Penulis
Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Format
Hard Cover
Kategori
Buku
Religius
Islam
General (3)
Tasawuf (1)

Bahasa
Indonesia (4)

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Bekal-bekal Menjadi Kekasih Allah oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Hard Cover Rp. 120.000 Rp. 96.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
2.
Kitab Futuhul Ghaib
Pembuka Rahasia Hidup yang Melampaui Hati dan Pikiran
oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Hard Cover, April 2021 Rp. 120.000 Rp. 84.000 (30% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Kunci-kunci semua yang gaib ada pada Allah. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri (dan orang-orang yang diberitahu sebagian ilmu-Nya).” (QS. al-An’âm [6]: 59) Kondisi masyarakat Baghdad pada era Syekh Abdul Qadir al-Jailani (1077-1166 M) mirip seperti yang kita alami hari ini. Banyak orang yang terjerat oleh gemerlap belenggu duniawi. Hal itu tentu membuat resah hati Sang Sulthanul Aulia. Kitab Futuhul Ghaib (Ilham-ilham Gaib) lahir sebagai respon atas ...
3.
Menyingkap Rahasia-rahasia Ilahi (Futuhul Ghaib) oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Hard Cover
Stock tidak tersedia
Untuk mendekat kepada Allah, seseorang tidak dinilai dari seberapa bagus jubah yang dia kenakan, seberapa indah masjid yang ditempati, ataupun seberapa banyak jamaah yang mengikutinya. Melainkan, seseorang itu dinilai dari seberapa mampu hati dan jiwanya tidak tergantung pada dunia. Orang yang mengetahui tiga perkara akan selamat dari tiga perkara: Pertama, orang yang tahu bahwa Sang Pencipta tak pernah berbuat salah dalam mencipta maka, dia akan selamat dari mencela. Kedua, orang yang ...
4.
Sirr al-Asrar Fi Ma Yahtaj Ilayh al-Abrar oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Hard Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Poros utama rahasia sufi agung, Syekh Abdul Qadir al-Jailani adalah bermakrifat kepada Allah (ma'rifatullah) dengan menggunakan jalan syariat. Syariat sebagai jalan untuk menggapai Wajah Suci Allah Azza wa Jalla jika dijalani dengan sungguh-sungguh akan mengantarkan pelakunya menggapai puncak kesucian ibadah dalam rupa ma'rifatullah. Maka, orang yang "makrifat" tanpa berdasarkan pada kekuatan syariat bukanlah seorang sufi sejati yang layak disebut Kekasih Allah. Itulah warisan utama ajaran ...