Pencarian

Kata Kunci
Bayu
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Religius
Islam
Novel


Format
Soft Cover (4)
Tanda Tangan (1)

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Cinta Dalam Ikhlas oleh Bayu Adhitya
Soft Cover, Maret 2017
Stock tidak tersedia
Aurora Cinta Purnama …. Aku sudah berusaha mengikhlaskanmu. Namun, pada akhirnya, memang hanya kamu sosok yang kuyakini akan menjadi jodohku nanti. Ya, aku masih berharap kamulah yang menjadi pasanganku, meski sudah bertahun-tahun lamanya kita tak bertemu. Keyakinanku kepadamu tak pernah pudar, fatwa hatiku masih tetap sama. Aku ingin memperjuangkanmu, Ara, supaya kita dapat bersatu. Oleh karena itulah, wajar jika aku berharap kepada Allah agar kita bisa dipertemukan di saat yang ...
2.
Cinta Dalam Ikhlas (Edisi TTD) oleh Bayu Adhitya
Aurora Cinta Purnama …. Aku sudah berusaha mengikhlaskanmu. Namun, pada akhirnya, memang hanya kamu sosok yang kuyakini akan menjadi jodohku nanti. Ya, aku masih berharap kamulah yang menjadi pasanganku, meski sudah bertahun-tahun lamanya kita tak bertemu. Keyakinanku kepadamu tak pernah pudar, fatwa hatiku masih tetap sama. Aku ingin memperjuangkanmu, Ara, supaya kita dapat bersatu. Oleh karena itulah, wajar jika aku berharap kepada Allah agar kita bisa dipertemukan ...
3.
Angin/Ayunan oleh Mochamad Bayu Ari Sasmita
Soft Cover Rp. 58.000 Rp. 49.300 (15% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Tokoh aku bercerita kepada Sarah tentang Hiroko, sahabat perempuannya yang gemar menyimak kabar bunuh diri, membaca karya dari penulis yang mati butuh diri, dan punya ketertarikan terhadap bunuh diri itu sendiri. Tokoh aku lama tidak mendapat kabar dari Hiroko, dan ia memandang bahwa ketiadaan kabar itu adalah kabar baik, artinya semua masih berjalan seperti sedia kala. Namun, sebuah kabar mengejutkan tentang Hiroko akhirnya datang, dan ia berusaha memandang ulang semuanya. Kisah ini membawa ...
4.
Seperti Sebuah Ayunan di Taman Bermain oleh Mochamad Bayu Ari Sasmita
Soft Cover Rp. 58.000 Rp. 49.300 (15% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Dari apartemennya di lantai lima, Maruta melihat bagaimana dengan perlahan pandemi menyelimuti dunia. Kamarnya terkunci secara aneh dari luar dan segala kebutuhan dasar hidupnya selama isolasi dipenuhi oleh pemerintah. Namun, di bawah sana lampu-lampu semakin banyak padam dan tak pernah lagi menyala. Ia yang awalnya merasa bahwa itu bukanlah hidup yang buruk akhirnya tercekik rasa murung. Berawal dari sebuah ketukan di dinding, Maruta ber-kawan dengan gadis di ruang lain. Mereka bersikeras ...