| Soft Cover, Juni 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
301.
No Image Available
302.
| Soft Cover, Juni 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku ini bicara tentang perkembangan pendidikan membaca Al qur'an. Bagaimana pendiriannya sampai bisa tersebar ke seluruh nusantara. Dikupas pula pelayanan dan pentingnya mengelola para guru dan santri. Pembelajaran manajemen dari sisi islam dikupas di sini, praktis dan mudah dicerna.
...
303.
| Soft Cover, Juni 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dalam menetapkan arah bisnis keluarga, Anda harus membuat blueprint. Seperti membangun rumah, blueprint sangat penting. Tanpa blueprint, tentu akan memakan waktu lebih lama dan Anda akan mengeluarkan dana lebih banyak akibat bongkar pasang.
...
304.
No Image Available
305.
No Image Available
306.
| Soft Cover, Juni 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Banyak orang berpendapat bahwa mengelola keuangan keluarga itu amat sangat susah. Namun, ketika Anda membaca buku ini, dalil kesukaran tersebut akan gugur begitu saja.
Dengan bahasanya yang renyah dan tip-tip jitunya untuk memahami langkah demi langkah agar bisa menabung. Anda akan dibuat terheran-heran sebetulnya Anda bisa melakukannya.
Buku ini memberikan dampak yang positif dan dahsyat bagi setiap orang yang mengonsumsinya
- Yudan Y. Gaing, Ketua Umum Pusat Koperasi Kredit (Credit ...
307.
No Image Available
308.
No Image Available
309.
No Image Available
310.
No Image Available
314.
No Image Available
315.
| April 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"""Ketika anda pergi ke toko buku atau mencari informasi mengenai dunia investasi,buku yang ada umumnya berii informasi mengenai nikmatnya berinvestasi, strategi, teknik untung, analisis investasi, dan rangkaian kata proaktif yang membuat kita terbuai pada keuntungan semata.
Namun jangan pernah lupakan dimana ada keuntungan pasti akan hadir lawan katanya yaitu kerugian dan risiko.Ingat! Risiko dan berisiko adalah 2 hal berbeda. Semua memang ada risikonya, namun berisiko bergantung apakah ...
316.
No Image Available
320.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, mengapa masih ada negara yang kaya dan negara yang miskin? Mengapa kesenjangan pendapatan dan sosial antara negara kaya dan negara miskin bisa sangat jauh berbeda, sampai-sampai eksistensi negara miskin dibayangi oleh cap "Negara Gagal"?
Sebagai contoh, lihat saja negara Korea. Walau mereka sama (baik dari segi budaya, suku, ras, dan etnik), situasi kehidupan antara Korea Utara dan Korea Selatan sangat jauh berbeda. Saat ini, Korea ...




Keranjang





