Pencarian

Kata Kunci
Plato
Kategori
Buku


Format
Soft Cover (23)
(2)

Bahasa
Indonesia (25)
(2)

Hasil: 1 - 20 dari 28
GRIDLIST
1.
Soft Cover, September 2025 Rp. 145.000 Rp. 116.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Seringkali buku teks mengubah teori, prinsip, dan tokoh filsafat terkenal menjadi sekadar wacana membosankan—bahkan jika itu soal Plato sendiri, ia pasti akan menolak. Philosophy 101 menukar berbagai detail dan metodologi rumit nan melelahkan, dengan diskusi soal prinsip-prinsip filsafat yang menarik, membuat Anda tetap terjaga menjelajahinya di sepanjang sejarah pemikiran filsafat. Dari Aristoteles dan Heidegger hingga kehendak bebas dan metafisika, Philosophy 101 dikemas dengan ratusan ...
2.
Matinya Socrates oleh Plato
Soft Cover, Juni 2025
Stock tidak tersedia
Dihadapkan padahukuman mati karena tuduhan "telah meracuni pikiran orang-orangmuda", Socrates dengan tenang dan tetap bermartabat terus bertanya jawabdengan sahabat-sahabatnya, memburu dan berbagi pengetahuan. Maka terangkatlahbermacam persoalan hakiki dan ultima dalam kehidupan: jiwa, raga, kebenaran,kebajikan, keindahan, dan terutama kematian. Dialog ini mengungkap pandangan radikal Socrates tentang apakah makna kematian dan apa pula maknanya menempuh jalan filsafat. Dialog ini adalah ...
3.
Soft Cover, Mei 2022
Stock tidak tersedia
Plato : Matinya Socrates (2022) Buku ini memuat dialog yang terjadi di antara Socrates dan para sahabatnya dalam penjara menjelang hukuman mati untuk Socrates. Ia hukuman mati karena tuduhan telah meracuni pikiran orangorang muda. Dihadapkan pada kematian, Socrates yang bijak dengan tenang dan tetap bermartabat terus bertanya jawab dengan sahabatsahabat sekaligus muridmuridnya menggunakan waktu untuk bertanya jawab tentang berbagai persoalan hakiki dan ultima dalam kehidupan. Maka ...
4.
Why? The Republic (Plato) oleh YeaRimDang
Soft Cover, Januari 2018
Stock tidak tersedia
Plato adalah orang yang mencari idealisme akan sesuatu. Oleh karena itu, dia sering mengeluarkan kritik yang tidak realistis. Negara yang diatur filsuf, negara yang berbagi segala sesuatu, bagaimanakah negara tersebut bisa ada? Sekarang maupun dulu pada masa Plato hidup, hal itu tidak mudah diterima. Namun, kenapa pemikiran tidak realistis Plato dianggap penting di sini? Itu karena pemikirannya membuat kita dapat memimpikan ‘idealisme’. Plato hidup di masa terjadinya kekacauan ...
5.
Soft Cover, November 2017
Stock tidak tersedia
Tidak ada filsuf yang memengaruhi pemikiran Barat sebesar Plato; dan mungkin tidak satu pun buah pikir yang berperan dalam membentuk konsepsi kita tentang masyarakat ideal sekuat Republik. Karya Plato ini menyuntuki gagasan tentang rancang-bangun persemakmuran ideal, yang dengan demikian mendudukkannya dalam jajaran paling awal karya-karya utopia. Di sisi lain, Plato memburu pengertian tentang kata filsuf, mempertanyakan persepsi kita tentang kenyataan, dan membahas ...
6.
Oktober 2017
Stock tidak tersedia
Plato hidup di zaman yang tidak menyenangkan. Dia lahir di Iahun kematian Pericles, tokoh yang mernbawa kemakmuran bagi Athena. Dia menyaksikan kebusukan pemerintahan demokratis Athena. Dia menyaksikan kehancuran Athena oleh tentara Sparta dalam perang Peloponissos. Dia menyaksikan guru dan sahabatnya, Sokrates, diadili dan dihukum mati oleh konspirasi jahat. Inilah yang pada akhirnya menjadikan Plato seorong anti-demokrasi paling disegani dalam sejarah. ...
7.
