Pencarian

Kata Kunci
Diva Press
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Fiksi
Cerita Pendek

Bahasa
Indonesia (124)

Hasil: 121 - 124 dari 124
GRIDLIST
121.
Kembang Selir oleh Muna Masyari
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Apa yang salah dari prosesi rokat? Seharusnya kau memahami bagaimana orang terdahulu berdoa. Berdoa bagi mereka tak cukup sekadar menadah tangan atau merapal potongan ayat-ayat Al-Quran. Mengenakan kain putih bersih adalah simbol doa agar disucikan dari segala yang buruk. Dijauhi dari perkara pengundang petaka. Bertelanjang kaki juga demi mengecilkan diri di hadapan Gusti yang Maha Tinggi. Memakan nasi bersama dalam satu periuk merupakan bentuk permohonan sekaligus pesan agar senantiasa ...
122.
Soft Cover Rp. 60.000 Rp. 48.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Kumis Kang Mamang sengaja diciptakan oleh Tuhan dengan bentuk jabrik dan kaku seperti itu lantaran Tuhan juga menciptakan banyak upil di hidungnya. Nah, kumis itu gunanya sebagai bendungan upil agar tak berjatuhan. Jadi kumisnya harus keras dan kaku, supaya kuat menahan beban upil yang bertumpuk-tumpuk di bolongan hidungnya,” jawabku asal-asalan. “Kenapa Tuhan menciptakan upil, ya?" * Sudahkah bisa Anda bayangkan ini jenis cerita macam apa gerangan, yang saya kutip dari judul ...
123.
Dammahum oleh Benny Arnas
Soft Cover Rp. 75.000 Rp. 60.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Setelah menyusuri labirin kesusahan hidup, santri bernama Omar Salamullah bertemu dua pintu yang menganga. Di pintu pertama, berdiri Damahum, pencinta Rasulullah Saw. yang memenjarakan Kiai, pemimpin pesantren yang Omar kagumi. Di pintu kedua, dua perempuan mengapit Kiai. Salah satunya: ibu kandung Omar yang diam-diam Kiai jadikan istri kedua! Sejak itu, kejutan dan rahasia meledak silih berganti, tanpa henti … ...
124.
Asmaraloka oleh Danarto
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Perang fatamorgana dalam novel Asmaraloka ini adalah sebuah rekayasa perang antarsuku-agama-ras-antargolongan. Sehingga perang ini menjadi komoditas, persis pertandingan sepak bola. Setiap orang bisa ikut berperang atau sekadar menonton. Orang lalu piknik perang, menonton perang di garis depan. Tak ketinggalan siaran pandangan mata oleh para wartawan perang sehingga yang tewas tidak hanya yang di medan perang, juga penonton televisi di rumah karena serangan jantung. Dari gaya perang macam ini, ...