Pencarian

Kata Kunci
Kepustakaan Populer Gramedia
Bahasa
Indonesia

Format
Soft Cover (75)
Hard Cover (6)

Reading Level
Semua Umur (1)

Hasil: 41 - 60 dari 80
GRIDLIST
41.
Kepak Tinggi Sayap Sophie oleh Agus M. Irkham
Soft Cover, Oktober 2019
Stock tidak tersedia
MEMBACA perjalanan hidup Shopie Sarwono-Goenawan adalah membaca perjalanan hidup anak manusia yang tidak pernah lelah melakukan kebaikan pada sesama. Mulai di bidang pemberdayaan politik kaum perempuan, peningkatan kualitas kesehatan, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan keluarga, semua pernah ia lalui. Menariknya, deretan kegiatan itu ia lakukan dengan tidak mengabaikan tanggung jawab utama sebagai istri dan ibu bagi ketujuh anaknya. Ketika perempuan sulit memilih antara "hanya" ...
42.
Soft Cover, Agustus 2019
Stock tidak tersedia
MEMBACA judul buku ini segera terbayang sosok HMT Oppusunggu yang tak pernah putus mengecam siapa saja yang menurutnya patut dikecam: kepala negara hingga kepala desa, teknokrat hingga konglomerat, rohaniwan sampai umat, serta badan-badan internasional hingga guru besar. Nada kecamannya beragam, mulai dari uraian yang runtut-tenang (professorial) ke peringatan, bahkan ke dampratan dan ancaman bersifat nubuat (prophetic). Sebanyak 53 tulisan HMT Oppusunggu dalam buku ini dipilih dari ...
43.
Soft Cover, Mei 2019
Stock tidak tersedia
Tan Ceng Bok, sebuah nama besar dalam rentangan sejarah panggung sandiwara dan perfilman Indonesia. Seperti layar panggung, kehidupan Tan Ceng Bok juga naik turun. Ia kaya raya, dipuja dan dimanja wanita cantik di mana saja. Tetapi pada masa senja, kembali ia masuk kawasan kumuh dan hidup merana berkepanjangan. Hidupnya seperti layar panggung, naik turun dan penuh sandiwara. Buku ini mengulas riwayat Tan Tjeng Bok melalui koleksi kaset, flyer film, dan poster film penulis. ...
44.
Evolusi Reproduksi Manusia oleh Jared Diamond
Soft Cover, April 2019
Stock tidak tersedia
Evolusi Reproduksi Manusia ...
45.
Generasi Eksplorasi oleh IDN TIMES
Soft Cover, Februari 2019
Stock tidak tersedia
Generasi millennial adalah generasi yang sedang dalam fase eksplorasi mencari jati diri. Dikenal boros, namun mereka rela bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Merekalah pelukis wajah Indonesia 20-30 tahun ke depan. Apa yang mereka sukai? Nilai apa yang mereka percayai? Bagaimana sikap mereka terhadap politik? Apa yang mereka lakukan ketika sedang online? Buku ini, yang diangkat dari survei, menjawab semua itu. Juga pertanyaan-pertanyaan lain seputar generasi millennial Indonesia. ...
46.
Perdagangan Lada Abad XVII oleh P. Swantoro
Soft Cover, Januari 2019
Stock tidak tersedia
Saat mendengar kata rempah-rempah, orang umumnya akan mengarahkan pikirannya ke Kepulauan Maluku dan Banda. Dan apabila diminta untuk menyebutkan aneka macam rempahrempah yang berasal dari Kepulauan Maluku dan Banda, maka banyak orang tanpa berpikir panjang akan menyebut lada. Padahal, tempat tumbuh lada bukanlah di Maluku dan Banda, melainkan di bagian barat Indonesia. Kekeliruan seputar daerah tumbuh lada secara tidak langsung menyiratkan betapa minimnya pengetahuan orang soal ...
47.
Soft Cover, Desember 2018
Stock tidak tersedia
"Rasanya sejak 73 tahun negara ini merdeka baru kali ini ada buku yang mengulas tuntas dan mengapresiasi peran jurnalisme musik untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.... Bagi siapa pun yang mendambakan jurnalis musik sebagai profesi, buku ini adalah panduanmy dalam perjalanan kerier yang penuh gairah." -Wendi Putranto (Jurnalis Musik dan Manajer Seringai) ...
