Pencarian

Kata Kunci
DAR Mizan
Format
Soft Cover
Penulis
dkk
Kategori
Buku
Anak-Anak (63)
Fiksi (12)
Komik (22)
Religius (4)

Hasil: 101 - 120 dari 131
GRIDLIST
101.
Soft Cover, Juli 2010 Rp. 5.750 Rp. 4.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Alobobora, berubahlah kau menjadi burger!” “Dalam hitungan ketiga, kamu harus jatuh tertidur!” Rama sangat ingin menjadi seorang pesulap. Ayah dan ibu yang mendukung keinginan Rama, membelikannya buku latihan sulap, Rama pun be ...
102.
Kecil-Kecil Punya Karya: Super Manda oleh Ayunda, Ramya, Alya, dkk.
Soft Cover, November 2009
Stock tidak tersedia
Siapa sih yang tidak senang punya kekuatan super? Bisa terbang. Bisa mengangkat beban yang sangat berat. Dan juga, bisa mengalahkan siapa pun. Bukankah kalau seseorang mempunyai kekuatan super, dia bisa membantu banyak orang dan menyelamatkan dunia? Nah, Manda punya kekuatan super itu. Semuanya berawal karena kecelakaan yang menimpanya di laboratorium IPA di sekolahnya. Tiba-tiba saja, Manda bisa terbang dan mebuat orang lain yang mendorongnya terpelanting sendiri. Anehnya, Manda tidak ...
103.
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
Buku Cyber Adventure merupakan kumpulan cerita yang ditulis oleh lima belas cilik top Beri Aku Kopi, Ma! karya Izzati menceritakan anak kecil yang ngotot ingin minum kopi. Katakan Saja! karya Alline menceritakan indahnya memaafkan. Just Smile at Your Problem! karya Sekar menceritakan sikap pantang menyerah dalam menghadapi masalah. Ramalan Bintang karya Aini menceritakan kepercayaan terhadap ramalan bintang dan cerita keren lainnya. Cyber Adventure karya Ayunda menceritakan web ajaib ...
104.
KOMIK KKPK: HWAITING, LITTLE WRITER! oleh Zoey Lawrencia, dkk
Soft Cover Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Fianna bercita-cita menjadi seorang penulis terkenal seperti panutannya. Tapi, cita-citanya itu tidak disetujui kedua orangtuanya. Orangtuanya selalu memaksa Fianna untuk belajar, belajar, dan belajar. Ibunya bahkan bilang bahwa membaca novel membuat nilai Fianna turun semua.

 

 

“Aku mau jadi seorang penulis terkenal, Bu. Aku butuh baca novel buat mencari inspirasi cerita,” balas Fianna.

“Setiap hari kamu mengirim naskah. Ada berapa yang diterima?”

“Belum ada.”

“Malah buang-buang waktu, kan?” pungkas Ibu, sebelum akhirnya menyita semua novel Fianna.

Fianna kesal sekali. Dia mencoba berbagai hal agar bisa menerbitkan karyanya di berbagai media. Sayang, banyak hal tak terduga yang datang setelahnya.

Apakah Fianna dapat membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa ia dapat menjadi seorang penulis terkenal? Apa tantangan yang harus ia hadapi? Yuk, telusuri ceritanya!

">

Fianna bercita-cita menjadi seorang penulis terkenal seperti panutannya. Tapi, cita-citanya itu tidak disetujui kedua orangtuanya. Orangtuanya selalu memaksa Fianna untuk belajar, belajar, dan belajar. Ibunya bahkan bilang bahwa membaca novel membuat nilai Fianna turun semua.

“Aku mau jadi seorang penulis terkenal, Bu. Aku butuh baca novel buat mencari inspirasi cerita,” balas Fianna.

“Setiap hari kamu mengirim naskah. Ada berapa yang diterima?”

“Belum ada.”

“Malah buang-buang waktu, kan?” pungkas Ibu, sebelum akhirnya menyita semua novel Fianna.

Fianna kesal sekali. Dia mencoba berbagai hal agar bisa menerbitkan karyanya di berbagai media. Sayang, banyak hal tak terduga yang datang setelahnya.

Apakah Fianna dapat membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa ia dapat menjadi seorang penulis terkenal? Apa tantangan yang harus ia hadapi? Yuk, telusuri ceritanya!

">

Fianna bercita-cita menjadi seorang penulis terkenal seperti panutannya. Tapi, cita-citanya itu tidak disetujui kedua orangtuanya. Orangtuanya selalu memaksa Fianna untuk belajar, belajar, dan belajar. Ibunya bahkan bilang bahwa membaca novel membuat nilai Fianna turun semua.

 

“Aku mau jadi seorang penulis terkenal, Bu. Aku butuh baca novel buat mencari inspirasi cerita,” balas Fianna.

“Setiap hari kamu mengirim naskah. Ada berapa yang diterima?”

“Belum ada.”

“Malah buang-buang waktu, kan?” pungkas Ibu, sebelum akhirnya menyita semua novel Fianna.

Fianna kesal sekali. Dia mencoba berbagai hal agar bisa menerbitkan karyanya di berbagai media. Sayang, banyak hal tak terduga yang datang setelahnya.

Apakah Fianna dapat membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa ia dapat menjadi seorang penulis terkenal? Apa tantangan yang harus ia hadapi? Yuk, telusuri ceritanya!

