| Soft Cover, Januari 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
361.
362.
| Soft Cover, Juni 2010 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
”Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita.”
Kalimat di atas adalah penggalan cerpen ”Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian”. Penulisnya, Avianti Armand, adalah nama baru di Harian Kompas, bahkan cerpennya tersebut adalah yang pertama dimuat di harian ini. Meski demikian, kritikus sastra, Budiarto Danujaya, dan Menteri Riset dan ...
363.
| Soft Cover, Maret 2013 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Saptono lahir dan tumbuh bersama kesengsaraan bangsa pada masa penjajahan bala tentara Dai Nippon. Ia ikut kelaparan saat kota Solo menjadi ajang pergulatan paham komunis, yang disusul dengan konflik kaum pejuang kemerdekaan dengan pasukan Belanda-NICA. Dalam ketaksempurnaannya, Saptono punya tanggung jawab sebagai pembimbing bangsa dan keluarga. Sebagai penyandang cacat lahir-batin, Saptono tak dapat bersyukur atas kelahirannya di dunia, padahal ia dilahirkan sebagai bayi bangsawan, tapi hidup ...
364.
| Juli 2009 | Rp. 85.000 | Rp. 68.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini buku kumpulan cerpen Kompas memakai judul Cerpen Kompas Pilihan sementara biasanya menggunakan judul Cerpen Pilihan Kompas.
Perubahan itu adalah karena keinginan selalu merevitalisasi diri, yaitu sifat yang melekat pada media massa agar mampu mengikuti perkembangan masyarakat pembacanya. Bila sebelumnya cerpen-cerpen yang akan diterbitkan menjadi buku itu dipilih sejumlah anggota Redaksi Kompas, kali ini proses pemilihan sepenuhnya diserahkan ...
365.
| Soft Cover, Juni 2012 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Cinta tak akan pernah habis menciptakan ekspresi rasa. Hati sering tak cukup menjadi perhentian akhir. Menumpahkannya dalam tulisan memberikan pembebasan rasa yang lebih melegakan.
Sejumlah penulis ini mencipta kisah cinta dalam tuturan kisah penuh langgam. Cerita Sahabat 2 yang bertajuk Asmara Dini Hari menjabarkan cinta dalam spektrum getaran yang unik. Kita akan menemukan cinta dalam banyak wajah.
Cinta memang sesuatu yang sederhana, sekaligus sesuatu yang rumit. Inilah kumpulan cerita ...
366.
| Soft Cover | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kisah-kisah dalam Alkitab Perjanjian Baru dari kitab Matius sampai kitab Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma yang disusun secara kronologis berdasarkan urutan peristiwa dalam Alkitab. Komik ini bercerita tentang kelahiran, kehidupan, & kematian Yesus Kristus, serta bagaimana terbentuknya Gereja & pewartaan Injil yang dilakukan oleh Paulus.
...
367.
| Soft Cover, Maret 2014 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Hm ... rasanya Bu Atin tak asing bagi Rachel. Sepertinya Rachel pernah melihatnya di mana, begitu. Wajahnya mirip Bu Eni, gurunya dulu. Sifatnya juga sama, penyabar. Dan yang paling tak terbantahkan ... pipi Bu Atin dan Bu Eni sama-sama pink! Mungkinkah blush on-nya sama?
Ada juga guru Laksita yang suka membagi-bagikan nasi kuning kepada murid-murisnya, Raka yang digembleng oleh guru karatenya dengan cara yang tak terduga, Queen yang merasa dibenci oleh gurunya, dan masih banyak lagi kisah ...
368.
| Soft Cover, Juni 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Ini antara lain membuktikan regenerasi dalam dunia kepenulisan di Tanah Air terus berlangsung. Nama-nama besar seperti Budi Darma, Putu Wijaya, Ahmad Tohari, dan Martin Aleida terus menulis dan menghasilkan karya-karya yang tetap bernas. Lalu ada nama besar lainnya: Seno Gumira Ajidarma, Jujur Prananto, Gde Aryantha Soethama, Indra Tranggono, disusul nama-nama yang lebih muda seperti Agus Noor, Triyanto Triwikromo, Gus tf Sakai, Warih Wisatsana, Djenar Maesa Ayu, Oka Rumisni, dan Joko Pinurbo. ...
369.
| Soft Cover, Juli 2008 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Melanjutkan yang telah kami mulai tahun lalu. pemilihan cerpen di dalam buku antologi ini tetap dilakukan oleh mereka dari luar Kompas. Kali ini pemilihan dilakukan oleh Ayu Utami. seorang novelis dan kolumnis yang menjadi anggota Komite Sastra Desan Kesenian Jakarta periode 2006- 2009 dan pernah menjadi redaktur jurnal kebudayaan Kalam. Sosok lain yang memilih cerpen Kompas kali ini adalah Sapardi Djoko Damono. pensiunan guru besar Universitas Indonesia yang juga penulis cerpen dan puisi. dan ...
370.