Plato: Guru Para Filosof oleh Ready Susanto
Soft Cover, Agustus 2017
Stock tidak tersedia
Plato seorang filosof Yunani yang terbesar. Minat dan daya jelajahnya sangat luas, mulai dari metafisika, seni, sastra, kebudayaan, sosial, psikologi, pendidikan, agama, politik, dan masih banyak lagi. la merupakan filosof yang sangat brilian dan produktif melansir pemikiran-pemikiran yang orisinal dan mendalam. Jejak pengaruh pemikiran Plato sangat kuat tertancap dalam sejarah dan peradaban umat manusia dari waktu ke waktu. Kaum beragama, agamawan, dan para pemikir agama juga banyak yang ...
8.
Jejak Langkah Pemikiran Plato oleh DAVID MELLING
Soft Cover, Maret 2016
Stock tidak tersedia
Buku ini merupakan pemandu yang meyakinkan menuju dunia pemikiran filosofis Plato. Bangunan argumentasi penafsirannya atas karya-karya Plato sangatlah kuat dan memadai. Bersamanya, pembaca bisa memahami siapakah Sang filsuf abadi ini, dunia macam apa yang dia hidupi dan hidupkan, apa raja yang dia perjuangkan, bagaimana liku-liku jejak pengembaraan dan juga metode serta gaya filsafatnya. Lebih rinci, di sini ditawarkan penafsiran baru dan kontroversial atas sejumlah masalah penting, ...
9.
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Dihadapkan padahukuman mati karena tuduhan "telah meracuni pikiran orang-orangmuda", Socrates dengan tenang dan tetap bermartabat terus bertanya jawabdengan sahabat-sahabatnya, memburu dan berbagi pengetahuan. Maka terangkatlahbermacam persoalan hakiki dan ultima dalam kehidupan: jiwa, raga, kebenaran,kebajikan, keindahan, dan terutama kematian. Dialog ini mengungkap pandangan radikal Socrates tentang apakah makna kematian dan apa pula maknanya menempuh jalan filsafat. Dialog ini adalah ...
10.
No Image Available
Plato Tidak Bohong Atlantis Ada Di Indonesia oleh Danny Hilman Natawidjaja
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Sejarah peradaban dan hubungannya dengan bencana kataslrofi purba di Nusantara ibarat tabir yang belum dibuka. Pengaruh peristiwa alam pada masa lalu terhadap perubahan kebudayaan di Indonesia merupakan misteri yang sangat menantang untuk diungkapkan. Jika tabir ini berhasil diungkap-kan sepenuhnya, maka hal ini akan merfibantu untuk menemukan jatidiri bangsa yang akan memperkuat karakter dan ketahanan Indonesia. Apakah misteri ini mampu diungkapkan oleh para peneliti di Indonesia masa kini? ...
11.
Sokrates Dalam Tetralogi Plato oleh Ioanes Rakhmat
April 2013
Stock tidak tersedia
"Sokrates dilahirkan tahun 469 (atau 470) SM, dan dihukum mati dalam sebuah penjara negara di Atena pada 399 ketika Lakhes menjadi Raja ""Arkhon"" (400-399 SM). Sokrates tidak meninggalkan tulisan apa pun buah tangannya sendiri. Meskipun demikian, gagasan-gagasan Sokrates memberi dampak intelektual besar pada pemikiran Barat melalui karya-karya Plato (dilahirkan di Atena sekitar 428 atau 427 SM, dan wafat 347 SM) dan penulis-penulis lainnya. Bukan hanya gagasan-gagasan Sokrates, tetapi ...
12.
Sokrates Dalam Tetralogi Plato oleh Ioanes Rakhmat
April 2013
Stock tidak tersedia
"Sokrates dilahirkan tahun 469 (atau 470) SM, dan dihukum mati dalam sebuah penjara negara di Atena pada 399 ketika Lakhes menjadi Raja ""Arkhon"" (400-399 SM). Sokrates tidak meninggalkan tulisan apa pun buah tangannya sendiri. Meskipun demikian, gagasan-gagasan Sokrates memberi dampak intelektual besar pada pemikiran Barat melalui karya-karya Plato (dilahirkan di Atena sekitar 428 atau 427 SM, dan wafat 347 SM) dan penulis-penulis lainnya. Bukan hanya gagasan-gagasan Sokrates, tetapi ...