">

Fianna bercita-cita menjadi seorang penulis terkenal seperti panutannya. Tapi, cita-citanya itu tidak disetujui kedua orangtuanya. Orangtuanya selalu memaksa Fianna untuk belajar, belajar, dan belajar. Ibunya bahkan bilang bahwa membaca novel membuat nilai Fianna turun semua.

“Aku mau jadi seorang penulis terkenal, Bu. Aku butuh baca novel buat mencari inspirasi cerita,” balas Fianna.

“Setiap hari kamu mengirim naskah. Ada berapa yang diterima?”

“Belum ada.”

“Malah buang-buang waktu, kan?” pungkas Ibu, sebelum akhirnya menyita semua novel Fianna.

Fianna kesal sekali. Dia mencoba berbagai hal agar bisa menerbitkan karyanya di berbagai media. Sayang, banyak hal tak terduga yang datang setelahnya.

Apakah Fianna dapat membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa ia dapat menjadi seorang penulis terkenal? Apa tantangan yang harus ia hadapi? Yuk, telusuri ceritanya!

...
105.
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Liburan kali ini, Glora sekeluarga pergi ke kampung halaman Ibu, tepatnya ke rumah Nenek. Glora sudah lupa bagaimana keadaan rumah Nenek, karena selama ini biasanya Nenek tinggal bersama keluarganya di kota. Bulan lalu, tiba-tiba Nenek memutuskan untuk kembali ke rumahnya di desa.

 

Suatu hari, Glora diizinkan memasuki kamar Ibu sewaktu kecil. Banyak sekali koleksi komik, boneka, mainan, dan lainnya. Tapi, ada anak kecil perempuan berkepang dua yang tak dikenalnya. Anak itu menunjuk rak buku tua yang seperti tidak dibersihkan bertahun-tahun. Namun, belum sempat menyelidiki, Glora dipanggil Ibu.

Kian hari, rasa penasaran Glora semakin bertambah. Glora tahu anak perempuan itu tidak seperti anak biasanya. Kenapa anak itu menunjuk rak buku terbengkalai di kamar masa kecil Ibu? Apa yang disembunyikan Ibu dan Nenek di rumah itu?

">

Liburan kali ini, Glora sekeluarga pergi ke kampung halaman Ibu, tepatnya ke rumah Nenek. Glora sudah lupa bagaimana keadaan rumah Nenek, karena selama ini biasanya Nenek tinggal bersama keluarganya di kota. Bulan lalu, tiba-tiba Nenek memutuskan untuk kembali ke rumahnya di desa.

Suatu hari, Glora diizinkan memasuki kamar Ibu sewaktu kecil. Banyak sekali koleksi komik, boneka, mainan, dan lainnya. Tapi, ada anak kecil perempuan berkepang dua yang tak dikenalnya. Anak itu menunjuk rak buku tua yang seperti tidak dibersihkan bertahun-tahun. Namun, belum sempat menyelidiki, Glora dipanggil Ibu.

Kian hari, rasa penasaran Glora semakin bertambah. Glora tahu anak perempuan itu tidak seperti anak biasanya. Kenapa anak itu menunjuk rak buku terbengkalai di kamar masa kecil Ibu? Apa yang disembunyikan Ibu dan Nenek di rumah itu?

...
106.
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

William dihalangi sekelompok robot yang tidak dikenalnya. Negerinya adalah negeri penyihir. Dari mana para robot itu datang?

 

"Hai, Robi, kembalilah ke istana!"

"Robi siapa? Aku William, dan aku tidak mengenal Robi."

Namun, ketika Victor, teman William, datang, robot-robot itu pun menghilang.

Kejadian aneh tidak berhenti di sana. Selain sering melihat kehadiran seorang anak misterius di sekitaran sekolah, Wiliam juga beberapa kali dihampiri lagi oleh robot yang mencari anak bernama Robi. Namun, lagi-lagi selalu ada Victor dan kawan-kawan yang membuat robot itu menghilang.

Ketika Pak Guru memberikan pengumuman tentang seorang teman baru di kelasnya, barulah permasalahan William dimulai.

"Halo, Teman-Teman. Nama saya Robert."

Apa hubungannya kedatangan Robert dengan pasukan robot yang tiba-tiba datang ke negeri penyihir?Apa yang akan William lakukan ketika para robot membuka portal untuk membawa William dan teman-temannya ke dimensi lain?

">

William dihalangi sekelompok robot yang tidak dikenalnya. Negerinya adalah negeri penyihir. Dari mana para robot itu datang?

"Hai, Robi, kembalilah ke istana!"

"Robi siapa? Aku William, dan aku tidak mengenal Robi."

Namun, ketika Victor, teman William, datang, robot-robot itu pun menghilang.

Kejadian aneh tidak berhenti di sana. Selain sering melihat kehadiran seorang anak misterius di sekitaran sekolah, Wiliam juga beberapa kali dihampiri lagi oleh robot yang mencari anak bernama Robi. Namun, lagi-lagi selalu ada Victor dan kawan-kawan yang membuat robot itu menghilang.

Ketika Pak Guru memberikan pengumuman tentang seorang teman baru di kelasnya, barulah permasalahan William dimulai.

"Halo, Teman-Teman. Nama saya Robert."

Apa hubungannya kedatangan Robert dengan pasukan robot yang tiba-tiba datang ke negeri penyihir?Apa yang akan William lakukan ketika para robot membuka portal untuk membawa William dan teman-temannya ke dimensi lain?