Badman: Bidin!
(1)
| Soft Cover, Desember 2005 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Lucu nggak sih? Ada orang yang hobi nolongin orang seperti Batman, tapi malah nggak disukai?Waktu si Bidin nolongin Sofyan Azan di Musala, orang-orang sekampung langsung berbondong-bondong datang ke Musala. Bukan buat salat berjamaah, tapi buat marahin Bidin yang azannya nggak bener!Gitu juga waktu Bidin nolongin Mpok Ade yang mau nyebrang jalan atau pengendara motor yang motornya mogok. Yang ada, mereka bukannya dapat bantuan, malah ketiban sial.Pak RT pun mengultimatum: "Mulai hari ini lo ...
371.
| Soft Cover, April 2014 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kamu tahu, mungkin hidup semua orang, termasuk kamu dan aku, akan lebih mudah jika kita boleh menikah dengan bantal yang menyangga kepala kita setiap malam, yang mengusir demam, menjauhkan kuntilanak dari mimpi, mengamini doa-doa, merindukan kita di siang hari, menyimpan aroma sampo yang kita sukai, menyerap keringat, liur, air mata, tumpahan kopi tanpa sekalipun protes, dan berbisik ke telinga kita di tiap malam yang murung: "Berbahagialah. Berbahagialah. Di luar sana. Seseorang ...
375.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Dalam kumpulan ceritanya kali ini, Alice Munro mencapai level baru dalam kepenulisannya. Munro berhasil menciptakan narasi yang berputar dan berliku serupa kenangan; menyulap karakter-karakternya menjadi lebih tajam dan kontradiktif sebagaimana orang-orang yang benar-benar ada di sekitar kita. Seorang pembantu rumah tangga yang menanggalkan kebiasaan seumur hidupnya karena lelucon konyol seorang remaja. Seorang mahasiswi mengunjungi bibinya yang kasar dan konvensional hanya untuk mengetahui ...
376.
Dodolitdodolitdodolibret
Cerpen Pilihan Kompas
| Juli 2011 | Rp. 85.000 | Rp. 68.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Cerpen ”Dodolitdodolitdodolibret” karya Seno Gumira Ajidarma yang menjadi Cerpen Terbaik Kompas 2010, mengisolasi siratan pesan tentang pluralitas makna kebenaran religius.
Bahwa kita jangan mudah mengklaim agama kita sendiri paling benar dan menganggap sesat agama lain, dan jangan pula gampang menganggap pemahaman kita sendiri tentang agama kita sebagai yang paling benar di antara pemahaman-pemahaman lain yang dimiliki saudarasaudari seagama kita. ”Agama pada hakikatnya adalah makna, ...
377.
| Soft Cover, April 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Hari-hari itu saya memikirkan harga jiwa manusia. Saya menulis cerita dengan semangat perlawanan, untuk melawan ketakutan saya sendiri—dan bersyukur telah mendapat pilihan untuk melakukannya. Penguasa datang dan pergi. Cerita saya masih ada.
...
378.
| Soft Cover | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Lamun tea mah aya tilu ideologi anu rebut tawar dina eta novel, sacara naratif mah novel Lain Eta mengmeunangkeun agama. Tapi, lain agama anu pragmatis cara nu katembong dina rengkah paripolah indungna Neng Eha, lain agama anu leterlek saperti nu dipraktekkeun ku Juragan Kalipah, tapi ruh agama anu leuwih deukeut kana tasawuf. Kapan, waktu Neng Eha ditanya kunaon can keresa boga salaki deui, jawabna teh, "Kieu keur dikadarkeunana, teu tiasa ngalangkungan Nu Kawasa. Ka payun kari kumaha Nu ...
379.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
AKU TAK PERCAYA BAPAK-BAPAK
ANGGOTA DEWAN,
AKU LEBIH PERCAYA KEPADA
DINDING TOILET
Merupakan kisah tentang berbagai macam reaksi mahasiswa terhadap situasi pemerintahan yang terekam di toilet, mengingat kebebasan berpendapat menjadi sangat mahal ditengah gemuruh politik yang sedang terjadi pada saat itu, sehingga dinding toilet pun dijadikan media menyalurkan aspirasi yang tertahan.
Tulisan yang dirangkum dalam kumpulan cerpen bergaya sarkas, dan satir sosial dilahirkan dari ...
380.
| Soft Cover, Maret 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Jangan mencari kisah cinta yang berakhir happy ending di dalam buku ini. Karena dalam buku ini, Djenar melukiskan cinta sebagai sesuatu yang memiliki banyak segi dan banyak arah. Karakter didalamnya adalah mereka yang berkutat dengan kegetiran.
Masih dengan isu pengkhianatan, perselingkuhan, perbedaan orientasi seksual, pelecehan seksual, dan penganiayaan anak, yang diangkat Djenar dalam beberapa cerpennya. Tidak hanya dengan menulis, Djenar pula membuat beberapa sketsa untuk ...




Keranjang





