| Soft Cover, Oktober 2020 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Bagi saya, Bapak Jakob Oetama adalah pribadi yang sungguh beriman, bukan sekadar beragama. Iman itu beliau ungkapkan dalam kata-kata kunci yang sering beliau ucapkan, “syukur tiada akhir”, “providentia Dei” (penyelenggaraan Ilahi). Iman inilah yang saya yakin bagi beliau menjadi inspirasi yang tidak pernah kering. Iman tidak cukup diungkapkan, tetapi harus diwujudkan. Untuk mewujudkan iman, diperlukan mediasi. Pencarian mediasi ini bermuara pada didirikannya harian Kompas yang umum ...




Keranjang