...
107.
KOMIK KKPK: DOKTER VS PILOT oleh Luthfiana Rahmadianti, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Raisa adalah anak terakhir di keluarganya, yang usianya terpaut jauh dari kedua kakaknya. Kakak pertamanya, Kak Yasmin, merupakan seorang dokter umum, yang sering berjaga dan bertanggung jawab atas UGD rumah sakit tempat dia bekerja. Kakak keduanya, Kak Reno, berencana ingin masuk akademi penerbangan, menjadi pilot. Raisa bangga sekali pada kedua kakaknya.

 

 

Hingga suatu hari, pada pengumuman tentang acara perpisahan, sekolah mewajibkan Raisa dan teman-temannya menggunakan kostum profesi sesuai dengan cita-cita mereka. Raisa kebingungan, karena dia belum tahu apa yang dicita-citakannya. Tentu saja Raisa meminta bantuan pada kedua kakaknya.

“Jadi pilot aja, Sa. Biar bisa ke luar negeri gratis,” kata Kak Reno.

“Enakan dokter, lah. Kalau sakit, punya banyak kenalan.” Kak Yasmin membalas perkataan Kak Reno.

“Apaan! Setiap hari dapat panggilan mendadak,” balas Kak Reno menyindir.

Raisa memandang kedua kakaknya yang sibuk berdebat. Apakah Raisa akan memilih profesi salah satu kakaknya sebagai cita-citanya? Apa yang sebenarnya Raisa impikan?

">

Raisa adalah anak terakhir di keluarganya, yang usianya terpaut jauh dari kedua kakaknya. Kakak pertamanya, Kak Yasmin, merupakan seorang dokter umum, yang sering berjaga dan bertanggung jawab atas UGD rumah sakit tempat dia bekerja. Kakak keduanya, Kak Reno, berencana ingin masuk akademi penerbangan, menjadi pilot. Raisa bangga sekali pada kedua kakaknya.

Hingga suatu hari, pada pengumuman tentang acara perpisahan, sekolah mewajibkan Raisa dan teman-temannya menggunakan kostum profesi sesuai dengan cita-cita mereka. Raisa kebingungan, karena dia belum tahu apa yang dicita-citakannya. Tentu saja Raisa meminta bantuan pada kedua kakaknya.

“Jadi pilot aja, Sa. Biar bisa ke luar negeri gratis,” kata Kak Reno.

“Enakan dokter, lah. Kalau sakit, punya banyak kenalan.” Kak Yasmin membalas perkataan Kak Reno.

“Apaan! Setiap hari dapat panggilan mendadak,” balas Kak Reno menyindir.

Raisa memandang kedua kakaknya yang sibuk berdebat. Apakah Raisa akan memilih profesi salah satu kakaknya sebagai cita-citanya? Apa yang sebenarnya Raisa impikan?

">

Raisa adalah anak terakhir di keluarganya, yang usianya terpaut jauh dari kedua kakaknya. Kakak pertamanya, Kak Yasmin, merupakan seorang dokter umum, yang sering berjaga dan bertanggung jawab atas UGD rumah sakit tempat dia bekerja. Kakak keduanya, Kak Reno, berencana ingin masuk akademi penerbangan, menjadi pilot. Raisa bangga sekali pada kedua kakaknya.

 

Hingga suatu hari, pada pengumuman tentang acara perpisahan, sekolah mewajibkan Raisa dan teman-temannya menggunakan kostum profesi sesuai dengan cita-cita mereka. Raisa kebingungan, karena dia belum tahu apa yang dicita-citakannya. Tentu saja Raisa meminta bantuan pada kedua kakaknya.

“Jadi pilot aja, Sa. Biar bisa ke luar negeri gratis,” kata Kak Reno.

“Enakan dokter, lah. Kalau sakit, punya banyak kenalan.” Kak Yasmin membalas perkataan Kak Reno.

“Apaan! Setiap hari dapat panggilan mendadak,” balas Kak Reno menyindir.

Raisa memandang kedua kakaknya yang sibuk berdebat. Apakah Raisa akan memilih profesi salah satu kakaknya sebagai cita-citanya? Apa yang sebenarnya Raisa impikan?

">

Raisa adalah anak terakhir di keluarganya, yang usianya terpaut jauh dari kedua kakaknya. Kakak pertamanya, Kak Yasmin, merupakan seorang dokter umum, yang sering berjaga dan bertanggung jawab atas UGD rumah sakit tempat dia bekerja. Kakak keduanya, Kak Reno, berencana ingin masuk akademi penerbangan, menjadi pilot. Raisa bangga sekali pada kedua kakaknya.

Hingga suatu hari, pada pengumuman tentang acara perpisahan, sekolah mewajibkan Raisa dan teman-temannya menggunakan kostum profesi sesuai dengan cita-cita mereka. Raisa kebingungan, karena dia belum tahu apa yang dicita-citakannya. Tentu saja Raisa meminta bantuan pada kedua kakaknya.

“Jadi pilot aja, Sa. Biar bisa ke luar negeri gratis,” kata Kak Reno.

“Enakan dokter, lah. Kalau sakit, punya banyak kenalan.” Kak Yasmin membalas perkataan Kak Reno.

“Apaan! Setiap hari dapat panggilan mendadak,” balas Kak Reno menyindir.

