Pencarian

Brand
Marjin Kiri
Kategori
Buku
Politik & Hukum


Format
Soft Cover (8)

Bahasa
Indonesia (8)

Hasil: 1 - 8 dari 8
GRIDLIST
1.
Republikanisme dan Keindonesiaan
Sebuah Pengantar
oleh Robertus Robet
Soft Cover, Juli 2007
Stock tidak tersedia
“Tak banyak gunanya bercita-cita membentuk Indonesia sebagai bangsa, apabila kita sendiri tidak tahu hendak ke mana. Buku ini dengan bijak menjadi pandu ke arah mana kita perlu menuju.” — Dr. B. Herry-Priyono, STF Driyarkara "Buku ini membuktikan semangat republik tidaklah luntur, dan justru diperkuat secara teoretis maupun praksis oleh generasi yang lebih muda.” — Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Somantri, dekan FISIP UI Belakangan ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan Indonesia dari ...
2.
Post Washington Consensus dan Politik Privatisasi di Indonesia oleh Centre for International Relation Studies Universitas Indonesia
Soft Cover, Juni 2007
Stock tidak tersedia
SINOPSIS BUKU Privatisasi adalah kebijakan paling kontroversial saat ini. Ketika himpitan ekonomi membuat masyarakat kian sulit memperoleh kebutuhan dasarnya, lembaga-lembaga pembangunan internasional yang mengusung pola pikir Washington Consensus malah mengusulkan privatisasi sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Penanganan kebutuhan umum seperti pendidikan, air bersih, dan layanan kesehatan diserahkan ke swasta dan dampak sosial-ekonominya diabaikan begitu saja. Akses jadi semakin ...
3.
No Image Available
Soft Cover, Maret 2007
Stock tidak tersedia
Amartya Sen (Peraih Hadiah Nobel Ekonomi 1998) adalah ekonom yang tak biasa. Bidang filsafat dan kebudayaan yang digelutinya banyak mempengaruhi teori-teori monumentalnya yang telah mengubah berbagai kebijakan pembangunan di negara berkembang.Berangkat dari pengalaman masa kecilnya, Sen menggali konsep yang banyak disalahpahami tentang identitas. Pada usia 11 tahun Sen menyaksikan seorang buruh Muslim ditikam hingga tewas dalam kerusuhan sektarian di India. Para penikamnya dari kelompok Hindu ...
4.
No Image Available
Di Bawah Tiga Bendera
Sebaran Anarkisme Global dan Imajinasi Anti-Kolonial di Asia Tenggara
oleh Benedict Anderson
Soft Cover, 2007
Stock tidak tersedia
5.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2007 Rp. 44.000 Rp. 33.000 (25% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan aksi liar" dan "tindakan ugal-ugalan", berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil. Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejarah anarkisme dan isu-isu di baliknya, menarik benang merah antara anarkisme dengan aliran filsafat kritis ...
6.
No Image Available
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Ceramah terakhir Edward Saidyang dicekal oleh sponsornya sendiri,Institut Freud di Wina, AustriaIdentitas, bagi Edward Said, adalah sesuatu yang tak pernah utuh. Begitu pula halnya identitas Yahudi yang berusaha diabsolutkan oleh gerakan Zionisme lewat pendirian negara Israel. Bagaimana mungkin Israel mau bersikap eksklusif terhadap identitas Yahudinya dengan menolak mengakui eksistensi bangsa Palestina, bila ternyata Nabi Musa, sang bapa pendiri bani Israel sendiri, justru adalah seorang Mesir ...
7.
No Image Available
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Ditulis di tengah suasana peperangan besar Surabaya 1945, buku ini barangkali merupakan karya Tan Malaka yang paling imajinatif. Brosur ekonomi-politik yang dituturkan dalam gaya naskah drama, percakapan antara kelima tokoh yang oleh Tan Malaka dijuluki para pendakwa modern, yakni: Godam (wakil kaum buruh), Pacul (wakil kaum tani), Denmas (wakil priyayi), Toke (wakil kelas pedagang), Mr. Apal (wakil kaum intelektual)***Perjuangan Tan Malaka penting untuk dikenal oleh generasi muda. Namun ...
8.
No Image Available
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Runtuhnya komunisme di awal dekade 90-an membuat kapitalisme disanjung sebagai satu-satunya sistem ekonomi yang sahih. Program-program pasar bebas dan deregulasi pun digencarkan oleh AS di dalam dan luar negeri. Pertumbuhan ekonomi memang melonjak, tapi tak lama. Hanya dalam beberapa tahun krisis keuangan global merebak dan membuat banyak negara jatuh miskin, termasuk Indonesia. Ketimpangan global melebar dan terkuaklah skandal-skandal korporasi paling memalukan sepanjang sejarah. Tata ...