48.
A Starry Journal oleh Helena Natasha
Hard Cover, Desember 2018
Stock tidak tersedia
This journal would guide you to find the right stars for dreams, navigate its light through the night, catch them with your hands, and more. It’s time for you to start. We’re here for you. We would like to help you improve your progress with this journal and the poems inside this journal. ...
49.
Dia konsisten mengamalkan amanat Kongres Pemuda II Oktober 1928 yang menahbiskan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Ketika Belanda berusaha mengubur bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, dia tetap berjuang mempopulerkan bahasa itu di masyarakat. Bermacam puisi, prosa, dan sajak lantas dia anggit dalam bahasa Indonesia. Dialah Amir Hamzah, raja penyair Pujangga Baru. Sajak-sajak Amir Hamzah, yang antara lain terhimpun dalam Nyanyi Sunyi dan Buah Rindu, menorehkan gaya baru pada bahasa ...
50.
Kesultanan Palembang dalam Pusaran Konflik oleh Farida R. Wargadalem
Oktober 2017
Stock tidak tersedia
KESULTANAN PALEMBANG menikmati periode kemakmuran di peralihan abad ke-19. Situasi ini mulai berubah dengan kasak-kusuk yang dilakukan oleh Raffles unutk mendapatkan dukungan dari sultan dalam mengusir Belanda dari Nusantara. Berdasarkan khususnya bahan arsip Belanda serta sejumlah kesaksian langsung, buku ini memaparkan secara terperinci peristiwa-peristiwa, tokoh-tokoh dan latar belakang internal maupun eksternal sejarah politik dan ekonomi kesultanan Palembang pada awal abad ke-19. ...
51.
Oktober 2017
Stock tidak tersedia
Penjara atau Lembaga Pemasyarakatan, ternyata tak melulu identik dengan hal yang suram dan menyeramkan. Berbagai karya kreatif telah dihasilkan dari balik jeruji besi, seperti roti-roti lezat, lukisan bernilai seni tinggi, bahkan produk garmen berkualitas ekspor. Semua itu adalah buah karya dari para narapidana atau yang kerap disebut sebagai warga binaan. Di balik pengerjaannya, produk-produk buatan warga binaan menyimpan beragam cerita, dari yang getir hingga yang haru. Melalui kegiatan ...
52.
Soft Cover, Agustus 2017
Stock tidak tersedia
Menentang feodalisme, Haji Oemar Said Tjokroaminoto punya andil menempa para tokoh pergerakan nasional. Pemerintah Belanda menjulukinya “Raja Tanpa Mahkota”, sementara rakyat jelata menganggapnya “Ratu Adil”. Di tangan Tjokro, Sarekat Islam berubah dari organisasi saudagar batik pribumi menjadi gerakan politik yang besar dan kuat. Pelajaran membaca ayat Al-Quran yang disarikan dari pengalamannya bertemu dengan Nabi dalam sebuah mimpi telah membentuk asas dan perjuangan Partai Sarekat ...
53.
Soft Cover, Agustus 2017
Stock tidak tersedia
Di atas kapal Renville, Agus Salim membuat utusan Belanda yang menuduh RI menyalahi kesepakatan Linggarjati bungkam: “Apakah aksi militer yang Tuan lancarkan terhadap kami sesuai dengan Perjanjian Linggarjati? Kalau Tuan-tuan melancarkan sekali lagi aksi militer terhadap kami, kami akan mencapai pengakuan de jure di seluruh dunia.” Itulah Agus Salim. Diplomat yang cerdik dan pendebat ulung; alim yang kritis dan ulama yang moderat. Tapi dia juga pernah kehilangan iman dan susah payah ...
54.
Soft Cover, Mei 2017
Stock tidak tersedia
Pada masa penjajahan Jepang, ia menjadi wartawan kantor berita Domei. Pidato-pidatonya selalu meneriakkan “Allahu Akbar” dan mengobarkan semangat pejuang menentang tentara Sekutu. Sosoknya terekam kuat dalam potret diri yang mengacungkan telunjuk dan tatapan mata tajam. Sutomo atau Bung Tomo ialah tokoh “pemberontak” termasyhur. Kehadirannya jadi simbol perlawanan dalam pertempuran 10 November 1945. Ia lantas kerap mengkritik Orde Baru, terutama soal korupsi dan penyalahgunaan ...