Raisa memandang kedua kakaknya yang sibuk berdebat. Apakah Raisa akan memilih profesi salah satu kakaknya sebagai cita-citanya? Apa yang sebenarnya Raisa impikan?

...
108.
KOMIK KKPK MY ANNOYING DAD! oleh Mikayla K. Agusta, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Moli sering dibuat kesal oleh sikap dan perhatian Daddy yang berlebihan, karena Moli merasa dirinya sudah besar. Daddy Moli sering lupa mengetuk pintu kamar Moli setiap dia sedang belajar.

 

 

Pernah, saat Moli sedang les online Matematika, Daddy tiba-tiba masuk ke kamar Moli tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Padahal, Moli sudah mengaktifkan kamera dan mikrofonnya. Malu banget!

Setiap makan malam bersama, Daddy punya kebiasaan menanyakan Moli bagaimana hari-harinya di sekolah, atau menanyakan apakah ada teman yang menjailinya. Moli merasa kesal karena Daddy terus mengulang pertanyaan seperti itu setiap makan malam bersama. Daddy juga masih suka memperlakukan Moli seperti anak kecil.

Suatu hari, Moli dan ketiga sahabatnya berencana untuk pergi ke kafe baru di dekat sekolahnya. Betapa terkejutnya Moli, karena tiba-tiba Daddy ikut ke kafe dan mengobrol bersama ketiga sahabatnya! Aduuuh … apa yang harus Moli lakukan? Apakah Daddy akan terus bersikap menyebalkan?

">

Moli sering dibuat kesal oleh sikap dan perhatian Daddy yang berlebihan, karena Moli merasa dirinya sudah besar. Daddy Moli sering lupa mengetuk pintu kamar Moli setiap dia sedang belajar.

Pernah, saat Moli sedang les online Matematika, Daddy tiba-tiba masuk ke kamar Moli tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Padahal, Moli sudah mengaktifkan kamera dan mikrofonnya. Malu banget!

Setiap makan malam bersama, Daddy punya kebiasaan menanyakan Moli bagaimana hari-harinya di sekolah, atau menanyakan apakah ada teman yang menjailinya. Moli merasa kesal karena Daddy terus mengulang pertanyaan seperti itu setiap makan malam bersama. Daddy juga masih suka memperlakukan Moli seperti anak kecil.

Suatu hari, Moli dan ketiga sahabatnya berencana untuk pergi ke kafe baru di dekat sekolahnya. Betapa terkejutnya Moli, karena tiba-tiba Daddy ikut ke kafe dan mengobrol bersama ketiga sahabatnya! Aduuuh … apa yang harus Moli lakukan? Apakah Daddy akan terus bersikap menyebalkan?

">

Moli sering dibuat kesal oleh sikap dan perhatian Daddy yang berlebihan, karena Moli merasa dirinya sudah besar. Daddy Moli sering lupa mengetuk pintu kamar Moli setiap dia sedang belajar.

 

Pernah, saat Moli sedang les online Matematika, Daddy tiba-tiba masuk ke kamar Moli tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Padahal, Moli sudah mengaktifkan kamera dan mikrofonnya. Malu banget!

Setiap makan malam bersama, Daddy punya kebiasaan menanyakan Moli bagaimana hari-harinya di sekolah, atau menanyakan apakah ada teman yang menjailinya. Moli merasa kesal karena Daddy terus mengulang pertanyaan seperti itu setiap makan malam bersama. Daddy juga masih suka memperlakukan Moli seperti anak kecil.

Suatu hari, Moli dan ketiga sahabatnya berencana untuk pergi ke kafe baru di dekat sekolahnya. Betapa terkejutnya Moli, karena tiba-tiba Daddy ikut ke kafe dan mengobrol bersama ketiga sahabatnya! Aduuuh … apa yang harus Moli lakukan? Apakah Daddy akan terus bersikap menyebalkan?

">

Moli sering dibuat kesal oleh sikap dan perhatian Daddy yang berlebihan, karena Moli merasa dirinya sudah besar. Daddy Moli sering lupa mengetuk pintu kamar Moli setiap dia sedang belajar.

Pernah, saat Moli sedang les online Matematika, Daddy tiba-tiba masuk ke kamar Moli tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Padahal, Moli sudah mengaktifkan kamera dan mikrofonnya. Malu banget!

Setiap makan malam bersama, Daddy punya kebiasaan menanyakan Moli bagaimana hari-harinya di sekolah, atau menanyakan apakah ada teman yang menjailinya. Moli merasa kesal karena Daddy terus mengulang pertanyaan seperti itu setiap makan malam bersama. Daddy juga masih suka memperlakukan Moli seperti anak kecil.

Suatu hari, Moli dan ketiga sahabatnya berencana untuk pergi ke kafe baru di dekat sekolahnya. Betapa terkejutnya Moli, karena tiba-tiba Daddy ikut ke kafe dan mengobrol bersama ketiga sahabatnya! Aduuuh … apa yang harus Moli lakukan? Apakah Daddy akan terus bersikap menyebalkan?

...
109.
KOMIK KKPK HANTU JAM WEKER oleh Khairi Afifah, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

“Kak, jam weker Kakak itu berhantu. Hantunya pendek,
berbaju putih, dan bermata merah!” Diky bergidik ngeri.

 

 

Sinta tidak percaya dengan perkataan adiknya.
Mana ada hantu jam weker? Jam itu, kan, hadiah dari Ayah dan Ibu.

