Pencarian

Brand
C-Publishing
Kategori
Buku
Anak-Anak
Cerita (8)


Format
Soft Cover (8)

Bahasa
Indonesia (8)

Hasil: 1 - 8 dari 8
GRIDLIST
1.
No Image Available
Senangnya Berolahraga oleh Tria Ayu
Soft Cover, April 2006
Stock tidak tersedia
JDikdok terengah-engah dikejar ayam. Menurut Mimi, itu karena Dikdok jarang olahraga. Cut Tima kemudian mengajak teman-temannya berolahraga setiap pagi. Sebab, menurut Mimi, Engkong Li tetap sehat sampai tua karena rajin berolahraga. Bersama Engkong Li, ketiga anak itu pun joging bersama keesokan paginya. Sepanjang perjalanan, mereka bisa merasakan udara pagi yang segar dan badan sehat. Selain itu, ternyata ada manfaat lain, lho …. ...
2.
No Image Available
Ayo Berbagi oleh Renny Yaniar
Soft Cover, April 2006
Stock tidak tersedia
Dikdok punya sepeda baru. Namun, Mimi kesal sekali karena Dikdok malah meminjamkan sepedanya kepada Cut Tima. Mimi pun ngambek. Dia menangis di sudut. Bahkan ketika Cut Tima menawarkan bergantian main sepeda, Mimi menolaknya. Mengapa pula Mimi tidak mau berbagi? ...
3.
No Image Available
Nenekku Jadi Bayi oleh Linda Pitt
Soft Cover, April 2006
Stock tidak tersedia
Apa yang akan kamu lakukan seandainya nenekmu tiba-tiba berubah menjadi anak kecil berumur dua tahun yang lucu tetapi cerewet? Itulah yang terjadi pada Tom saat ia berlibur di rumah neneknya. Tiba-tiba saja ia menemukan neneknya berubah setelah mencoba Krim Anti-Keriput Penakluk Waktu. Saat si nenek semakin menyukai bentuk barunya sebagai bayi berumur dua tahun, Tom harus pontang-panting mengontrol nenek-kecilnya yang badung. Bagaimana cara Tom menemukan penawar untuk mengembalikan neneknya ...
4.
No Image Available
Lutung Kasarung & Purbasari oleh Renny Yaniar
Soft Cover, Mei 2005
Stock tidak tersedia
Sebagai putri sulung, Purbararang kecewa bukan main ketika ayahanda Prabu menjadikannya hanya sebagai ratu sementara. Beliau mengangkat adik Purbararang, Purbasari, sebagai calon ratu. Seribu satu cara Purbararang lakukan untuk menyingkirkan adik sekaligusnya penghalangnya itu. Mulai dari menyingkirkannya dari pergaulan istana, lulur yang membuat tubuh Purbasari hitam legam, hingga membuangnya ke hutan. Merasa masih belum cukup, Purbararang berusaha membunuh Purbasari dengan mengirim seekor ...
5.
Timun Mas oleh Benny Rhamdani
Soft Cover, Maret 2005
Stock tidak tersedia
“Tenang saja. Lusa aku akan berangkat mengikuti tes sekolah prajurit. Jika aku diterima, aku akan belajar memanah dan bertempur. Bila sudah jadi jago panah, aku akan mengajakmu ke hutan selatan, lalu kita temui raksasa itu. Biar kupanah jantungnya sampai dia tidak berani mengganggumu …” Itu janji Joko Ireng pada Timun Mas. Tapi ternyata Joko Ireng kemudian pergi jauh dan tak pernah kembali. Sementara, Buto Ijo datang hendak menagih janji Bu Rondo yaitu mengambil kembali Timun Mas. Berbeda ...
6.
No Image Available
Cinta Ande-ande Lumut oleh Aliny Alexandra L
Soft Cover, Maret 2005
Stock tidak tersedia
Di tengah hutan, Pangeran Kusumayuda bertemu dengan Klenting Kuning. Diam-diam mereka saling mengingat. Dalam hati, Pangeran Kusumayuda tahu, gadis seharum bunga mawar itu adalah calon permaisuri Kerajaan Banyuarum yang paling sempurna. Sayang, mereka tak pernah bertemu lagi. Beberapa tahun kemudian, seorang pemuda tampan bernama Ande-Ande Lumut mengumumkan bahwa dia sedang mencari istri. Tak seperti gadis-gadis desa lain, Klenting Kuning enggan pergi sebab dia masih mengingat Pangeran ...
7.
Para Penunggang Petir oleh Muhamad Sadra
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Sadra adalah seorang remaja biasa. Hidup dan bersekolah seperti remaja pada umumnya. “Tuhan telah merencanakan sesuatu yang berguna untuk setiap manusia,� itulah slogan hidup Sadra. Menulis adalah salah satu hobinya sekaligus tempat menuangkan isi hati. Semenjak kecil, Sadra sudah gemar menulis, mulai dari puisi, cerpen, hingga novel. Novel ini adalah buku pertama Sadra. Maka dari itu, dalam buku pertamanya ini, mungkin banyak ditemui kata-kata mutiara yang ...
8.
No Image Available
Keong Emas dan Penyihir Jahat oleh Dwi Pujiastuti
Soft Cover
Stock tidak tersedia
“Tidak!” Candra Kirana bangkit. “Tak ada cinta yang sia-sia! Aku akan pergi dari sini untuk mencari pemuda yang kucintai!” Candra Kirana berbalik cepat untuk melarikan diri. Ssssss …. Seekor sanca perak melingkar di hadapan Candra Kirana dalam posisi siap mematuk. Candra Kirana merapat ke dinding dengan wajah ngeri bukan kepalang. Candra Kirana baru menyadari, ular itu sanca berkulit perak. Ular yang telah mematuk Ayahandanya! Sementara itu, Raden Inu Kertapati sedang berada jauh di ...