55.
Soft Cover, Mei 2017
Stock tidak tersedia
Lelaki cadel ini tak pernah bisa melafalkan huruf “r” dengan sempurna. Ia “cacat” wicara, tapi dianggap berbahaya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Ia bukan burung merak yang mempesona. Wiji Thukul mungkin bukan penyair paling cemerlang yang pernah kita miliki. Namun, bila ia membaca puisi di tengah buruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap sebagai agitator, penghasut. Kegiatannya mendidik anak-anak dan membuat selebaran, poster, stensilan, dan buletin propaganda dianggap ...
56.
Soft Cover, Mei 2017
Stock tidak tersedia
Rangkaian peristiwa sepanjang 1965-1966—pembubaran PKI dan pergantian presiden—melambungkan nama Sarwo Edhie Wibowo, sekaligus menjadi titik balik perjalanan hidupnya. Sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat, Sarwo Edhie berperan membumihanguskan Partai Komunis Indonesia pascatragedi 30 September 1965. Lantas karena dinilai terlalu keras menyudutkan barisan pendukung Sukarno, dia disingkirkan ke Medan, Sumatera Utara, kemudian Papua. Jabatan terakhirnya “hanya” Gubernur ...
57.
Soft Cover, April 2017
Stock tidak tersedia
Majalah Bobo sudah terbit sejak tahun 1973. Bayangkan, sudah 44 tahun, lo, dan Bobo terbit setiap minggu! Dalam setiap edisinya selalu ada cerita tentang para detektif cilik yang seru dan menegangkan. Nah, dari banyak sekali cerita itu, kami memilihkan 20 cerita detektif yang dijamin bakal bikin kamu ikut putar otak. Ada Anton yang suka membantu polisi dalam memecahkan kasus perampokan, ada juga Handarmin yang tiba-tiba mendapat surat tanpa nama pengirim, dan ada geng detektif kacau yang ...
58.
Seri Tempo: Gie oleh Tempo
Soft Cover, Desember 2016
Stock tidak tersedia
Soe Hok-gie adalah seorang pemikir yang kritis, idealis, dan pemberontak. Catatan hariannya-yang dibukukan dalam Catatan Seorang Demonstran (1983)-merangkum semangat perlawanan yang tumbuh sejak ia duduk si bangku SMP. Gie pernah mendebat guru bahasa Indonesia lanatarn berbeda soal pengarang prosa “Pulanglah Dia si Anak Hilang”. Lalu semasa SMA, ia memprotes kebijakan sekolahnya yang hilang menampung siswa orangtu dari kalangan pejabat. Gie sangat dikenang berkat tulisan-tulisannya. ...
59.
Soetaryo Sigit Membangun Pertambangan untuk Kemakmuran Indonesia oleh Ratih Poeradisastra & Bambang Haryanto
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
SOETARYO SIGIT (1929–2014) ialah salah seorang tokoh penting kemajuan pertambangan Indonesia. Dibesarkan dari keluarga sederhana, Sigit di kenal jujur, tekun, dan mencintai ilmu—nilai-nilai yang diajarkan kedua orangtuanya. Nilai-nilai itu membentuk dirinya sebagai pribadi yang penuh integritas dalam berkarya di dunia pertambangan. Di tengah keraguan pemerintahan Sukarno pada perkembangan sektor pertambangan, Sigit meyakinkan potensi besar pertambangan mineral dan batu bara bagi ...
60.
Soetaryo Sigit Membangun Pertambangan untuk Kemakmuran Indonesia oleh Ratih Poeradisastra & Bambang Haryanto
November 2016
Stock tidak tersedia
SOETARYO SIGIT (1929–2014) ialah salah seorang tokoh penting kemajuan pertambangan Indonesia. Dibesarkan dari keluarga sederhana, Sigit di kenal jujur, tekun, dan mencintai ilmu—nilai-nilai yang diajarkan kedua orangtuanya. Nilai-nilai itu membentuk dirinya sebagai pribadi yang penuh integritas dalam berkarya di dunia pertambangan. Di tengah keraguan pemerintahan Sukarno pada perkembangan sektor pertambangan, Sigit meyakinkan potensi besar pertambangan mineral dan batu bara bagi ...