| Soft Cover, Maret 2015 | Rp. 41.000 | Rp. 32.800 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
81.
No Image Available
82.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2015 | Rp. 39.000 | Rp. 31.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
83.
| Soft Cover, Februari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Aku memang lelaki dan kau wanita. Kita memang tak sama. Dan itu seharusnya menjadi alasan untuk kita bersama.
Berbeda...
Memang sejak awal kau berbeda, bahkan rasaku pun tak sama. Hanya kau yang bisa menarik perhatianku, tapi tak sedikit pun kau memperhatikan aku. huft... ini bukti kita memang berbeda. Tapi kenapa itu kau jadikan alasan untuk kita tak bersama?
Aku begini dan kau begitu. Ini duniaku dan di seberang adalah duniamu. Lalu, apa salahnya dengan semua perbedaan ini? Hei, kita ...
84.
| Soft Cover, Februari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Awalnya, mereka cuma dua orang kekasih yang merasa terabaikan, hingga mulai menyusun drama. Hanya untuk menunjukkan bahwa mereka ada. Akhirnya, semua kepura-puraan itu menjadi bumerang indah yang memiliki sisi tajam dan siap menggoreskan luka. Hati mereka tidak pernah sama lagi, meski keduanya sudah berjuang untuk saling melepaskan. Mereka memetik pelajaran, jangan pernah bermain-main dengan hati. Karena hati adalah organ liar yang punya keinginan sendiri. Mereka ingin menghindar dan bermain ...
85.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2015 | Rp. 46.000 | Rp. 36.800 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
87.
No Image Available
88.
| Soft Cover, Februari 2015 | Rp. 42.000 | Rp. 33.600 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
89.
No Image Available
90.
| Soft Cover, Januari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Go Sae Na
Semula dunianya adalah tentang kopi. Hidupnya disiplin. Ia tidak mudah akrab dengan orang lain, bahkan membenci orang-orang yang berkesan sok kenal dengannya. Namun, semua berubah sejak kejadian yang menimpanya di Caff st. Jadwalnya mulai tidak beraturan, kegiatannya jadi tidak jelas, dan yang paling mengubahnya adalah saat ia bertemu dengan Kim Tae Jun—tipikal orang yang paling tidak disukainya, yang entah mengapa bisa menjadi begitu dekat dengannya dalam waktu ...
91.
| Soft Cover, Januari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Song Joon bukan karena ketampanannya, tapi karena pria itu memiliki— menurut indra penciumannya yang super sensitif—aroma tubuh paling lezat di dunia. Saat itulah dia memulai.
Tapi yang menyulitkan bukanlah saat menghadapi Joon yang sering membuatnya salah paham, juga bukan tentang kemunculan Hye-Ji, adik Joon, si pengidap brother complex yang terang-terangan membencinya sejak awal, tapi kemungkinan besar bahwa pria itu adalah seorang ...
92.
No Image Available
| Soft Cover, Januari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Aku seorang playgirl dan pernah terlibat dalam tragedi Sunday Affair. Hanya saja, aku tidak tahu kalau kesalahanku akan menjadi separah ini.
“Karena sikap cerobohmu itu, kau jadi dililit kesulitan ‘kan, Nona Shin?” Nyonya Kim tertawa sebentar sambil memandangku jijik, “Atau bahkan, tidak akan ada pria yang bersedia menikahi gadis jahat sepertimu! Dan…”
“Chagi!” panggil seseorang.
Tanganku terkepal menahan marah—tapi tiba-tiba aku ...
93.
| Soft Cover, Januari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
“Cih, dasar pria mesum!” Begitu yang dikatakan Jung Yi kali pertama ia melihat Lee Hyun di luar Caff st. “Aku baru tahu ada manusia sepertimu di dunia ini.” Itu adalah kalimat ketika untuk kedua kalinya Jung Yi bertemu dengan Lee Hyun di MoccaLatte.
Baginya, bertemu lelaki itu serupa bencana. Selalu saja ada kejadian mengejutkan yang terjadi. Kalau matahari tidak terbit dari timur lagi, mungkin ia akan mengubah pikirannya mengenai lelaki yang suka seenaknya ...
94.
| Soft Cover, Januari 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Cinderella In Paris (Ganti Cover) ...
95.
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Zahwa pasrah ketika Cakra memutuskan tetap tinggal di Ravaniemi selama tiga tahun ke depan. Sementara dia sendiri harus pulang ke Indonesia dalam waktu dekat. ""Kamu janji akan menjengukku satu kali dalam setahun?"" tanya Zahwa dengan nada penuh kekhawatiran. ""Tentu,"" sahut Cakra cepat. ""Mau ke mana lagi kucari penawar rinduku bila bukan ke kamu. Ma armastan sind, Wawa."" Semula, hubungan Cakra dan Zahwa berjalan baik-baik saja, meski jarak ratusan ribu kilometer memisahkan raga mereka. ...
96.
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Mas takut akan melupakan kamu...,"" ucapnya menahan napas di tenggorokan, terasa sesak dan mencekik. Laki-laki itu bukan menangis karena takdirnya, tapi menangis karena takut akan melupakan istrinya. Di saat seperti ini pun Rama masih saja mernikirkannya. Hana dan Rama saling jatuh cinta lalu rnenikah dan bersama selamanya—IN THE END? Tidak! Pernikahan bukanlah akhir dari perjalanan cinta. Pernikahan adalah awal dari pembuktian cinta yang sesungguhnya. Sienta mampu menggambarkan cerita dan ...
97.
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Lelaki itu bernama Arman. Jika kau seorang perempuan, dan seluruh lelaki berkata kau cantik, sungguh Arman tak akan pernah tertarik. Sebab, kedua mata Arman sudah tertuju pada Dian. Di hatinya sudah terukir nama gadis itu. Di kepalanya pun tak ada yang lain. Baginya, seluruh dunia ini tentang Dian. Segalanya Dian. Dia sangat setia pada Dian, tapi kesetiaannya itu dipertanyakan. Bagaimana bisa kesetiaan yang memang baik, tapi belum tentu menjadi benar? ...
98.
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ini adalah kisah perjuangan. Tentang seorang gadis yang, pada satu senja, ketika jingga mulai meredup dan gelap menggantikan cahaya, harus patuh dan tunduk pada kehendak orang tua. Tentang seorang istri, yang rela berkelana ke ujung negeri demi mendampingi sang kekasih hati. Tentang seorang ibu, yang pelukan dan harapannya tak pernah mengendor sedikit pun pada sang putri bungsu yang sejak kecil telah divonis terkena penyakit epilepsi. Tentang seorang perempuan, yang cintanya tak pernah padam ...
99.
No Image Available
100.
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Betapa diriku terus dijepit, diadili dua jaringan asmara hingga rasanya tak bisa diambil jarak. jaringan yang satu adalah bayangan akan kilaunya cita-cita suci yang terus menggoda. Sementara jaringam yang lain adalah kilau nyata sosok cantik yang telah kudekap dan terus merayu untuk didekap sampai penghabisan, lantaran sumpah darah telah menjadi pokok perhitungan bersama.
Waktu turus berproses. Namun tetes—tetes darah sang perawan yang pernah kuteguk itu makin nyata mengalir di setiap ...




Keranjang





