Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali.
Melepasmu pergi dengan cinta yang lain.
Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku.
Sebab, kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya
aku tidak bahagia dengan keputusan itu.
Ketidak-beranianku mengikatmu memberi ruang bagi
orang asing yang mendekatimu.
Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus
berjalan seperti sediakala. Kamu dengan seseorang
yang memilihmu. Aku dengan hati baru yang
mencoba tumbuh di hidupku. Kuberikan hatiku pada
seseorang yang lain. Kubiarkan dia manggantikanmu.
Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak
pernah semudah itu.
Boy Candra lahir dan besar di Sumatera Barat. Pernah kuliah di jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang. Aktif di organisasi komunikasi dan radio di kampus (UKKPK UNP). Menulis rutin di blog
rasalelaki.blogspot.com. Aktif menulis sejak tahun 2011 Selain ingin terus menulis novel dan buku fiksi lainnya. Juga punya cita-cita menerbitkan buku puisi. Sehari-sehari bisa ditemui berkeliaran di akun-akun sosial media miliknya:
- Twitter : @dsuperboy
- Instagram : @boycandra
- Email : email.boycandra@gmail.com
Buku yang sudah terbit: Origami Hati (2013), Setelah Hujan Reda (2014), Catatan Pendek Untuk Cinta Yang Panjang (2015), Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai (2015).