Bentuknya imut, seperti kucing kesukaan Sinta. Dia sudah menginginkannya

sejak dulu. Tapi ..., semenjak jam weker itu datang,

Sinta banyak menemukan keanehan di kamarnya.
 

Pukul 03.00, angin bertiup kencang hingga jendela kamar

Sinta terbuka. Sebuah suara terdengar di telinganya ....
 

KRING, KRING, KRING!


Sinta terbangun kaget. Kenapa jam wekernya berdering sepagi ini?

Dia juga tidak merasa menyetel alarm.

Apakah perkataan Diky ada benarnya, ya?

 

Hm, benarkah jam weker itu berhantu?

Atau, hanya khalayan Diky? Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya!
Jangan sampai kalian juga ikut bergidik, ya!

">

“Kak, jam weker Kakak itu berhantu. Hantunya pendek,
berbaju putih, dan bermata merah!” Diky bergidik ngeri.

 

Sinta tidak percaya dengan perkataan adiknya.
Mana ada hantu jam weker? Jam itu, kan, hadiah dari Ayah dan Ibu.

Bentuknya imut, seperti kucing kesukaan Sinta. Dia sudah menginginkannya

sejak dulu. Tapi ..., semenjak jam weker itu datang,

Sinta banyak menemukan keanehan di kamarnya.
 

Pukul 03.00, angin bertiup kencang hingga jendela kamar

Sinta terbuka. Sebuah suara terdengar di telinganya ....
 

KRING, KRING, KRING!


Sinta terbangun kaget. Kenapa jam wekernya berdering sepagi ini?

Dia juga tidak merasa menyetel alarm.

Apakah perkataan Diky ada benarnya, ya?

 

Hm, benarkah jam weker itu berhantu?

Atau, hanya khalayan Diky? Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya!
Jangan sampai kalian juga ikut bergidik, ya!

...
110.
KOMIK KKPK COSTUME PARTY! oleh Fatimah Azzahra, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Ada undangan pesta kostum dari sekolah!

 

Acaranya memang masih seminggu lagi, tapi Carla belum menemukan

kostum yang cocok untuknya. Ketika bertanya kepada Edmund, adik Carla

yang juga satu sekolah dengannya, Edmund malah sama-sama bingung

menentukan kostumnya. Aduh! Bagaimana, nih?

 

Untunglah, Mama datang membawa solusi.

Mama mengingatkan bahwa mereka bisa mengandalkan Bibi Sarah,

penjahit di kota mereka. Carla ingat, Bibi Sarah pernah membuatkan

kostum burung merpati dan kostum penyihir jahat.

Wow! Bibi Sarah bisa membuatkan segala jenis kostum!

 

Ikuti cerita Carla dan Edmund mencari kostum terbaik bagi mereka!

Bagaimana dengan pestanya, ya? Ada apa saja di sana?

Apakah Carla dan Edmund berhasil menghadiri pesta

dengan tepat waktu beserta kostum lengkap mereka?

Yuk, cari tahu kelanjutannya dalam buku ini!

 

">

Ada undangan pesta kostum dari sekolah!

Acaranya memang masih seminggu lagi, tapi Carla belum menemukan

kostum yang cocok untuknya. Ketika bertanya kepada Edmund, adik Carla

yang juga satu sekolah dengannya, Edmund malah sama-sama bingung

menentukan kostumnya. Aduh! Bagaimana, nih?

 

Untunglah, Mama datang membawa solusi.

Mama mengingatkan bahwa mereka bisa mengandalkan Bibi Sarah,

penjahit di kota mereka. Carla ingat, Bibi Sarah pernah membuatkan

kostum burung merpati dan kostum penyihir jahat.

Wow! Bibi Sarah bisa membuatkan segala jenis kostum!

 

Ikuti cerita Carla dan Edmund mencari kostum terbaik bagi mereka!

Bagaimana dengan pestanya, ya? Ada apa saja di sana?

Apakah Carla dan Edmund berhasil menghadiri pesta

dengan tepat waktu beserta kostum lengkap mereka?

Yuk, cari tahu kelanjutannya dalam buku ini!

 

...
111.
KOMIK KKPK HOME ALONE oleh Freya Alzena, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Nata tidak masuk sekolah karena sakit. Untunglah, Mama bisa menemani Nata beristirahat di rumah, karena Papa harus bekerja dan Bibi Nata sedang pulang kampung. Nata tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau ia ditinggal sendiri. Apalagi, Nata juga belum pernah sendirian di rumah. Tapi, Mama tiba-tiba menerima telepon dari guru Melody, adik Nata. Katanya, Melody sakit demam tinggi sehingga Mama harus menjemputnya di sekolah. Aduh! Nata terpaksa tinggal sendirian, dong? “Kalau ada orang asing yang datang, jangan bukakan pintunya, ya!” pesan Mama. Nata mengangguk. Hmmm ..., apa yang harus dilakukannya ketika sendirian, ya? Mama bilang, sih, perginya akan sebentar, tapi mengapa rasanya lama sekali, lalu ....Tok! Tok! Tok! Siapa itu di balik pintu?!

