Pencarian

Penulis
Goenawan Mohamad

Format
Soft Cover (33)
(5)

Hasil: 21 - 39 dari 39
GRIDLIST
21.
Tokoh + Pokok Single Edition oleh Goenawan Mohamad
April 2017
Stock tidak tersedia
SEJARAH dibentuk oleh orang-orang tak bernama. Mereka beragam tanpa batas, silang surup, timbul lalu lenyap, dilanjutkan atau tidak. Tapi dalam politik pembebasan, massa yang tak bernama itu punya paradoksnya: ia menggerakkan, membentuk, melahirkan tokoh-tokoh. ...
22.
Marxisme, Seni, Pembebasan oleh Goenawan Mohamad
April 2017
Stock tidak tersedia
Sinopsis Buku Buku Marxisme, Seni, Pembebasan karya Goenawan Mohamad merupakan sebuah kumpulan esai yang membahas tentang filosofi Marxisme dan hakekat paling dasar dari manusia untuk bebas berekspresi. Buku ini dibuka oleh sebuah esai yang menceritakan tentang peristiwa Manifestasi Kebudayaan (yang kemudian disingkat menjadi Manikebu oleh PKI) di tahun 1963-1964. Esai GM tentang peristiwa Manifestasi Kebudayaan cukup mengobati sedikit amnesia sejarah bangsa ini. Isi dari Manifestasi ...
23.
Indonesia/Proses Single Edition oleh Goenawan Mohamad
April 2017
Stock tidak tersedia
BUKU ini berangkat dari sebuah tesis dasar: identitas, yang begitu sering dihebohkan, terutama “identitas nasional”, sebenarnya sesuatu yang mengelak. Menyerukan “Kenalilah dirimu!” seperti konon terdapat di tempat orang menemui orakel di Delphi, Yunani Kuno, adalah sebuah proses yang tak berujung. Cerita Dewa Ruci, yang mengisahkan perjalanan Bima mencari dirinya sendiri, sebenarnya tak punya akhir. ...
24.
Fragmen oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, September 2016
Stock tidak tersedia
Sajak-sajak yang terkumpul di sini belum pernah diterbitkan dalam bentuk buku. Beberapa di antaranya ditulis di tahun 2016. Ini merupakan kumpulan puisinya yang ke-9. Kumpulan puisi pertama, Pariksit, terbit empat puluh lima tahun yang lalu. Selain menulis puisi, Goenawan dikenal sebagai esais, terutama prosa pendek Catatan Pinggir, yang sampai sekarang sudah terbit dalam 10 jilid. Di samping itu, ada lebih dari 10 buku berisi pemikiran sastra, seni dan filsafat yang sudah ...
25.
Soft Cover, April 2016
Stock tidak tersedia
On God and Other Unfinished Things is a poetry collection and also “scraps of thought” from Goenawan Mohamad. A word “scraps” is apt for the task at hand because this is hardly a full script. Each of its parts was written with something close to brevity a cut or a remnant of sorts of a larger piece, or notes taken while traveling. All 99 of these “scraps” can be read sometimes as parts that support or refute one another, and at other times as pieces that stand on their own. All ...
26.
Debu, Duka, dsb. oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
Buku ini berisi esai penyair dan wartawan Goenawan Mohamad, yang mulai ditulis satu setengah tahun setelah tsunami menghantam Aceh Desember 2004 dan ditutup 26 Desember 2010. Esai renungan tentang tsunami, tentang malapetaka, tentang pergulatan orang untuk menjelaskan atau mencari penjelasan tentang masalah malapetaka. Dan, usaha itu, kata Goenawan Mohamad, dalam pembuka buku ini, cenderung melahirkan pelbagai bentuk theodise, yang menegaskan ada hubungan keburukan, kekejian, dan bencana dengan ...
27.
No Image Available
Gandari oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
28.
No Image Available
Catatan Pinggir 5 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Juni 2012
Stock tidak tersedia
29.
Catatan Pinggir 4 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Juni 2012
Stock tidak tersedia
30.
No Image Available
Catatan Pinggir 3 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Juni 2012
Stock tidak tersedia
31.
No Image Available
Catatan Pinggir 2 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Juni 2012
Stock tidak tersedia
32.
Catatan Pinggir 1 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover, Juni 2012
Stock tidak tersedia
