Tempura-membayangkan kelezatannya membuat lidah kita bergoyang. Kresssss, udang goreng dengan balutan tepung renyah pada setiap gigitan. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Anda dengan mudah dapat membelinya dl berbagai gerai pasar swalayan, restoran, atau di hotel ternama.
Anda ingin membuat sendiri di rumah dan bersaing dengan chef restaurant hotel berbintang? Atau Ingin belajar membuka peluang usaha dengan menjual aneka tempura yang renyah? Untuk itu miliki segera buku karangan Yuyun Alamsyah Tempura Renyah.
Temukan rahasia membuat tempura sehingga dapat Anda lakukan dengan mudah dan praktis! Di dalam buku ini juga dijelaskan secara detail cara membuat tempura yang benar sehingga bertekstur renyah dengan penampilan cantik.
Di samping resep asli tempura, di buku ini juga ditampilkan beberapa resep modifikasi agar cita rasanya lebih mudah diterima siapa saja, bahkan dapat dijadikan alternatif untuk makanan jajanan kaki lima. Dengan demikian peluang bagi Anda untuk membuat usaha, baik dijadikan menu andalan untuk resto representatif, dijual secara kaki Iima, bahkan dijual langsung ke konsumen berupa "makanan beku".
Dengan panduan jelas dari buku ini, Anda akan dituntun mulai persiapan bahan membuat tempura yang enak dengan penampilan menarik, step by step cara membuat hingga memancing "motivasi" berbinis makanan ala resto yang disajikan secara kaki lima atau rumah tangga.
Miliki buku cara membuat tempura segera! Mulai dengan membeli buku, mempraktikkan hingga mempersiapkan sebuah peluang usaha.
Yuyun Alamsyah nama samaran dari Qomariyyun Najmil Ittihadah, S.Sos. Sarjana FISIP jurusan Hubungan Internasional Universtas Jember yang lulus tahun 1995 ini, lahir di Jember, 25 Februari 1972.Proses pembelajaran produk olahan diperoleh penyusun selama bekerja di beberapa perusahaan yang mendatangkan seorang ahli makanan dari luar negeri. Biasanya penyusun mengikuti training spesifik dengan ahli selama 3-4 bulan untuk merencanakan produk atau inspirasi pengembangan produk. Penyusun pernah belajar dari seorang Master Butcher dari Jerman untuk pembuatan sosis dan delicatessen, seorang chef eksekutif dari Hongkong untuk pembuatan Dim Sum, Food Technologist dari Taiwan untuk pembuatan baso dan beberapa seminar teknologi pangan terutama makanan beku.