13.
Soft Cover, November 2012
Stock tidak tersedia
Tak dapat dipungkiri, meski sebagian orang menganggap filsafat sebagai model-model pemikiran yang rumit dan bersifat abstrak sehingga sulit dipahami, namun dengannya manusia bisa mengatasi berbagai kemelut hidup. Dengan filsafat pula, manusia mampu mengubah dunia. Keberadaan filsafat itu sendiri, tentu saja, tak dapat terlepas dari peran tokoh-tokoh filsafat dengan pemikirannya yang mendunia, bahkan tanpa kita sadari, pemikiran mereka mungkin telah kita anut saat ini. Lantas, siapa saja ...
14.
No Image Available
Juni 2011
Stock tidak tersedia
"Hari-Hari Terakhir Socrates" memuat empat bab utama, yakni Euthyphro, Apology, Crito dan Phaedo, yang melukiskan saat-saat terakhir Socrates, seorang filsuf Yunani, diadili dan kemudian dijatuhi hukuman mati, hingga saat-saat ajalnya. Plato merekam semua ini dalam sebuah karya yang utuh, dengan mengambil sumber percakapan nyata maupun fiktif. Ketika membaca bab-bab tersebut, Plato sama sekali tidak mengarahkan atau membujuk pembaca ke sebuah kebenaran tertentu, melainkan membiarkan ...
15.
Plato Ngafe Bareng Singa Laut
Berfilsafat dengan Anekdot
oleh Thomas Cathcart, Daniel M Klein
Soft Cover, Maret 2011
Stock tidak tersedia
Berisi lelucon, gelitikan, dan pemikiran filsafat Plato. Membaca buku ini seperti mengikuti kursus kilat filsafat dengan cara yang lucu namun mencerahkan. ...
16.
Soft Cover, Januari 2011
Stock tidak tersedia
Buku ini berisi 100 cerita anekdot filsafat. Banyak nama tokoh filsafat yang dijadikan ce­rita. Ketika kita sulit memahami apa itu filsafat, buku ini akan menghibur kita dengan cerita-cerita yang me­nyenangkan. Buku ini diperuntukkan bagi semua orang, baik yang berlatar belakang filsafat maupun yang tidak pernah mendalami bidang filsafat. ...
17.
STD 36 : Plato oleh Pang Kim Xiong
Soft Cover, Januari 2006
Stock tidak tersedia
Plato hidup di zaman yang tidak menyenangkan. Dia lahir di Iahun kematian Pericles, tokoh yang mernbawa kemakmuran bagi Athena. Dia menyaksikan kebusukan pemerintahan demokratis Athena. Dia menyaksikan kehancuran Athena oleh tentara Sparta dalam perang Peloponissos. Dia menyaksikan guru dan sahabatnya, Sokrates, diadili dan dihukum mati oleh konspirasi jahat. Inilah yang pada akhirnya menjadikan Plato seorong anti-demokrasi paling disegani dalam sejarah. ...
18.
No Image Available
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
19.
No Image Available
Oktober 1997
Stock tidak tersedia
Untuk mendalami pemikiran para tokoh filsafat, Anda semestinya tidak akan puas hanya membaca 'tentang' para tokoh filsafat. Buku ini akan membantu Anda lebih mengenal para tokoh filsafat melalui tulisan-tulisan yang dibuat dengan gaya dan nada yang khas dari masing-masing tokoh. Dalam buku ini Anda akan dapat membaca teks-teks terpenting dari 13 tokoh terbesar etika mulai dari Plato sampai dengan Friedrich Nietzsche. ...
20.
No Image Available
Januari 1997
Stock tidak tersedia
Manakah yang sebenarnya berpengaruh dalam membentuk pengetahuan : indera atau akal budi (intelek) kita ? Menurut Plato, antara dunia indrawi dengan dunia intelek terdapat hubungan yang erat. Cerapan berdasarkan indera dibutuhkan untuk membentuk pengetahuan pada tataran akal budi (forma-forma, kategori). Terbatas pada yang dicerap oleh indera saja, kita tidak dapat mencapai pengetahuan. Pengetahuan pada tataran indrawi disebut opini (pendapat), sedangkan pada tataran akal budi disebut ...