 

">

Nata tidak masuk sekolah karena sakit. Untunglah, Mama bisa menemani Nata beristirahat di rumah, karena Papa harus bekerja dan Bibi Nata sedang pulang kampung. Nata tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau ia ditinggal sendiri. Apalagi, Nata juga belum pernah sendirian di rumah. Tapi, Mama tiba-tiba menerima telepon dari guru Melody, adik Nata. Katanya, Melody sakit demam tinggi sehingga Mama harus menjemputnya di sekolah. Aduh! Nata terpaksa tinggal sendirian, dong? “Kalau ada orang asing yang datang, jangan bukakan pintunya, ya!” pesan Mama. Nata mengangguk. Hmmm ..., apa yang harus dilakukannya ketika sendirian, ya? Mama bilang, sih, perginya akan sebentar, tapi mengapa rasanya lama sekali, lalu ....Tok! Tok! Tok! Siapa itu di balik pintu?!

...
112.
KOMIK KKPK: MISTERI TUGU PAHLAWAN oleh Princessa Carisma, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Ketika Deryn dan Agatha mengunjungi Tugu Pahlawan di Surabaya, mereka tidak menyangka akan menemukan sebuah ruangan rahasia. Di sana, mereka bertemu Pak Joko, yang ternyata sudah membuat ruangan rahasia berisi peninggalan sejarah bangsa Indonesia. Tetapi, Pak Joko hanya menyimpan peninggalan dari mendiang ayahnya saja, salah satu pahlawan Indonesia. Sayangnya, satu-satunya foto ayah Pak Joko hilang. Terlebih, foto itu merupakan bagian dari dokumentasi menjelang kemerdekaan Indonesia. Pak Joko meminta bantuan Deryn dan Agatha untuk menemukannya. Sepanjang perjalanan mencari foto yang hilang, Deryn dan Agatha menelusuri monumen-monumen sejarah Indonesia di Surabaya. Mereka juga harus menyingkap ruangan-ruangan rahasia lainnya untuk menemukan potongan-potongan foto yang hilang. Berhasilkah mereka menemukan foto bersejarah tersebut? Adakah peristiwa lain yang akan mereka ungkap?

 

">

Ketika Deryn dan Agatha mengunjungi Tugu Pahlawan di Surabaya, mereka tidak menyangka akan menemukan sebuah ruangan rahasia. Di sana, mereka bertemu Pak Joko, yang ternyata sudah membuat ruangan rahasia berisi peninggalan sejarah bangsa Indonesia. Tetapi, Pak Joko hanya menyimpan peninggalan dari mendiang ayahnya saja, salah satu pahlawan Indonesia. Sayangnya, satu-satunya foto ayah Pak Joko hilang. Terlebih, foto itu merupakan bagian dari dokumentasi menjelang kemerdekaan Indonesia. Pak Joko meminta bantuan Deryn dan Agatha untuk menemukannya. Sepanjang perjalanan mencari foto yang hilang, Deryn dan Agatha menelusuri monumen-monumen sejarah Indonesia di Surabaya. Mereka juga harus menyingkap ruangan-ruangan rahasia lainnya untuk menemukan potongan-potongan foto yang hilang. Berhasilkah mereka menemukan foto bersejarah tersebut? Adakah peristiwa lain yang akan mereka ungkap?

...
113.
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

 

Ketika sedang berjalan-jalan di taman, Shena tersandung batu

dan terjerembap. Ah, itu hanya kecelakaan biasa, pikirnya.
Namun, ketika Shena bangkit, tahu-tahu lingkungan di sekitarnya
berubah total! Dia pun kebingungan.
Bahkan, saat berjalan menuju rumah, Shena tidak menemukan
perumahan tempatnya tinggal.

Setelah membeli koran, barulah Shena menyadari bahwa dia

tidak berada di tempatnya tinggal.
Tepatnya, bukan waktu yang seharusnya. Ternyata Shena terjebak

pada tahun 1980! Shena terkejut sekali. Orang-orang yang ditemuinya
pun tidak percaya bahwa dia datang dari masa depan.

Selain itu, tiba-tiba muncul petunjuk dari smartwatch-nya.

Shena diberi pilihanuntuk menyelesaikan sebuah misi

agar bisa kembali ke waktu dan tempat asalnya.
Berhasilkah Shena menyelesaikan misinya?
Lalu, bagaimana jika ternyata misi itu berkaitan
dengan orang yang paling dekat dengannya?
Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya!

...
114.
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

"Aku enggak mau kerumah Nenek!” Zuri kesal sekali.

 

 

Orangtuanya menitipkannya kerumah Nenek, karena akan pergi keluar kota selama nyaris seminggu. Tapi, kalau kerumah Nenek yang letaknya di pedesaan, Zuri, kan, tidak bisa membuat konten. Padahal, Zuri paling hobi mengambil foto dan membuat video, untuk nanti diunggah ke media sosialnya. Selama di rumah Nenek, Zuri kebosanan. Akhirnya, ia mencoba berkeliling untuk setidaknya mencari kegiatan. Di kebun, Nenek sedang menyiram bunga. Zuri memiliki ide untuk membuat konten menyiram bunga. Apalagi, kebun Nenek subur sekali. Ternyata, setelah ia mengunggahnya, banyak juga followers Zuri yang menyukai konten macam itu.

Waaah …, ide apalagi yang bisa Zuri telusuri selama menghabiskan waktu di rumah Nenek? Tapi, apakah Nenek setuju, rumah dan kegiatannya dijadikan konten?

">

"Aku enggak mau kerumah Nenek!” Zuri kesal sekali.

