Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku
menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak
akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak
memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.
Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar
menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari
nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang
yang penting kemudian.
Boy Candra lahir dan besar di Sumatera Barat. Pernah kuliah di jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang. Aktif di organisasi komunikasi dan radio di kampus (UKKPK UNP). Menulis rutin di blog
rasalelaki.blogspot.com. Aktif menulis sejak tahun 2011 Selain ingin terus menulis novel dan buku fiksi lainnya. Juga punya cita-cita menerbitkan buku puisi. Sehari-sehari bisa ditemui berkeliaran di akun-akun sosial media miliknya:
- Twitter : @dsuperboy
- Instagram : @boycandra
- Email : email.boycandra@gmail.com
Buku yang sudah terbit: Origami Hati (2013), Setelah Hujan Reda (2014), Catatan Pendek Untuk Cinta Yang Panjang (2015), Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai (2015).