33.
Soft Cover, Juli 2011
Stock tidak tersedia
"""Pagi terkadang punya melankolinya sendiri: saat sejuk yang menandai bahwa istirahat, seperti nikmat, hanya sebuah jeda. Banyak hal tentang pagi yang ternyata tak sekadar penanda waktu. Banyak kisah yang bisa dituturkan dari sebuah pagi. Tentang kemuning, tentang harapan, burung-burung yang terus sibuk tanpa harus memilih sikap, multiplisitas yang tak tepermanai, dan tentang repetisi yang juga kelahiran kembali. Semua kisah tentang pagi ini dihimpun dari sekian banyak tweet Goenawan ...
34.
Soft Cover, Juli 2011
Stock tidak tersedia
Salah satu kebahagiaan di negeri Twitter: menemukan mereka yang menyukai percakapan, bukan permusuhan. 13 Februari 2011, 07:25 Meski bersifat pendek, Twitter memiliki pesona dan kekuatan tersendiri dalam ranah media sosial. Justru dalam batasan ruangnya, Twitter mampu menghimpun pesan-pesan yang langsung menuju sasaran. Kebebasan berpendapat di dalam Twitter membuat dinamika media ini begitu hidup, sekaligus menjadikan nilai sebuah pendapat lebih absolut ketimbang sosok atau figur ...
35.
No Image Available
Pram dan Cina oleh Hong Liu, Goenawan Mohamad & Sumit Kumar Mandal
Soft Cover, November 2008
Stock tidak tersedia
Kurangnya penelisikan mengenai persepsi Pramoedya yang kompleks terhadap RRC sesungguhnya menghalangi kita untuk bisa memahami Pramoedya secara lebih utuh, terutama peran pentingnya dalam gerakan kebudayaan kiri Indonesia selama paruh pertama dekade 1960-an. Hong Liu (Direktur Centre for Chinese Studies dan Confucius Institute University of Manchester, Inggris). Membaca Hoakiau di Indonesia membuat saya tercengang akan kukuhnya Pram dengan argumentasi. Ia siap dengan catatan sejarah, ...
36.
Surti & Tiga Sawunggaling oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Surti dan Tiga Sawunggaling Novel Goenawan Mohamad Aku lihat suamimu. Dari ketinggian sepohon nyiur aku lihat suamimu. Ia menyebrangi titian itu. Melihat dia, hantu perempuan menutup wajahnya yang menakutkan. Dengan daun-daun. Aku bertanya kenapa ia berbuat begitu. Ia menjawab, "Karena orang itu akan mati sebelum hari Sabtu." Bulan kelihatan rendah, di dekat gumuk. Suamimu tentu saja tak melihatnya. Capingnya yang lebar menutupi pandangan ke atas, dan ia berjalan dengan mata melihat ke ...
37.
Tuhan dan Hal-Hal Yang Tak Selesai oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover Rp. 65.000 Rp. 52.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ada 99 esai pendek dalam buku ini. Jika boleh menirukan karya Roestam Effendi yang terbit tahun 1925, Pertjikan Permenoengan, ke 99 esai itu adalah semacam percikan. Mereka terkadang bisa dibaca sebagai bagian yang saling mendukung atau saling membantah, terkadang bisa dibaca sebagai tulisan yang berdiri sendiri-sendiri. Semuanya ditulis di masa yang seperti kita alami sekarang, ketika Tuhan tak bisa ditolak dan agama bertambah penting dalam hidup orang banyak, memberi kekuatan, ...
38.
No Image Available
Puisi: Asmaradana oleh Goenawan Mohamad
Stock tidak tersedia
Pemerhati sastra Indonesia terpandang A. Teeuw, berkomentar "Berbeda dengan dua kumpulan sebelumnya, buku ini menyajikan sajak-sajaknya menurut urutan kronologi tahun produksinya dengan satu kecualiannya: sajak penutup, berjudul "Meditasi...". ...
39.
Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 oleh Goenawan Mohamad
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Inilah himpunan lengkap pertama puisi-puisi dari lima windu karir Goenawan Mohamad, sang penyair, eseis dan wartawan Indonesia. *** "... ciri khas yang paling menonjol, dan yang menjadikan puisi ini mempesona dan sekaligus sering sukar dipahami secara rasional ialah semantik kata. Metaforiknya sangat orisinal, kaya dan kuat, acap kali mengejutkan atau membingungkan .... Lebih khas lagi cara sajak Goenawan Mohamad sering mempertahankan asosiasi yang ditimbulkan oleh metafor atau perumpamaan ...