Orangtuanya menitipkannya kerumah Nenek, karena akan pergi keluar kota selama nyaris seminggu. Tapi, kalau kerumah Nenek yang letaknya di pedesaan, Zuri, kan, tidak bisa membuat konten. Padahal, Zuri paling hobi mengambil foto dan membuat video, untuk nanti diunggah ke media sosialnya. Selama di rumah Nenek, Zuri kebosanan. Akhirnya, ia mencoba berkeliling untuk setidaknya mencari kegiatan. Di kebun, Nenek sedang menyiram bunga. Zuri memiliki ide untuk membuat konten menyiram bunga. Apalagi, kebun Nenek subur sekali. Ternyata, setelah ia mengunggahnya, banyak juga followers Zuri yang menyukai konten macam itu.

Waaah …, ide apalagi yang bisa Zuri telusuri selama menghabiskan waktu di rumah Nenek? Tapi, apakah Nenek setuju, rumah dan kegiatannya dijadikan konten?

">

"Aku enggak mau kerumah Nenek!” Zuri kesal sekali.

 

Orangtuanya menitipkannya kerumah Nenek, karena akan pergi keluar kota selama nyaris seminggu. Tapi, kalau kerumah Nenek yang letaknya di pedesaan, Zuri, kan, tidak bisa membuat konten. Padahal, Zuri paling hobi mengambil foto dan membuat video, untuk nanti diunggah ke media sosialnya. Selama di rumah Nenek, Zuri kebosanan. Akhirnya, ia mencoba berkeliling untuk setidaknya mencari kegiatan. Di kebun, Nenek sedang menyiram bunga. Zuri memiliki ide untuk membuat konten menyiram bunga. Apalagi, kebun Nenek subur sekali. Ternyata, setelah ia mengunggahnya, banyak juga followers Zuri yang menyukai konten macam itu.

Waaah …, ide apalagi yang bisa Zuri telusuri selama menghabiskan waktu di rumah Nenek? Tapi, apakah Nenek setuju, rumah dan kegiatannya dijadikan konten?

">

"Aku enggak mau kerumah Nenek!” Zuri kesal sekali.

Orangtuanya menitipkannya kerumah Nenek, karena akan pergi keluar kota selama nyaris seminggu. Tapi, kalau kerumah Nenek yang letaknya di pedesaan, Zuri, kan, tidak bisa membuat konten. Padahal, Zuri paling hobi mengambil foto dan membuat video, untuk nanti diunggah ke media sosialnya. Selama di rumah Nenek, Zuri kebosanan. Akhirnya, ia mencoba berkeliling untuk setidaknya mencari kegiatan. Di kebun, Nenek sedang menyiram bunga. Zuri memiliki ide untuk membuat konten menyiram bunga. Apalagi, kebun Nenek subur sekali. Ternyata, setelah ia mengunggahnya, banyak juga followers Zuri yang menyukai konten macam itu.

Waaah …, ide apalagi yang bisa Zuri telusuri selama menghabiskan waktu di rumah Nenek? Tapi, apakah Nenek setuju, rumah dan kegiatannya dijadikan konten?

...
115.
KOMIK KKPK EDISI BULAN BAHASA: STARGAZER oleh Hana Fahiratul Jannah, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Stella adalah seorang penyihir di Stargazer Tower. Tugas Stella
adalah memantau bintang-bintang. Ketika sedang menyaksikan
fenomena bintang jatuh, Stella menyadari bahwa ada rasi bintang
yang tidak lengkap. Salah satu bintangnya hilang!
Tapi, bagaimana mungkin?

 

 


“Ha ... Halo?” sapa seseorang.


Betapa terkejutnya Stella. Itu bintang yang hilang tadi!
Namanya Orion. Orion terjatuh karena tidak sengaja
keluar dari orbit. Oleh karena itu, Orion terdampar ke bumi.


Stella ingin sekali membantunya, tapi hari ini hari pertama Stella

bekerja di Stargazer Tower. Stella belum diberi tahu bagaimana

cara mengembalikan bintang yang terdampar.


Aduuuh, Orion tidak bisa kembali ke angkasa, dong?
Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?
Apa yang terjadi jika Orion tidak kembali?
Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya dalam buku ini!
Dijamin seru!

">

Stella adalah seorang penyihir di Stargazer Tower. Tugas Stella
adalah memantau bintang-bintang. Ketika sedang menyaksikan
fenomena bintang jatuh, Stella menyadari bahwa ada rasi bintang
yang tidak lengkap. Salah satu bintangnya hilang!
Tapi, bagaimana mungkin?


“Ha ... Halo?” sapa seseorang.


Betapa terkejutnya Stella. Itu bintang yang hilang tadi!
Namanya Orion. Orion terjatuh karena tidak sengaja
keluar dari orbit. Oleh karena itu, Orion terdampar ke bumi.


Stella ingin sekali membantunya, tapi hari ini hari pertama Stella

bekerja di Stargazer Tower. Stella belum diberi tahu bagaimana

cara mengembalikan bintang yang terdampar.


Aduuuh, Orion tidak bisa kembali ke angkasa, dong?
Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?
Apa yang terjadi jika Orion tidak kembali?
Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya dalam buku ini!
Dijamin seru!

">

Stella adalah seorang penyihir di Stargazer Tower. Tugas Stella
adalah memantau bintang-bintang. Ketika sedang menyaksikan
fenomena bintang jatuh, Stella menyadari bahwa ada rasi bintang
yang tidak lengkap. Salah satu bintangnya hilang!
Tapi, bagaimana mungkin?

