| Soft Cover, 2021 | Rp. 75.000 | Rp. 56.250 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
42.
| Soft Cover, 2022 | Rp. 69.000 | Rp. 55.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Kupaksa untuk membunuh kisah-kisah itu dari kepalaku. Kubiarkan diriku tenggelam dalam rasa sakit yang terlalu pedih. Kubilang pada diriku semua akan baik-baik saja, meski tak ada yang pernah baik-baik saja di dunia. Aku telah berbohong kepada diriku sendiri berkali-kali. Aku menutupi rasa sakit itu sendiri. Kini, kisah itu menjelma dalam wajah-wajah baru. Sesuatu yang kubunuh paksa itu sungguh tak pernah benar-benar mati. Aku melupakan satu hal; segala yang pernah ada dalam ingatan, mungkin ...
43.
| Soft Cover, Januari 2022 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku
menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak
akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak
memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.
Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar
menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari
nanti kau juga harus belajar ...
44.
| Soft Cover, Desember 2021 | Rp. 85.000 | Rp. 68.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
45.
| Soft Cover, April 2026 | Rp. 98.000 | Rp. 78.400 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai adalah kumpulan tulisan reflektif tentang perasaan, kenangan, dan perjalanan hati yang sering kali sulit dijelaskan dengan kata-kata. Melalui potongan-potongan cerita pendek yang puitis dan intim, Boy Candra mengajak pembaca menelusuri berbagai fase dalam hubungan: jatuh cinta, berharap, kehilangan, hingga belajar merelakan.
Setiap tulisan menghadirkan suasana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Senja yang datang diam-diam, hujan yang membawa ...
46.
| Soft Cover, September 2014 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Hujan pernah merebut seseorang dariku. Ia merampas kebahagiaan yang tumbuh di dadaku. Ia memaksa aku menjadi sendiri.
Hujan juga pernah membuat janji kepadaku. Ia tak akan jatuh lagi di mataku. Namun ia berdusta, ia meninggalkan aku tanpa permisi.
Saat aku merasa hujan hanya datang untuk menyakiti, kamu hadir. Mengajarkan aku bahwa Tuhan tak menciptakan hujan untuk bersedih, tetapi Ia menyiapkan hujan untuk merasa kita pulih.
Aku sadar, ...
47.
| Soft Cover, Oktober 2020 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Semua seolah baik-baik saja. Tawa yang lepas. Lampu panggung yang meriah. Kehidupan yang mungkin diinginkan banyak orang.
Aku memiliki beberapa hal yang orang lain tidak miliki. Semua tampak sempurna. Seolah tidak ada celah untuk luka.
Namun jauh di dalam diriku, kesepian selalu datang menghampiri. Kesedihan yang sering kusembunyikan.
Aku bahkan tidak berani membuka hati lebih luas lagi. Orang-orang yang pernah datang di masa lalu membekaskan rasa takut yang membeku.
Aku takut ...




Keranjang




