp. 160.000 Rp. 128.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya. Buku ini patut disebarluaskan dan dijadikan bacaan wajib bagi setiap warga negara Indonesia.” –Kwik Kian Gie– Ekonom, Penggerak Pendidikan dan Mantan Menteri Koordinator Perekonomian “Buku ini menunjukkan posisi dan kelas Yudi Latif sebagai ...
3.
Soft Cover, Oktober 2020
Stock tidak tersedia
Apakah pendidikan bisa dipisahkan dengan kebudayaan? Apakah keduanya sebenarnya satu mata uang yang sama dengan dua sisinya untuk laku kehidupan ini? Buku Pendidikan yang Berkebudayaan dari Yudi Latif menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar itu dengan menyumberkan pada Ki Hadjar Dewantara dengan visi pendidikannya sebagai proses belajar menjadi manusia seutuhnya untuk dipelajari dan dikembangkan seluruh hidup. Prof. Dr. Mudji Sutrisno, SJ (Guru Besar STF Driyarkara, Dosen Pascasarjana UI, ...
4.
Soft Cover, Juli 2020 Rp. 149.000 Rp. 119.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Untuk mempertahankan Pancasila sebagai titik temu, titik tumpu, dan titik tuju bersama diperlukan usaha penanaman (pembudayaan) secara terus-menerus, terencana, dan terpadu. Ibarat budidaya tanaman, laju pertumbuhan Pancasila tidak dengan sendirinya akan berjalan baik-baik saja, tanpa kesengajaan merawatnya dengan penuh pemahaman, kecermatan, dan ketekunan.   Para pendiri bangsa telah mewariskan suatu kemampuan untuk memadukan antara visi global dan kearifan lokal, antara kepentingan ...