 


“Ha ... Halo?” sapa seseorang.


Betapa terkejutnya Stella. Itu bintang yang hilang tadi!
Namanya Orion. Orion terjatuh karena tidak sengaja
keluar dari orbit. Oleh karena itu, Orion terdampar ke bumi.


Stella ingin sekali membantunya, tapi hari ini hari pertama Stella

bekerja di Stargazer Tower. Stella belum diberi tahu bagaimana

cara mengembalikan bintang yang terdampar.


Aduuuh, Orion tidak bisa kembali ke angkasa, dong?
Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?
Apa yang terjadi jika Orion tidak kembali?
Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya dalam buku ini!
Dijamin seru!

">

Stella adalah seorang penyihir di Stargazer Tower. Tugas Stella
adalah memantau bintang-bintang. Ketika sedang menyaksikan
fenomena bintang jatuh, Stella menyadari bahwa ada rasi bintang
yang tidak lengkap. Salah satu bintangnya hilang!
Tapi, bagaimana mungkin?


“Ha ... Halo?” sapa seseorang.


Betapa terkejutnya Stella. Itu bintang yang hilang tadi!
Namanya Orion. Orion terjatuh karena tidak sengaja
keluar dari orbit. Oleh karena itu, Orion terdampar ke bumi.


Stella ingin sekali membantunya, tapi hari ini hari pertama Stella

bekerja di Stargazer Tower. Stella belum diberi tahu bagaimana

cara mengembalikan bintang yang terdampar.


Aduuuh, Orion tidak bisa kembali ke angkasa, dong?
Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?
Apa yang terjadi jika Orion tidak kembali?
Penasaran, kan? Yuk, baca ceritanya dalam buku ini!
Dijamin seru!

...
116.
KOMIK KKPK: FAKE ACCOUNT! oleh Naila Wafa’ Syakira, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

 

 

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

 

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

...
117.
KOMIK KKPK THE HAUNTED HOUSE oleh Nafisa Mahdiya dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Berryl dan kakaknya, Kak Brianna, berkunjung ke pasar malam. Mereka juga ditemani oleh teman-teman Berryl, yaitu Elvie dan Elvan yang merupakan saudara kembar. Mereka bermain banyak sekali wahana, seperti roller coaster, komidi putar, ontang-anting, dan kora-kora. Selain itu, mereka juga mengunjungi stan makanan dan permainan.

Tibalah saatnya ketika wahana rumah hantu dibuka. Mereka memutuskan untuk mengunjungi wahana tersebut. Hanya Kak Brianna yang tidak ikut, karena sedang asyik di stan permainan lain. Rumah hantu itu berupa labirin dalam ruangan, dan mereka harus menemukan jalan keluar. Penjaga rumah hantu memberikan sebuah peta untuk setiap rombongan. Namun, Elvie yang penakut langsung lari terbirit-birit ketika mendengar suara hantu, sehingga terpisah dari rombongan. Elvan dan Berryl memutuskan untuk berpencar mencarinya. Tetapi, justru Berryl yang tersesat. Tiba-tiba, seorang gadis berkulit pucat muncul dan menunjukkan jalan. Mereka melewati lorong kosong dan sepi, tanpa properti rumah hantu. Bahkan, musik rumah hantu juga tidak terlalu terdengar lagi

Siapakah gadis itu sebenarnya?

Apakah Berryl dan Elvan berhasil menemukan Elvie dengan selamat?

...
118.
KOMIK KKPK: RAMADHAN IN SEOUL oleh Syifa Tsabita W dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ramadhan tahun ini, Lacey dan keluarganya menghabiskan waktu di Seoul, Korea Selatan. Papa punya urusan bisnis di sana, yang sepertinya untuk waktu yang cukup lama. Ini pertama kalinya Lacey dan keluarga pergi ke Korea Selatan. Meskipun berasal dari sana, nenek dan kakeknya sudah tiada jauh sebelum Lacey dilahirkan. Lacey dan keluarga berkeliling ke salah satu mal terbesar di negara itu, ke masjid-masjid di Seoul, dan terakhir … ke kuburan Halmeon atau Nenek. Bahkan, ...
119.
KOMIK KKPK SANG INFLUENCER oleh Zahra Luthfiya Maisara, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Riska alay banget main TokTok!” “Aplikasi itu, kan, emang buatan anak alay kayak Riska!” Ya ampun, teman-teman Riska jahat banget! Padahal, Riska sudah bersemangat ketika mengunggah lukisannya di aplikasi yang sedang kekinian itu. Lukisan itu dikerjakannya berhari-hari. Jelas Riska bangga sekali karena berhasil menyelesaikannya. Tapi, sebelum menghapus unggahannya, Riska menyempatkan diri membaca komentar netizen yang pikirnya akan lebih pedas. Ternyata, mereka justru ...
120.
KOMIK KKPK: MY SPECIAL SISTER oleh Nafisa Mahdiya dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Baca juga 4 cerita lainnya! My Spirit Doll: Kedatangan Annie, boneka baru Sesil, menimbulkan banyak hal aneh di rumah Sesil. Blueberry Cookies: Intan penasaran kenapa Imelda selalu bekal blueberry cookies setiap hari. Teror SMS: Kaifa diteror orang tak dikenal yang menghubunginya lewat SMS. Maafkan Kami, Niki!: Teman-teman Niki mengejek Niki yang baru sembuh dari cacar air. ...