Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Politik & Hukum
Sosial & Politik

Hasil: 41 - 60 dari 138
GRIDLIST
41.
No Image Available
Monolog Politik oleh Putu Fajar Arcana
Soft Cover, Juli 2014
Stock tidak tersedia
42.
No Image Available
Reformasi Perkotaan oleh Eko Budihardjo
Soft Cover, Juni 2014
Stock tidak tersedia
Boleh jadi cities of tomorrow di Indonesia suatu saat nanti justru akan betul-betul menjadi cities of sorrow yang menyengsarakan anak-cucu kita. Ada yang meramalkan, kota-kota besar saat ini kelak bakal lebih mirip human zoo.   Potret buram kota-kota Indonesia di era reformasi dan gagasan penanggulangannya. Aneka masalah perkotaan yang laten dan nyaris universal diurai dengan gaya  menawan. Ada metropolis yang dipelesetkan menjadi ‘miseropolis’ atau ...
43.
Media dan Kekuasaan oleh Ishadi S.K.
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
BAGAIMANA dinamika dan pergolakan yang terjadi di newsroom stasiun-stasiun televisi milik “Keluarga Cendana” dalam pemberitaan aksi-aksi demonstrasi mahasiswa yang sudah berlangsung tiga bulan, yang berakhir dengan lengser-nya Presiden Soeharto, Mei 1998? Jajaran redaksi Indosiar, RCTI, dan SCTV yang awalnya masih mencoba membela Soeharto lewat kebijakan pemberitaannya, akhirnya memberontak. Mereka pun ikut me­nyiarkan aksi­-aksi demonstrasi yang menyerang Sang ...
44.
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Setelah lebih dari 30 tahun terus didengung-dengungkan, dipolitisasi dalam rangka melestarikan kekuasaan Orde Baru, Pancasila kini seperti makanan basi. Kejenuhan pada Pancasila membuatnya kian jarang diwacanakan, apalagi dikaji dengan mendalam. Sejak awal era Reformasi, makin banyak yang tak menyadari, bagaimana pun Pancasila adalah dasar negara yang menjadi sumber inspirasi jati diri bangsa Indonesia. Tanpa Pancasila, negara dan bangsa ini ibarat kapal tanpa kompas yang tengah berlayar ...
45.
Etika Politik dan Kekuasaan oleh Haryatmoko
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Korupsi, politik uang, dan kekerasan mewarnai dunia politik di Indonesia, bahkan melekat erat dengan praktik kekuasaan. Bagaimana mengatasinya? Menurut Haryatmoko, diperlukan etika politik; etika yang di satu sisi tidak disukai penguasa karena selalu mengkritisi, namun di sisi lain bisa diperalat penguasa untuk memperoleh legitimasi atas kekuasaannya. Haryatmoko dengan piawai menjelaskan berbagai perspektif kekuasaan, termasuk di dalamnya pemahaman agama, fanatisme, radikalisme, konflik, ...
46.
Era Emas Hubungan Indonesia-Korea
Pertukaran Kultural Melalui Investasi dan Migrasi
oleh Jeon Je Seong, Yuwanto
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Indonesia dan Korea Selatan terus menjalin hubungan bilateral yang erat. Kedua negara saling mengisi, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. Hubungan juga terjalin melalui lalu lintas manusia antarnegara, yang terjadi karena: adanya kebutuhan tenaga kerja, perkawinan antarbangsa, serta adanya kegiatan penanaman modal asing. Dengan demikian tingkat hubungan kerja sama diplomatik pun berkembang secara mencolok dalam rangka kerja sama kawasan Asia Timur. Oleh karena itu, tidak ...
47.
Menyibak Tabir Orde Baru
Memoar Politik Indonesia 1965-1998
oleh Jusuf Wanandi
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
Lebih dari tiga dekade Soeharto berkuasa sebagai orang terkuat di Indonesia – Presiden, bapak dan pe­mimpin yang sempurna bagi jutaan rakyatnya. Sejarah Indonesia dalam kurun waktu itu tidak selalu tampak jelas bagi publik karena berbagai kerancuan dan keganjilannya yang menutupi kinerja rezim itu. Dalam Menyibak Tabir Orde Baru: Memoar Politik Indonesia 1965-1998, Jusuf Wanandi sebagai orang dalam di lingkaran politik itu yang berpuluh tahun bekerja dengan para penasihat utama Presiden, ...
48.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Akar masalah banjir di Jakarta disebabkan sungai, saluran, serta waduk besar dan kecil yang tidak berfungsi dengan baik karena mayoritas sudah dipenuhi perumahan kumuh legal maupun ilegal. Bagaimana cara mengatasinya? Waduk Pluit harus dibenahi karena waduk ini memiliki peran penting dalam flood control system kota Jakarta. Pembenahan di antaranya relokasi warga Waduk Pluit agar pindah ke rumah susun yang terbukti menjadi lebih baik. ...
49.
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
GENERASI muda kini mungkin tak lagi tahu, Hoegeng yang dimaksud Presiden Abdurrahman Wahid dalam kata-katanya di atas adalah almarhum Jenderal (Pol.) Hoegeng Iman Santoso, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di zaman transisi Orde Lama menuju Orde Baru. Sebagai polisi, Hoegeng dikenal jujur, sederhana, dan tak kenal kompromi. Karenanya, seperti polisi tidur, ia tak bisa disuap. Namun, bagaimana kiprah Hoegeng ketika ia dipercaya Presiden Soekarno menjadi Menteri/Sekretaris ...
50.
Mahalnya Demokrasi, Memudarnya Ideologi oleh Pramono Anung Wibowo
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Menjadi seorang legislator tidaklah mudah, sebagaimana dibayangkan oleh sebagian kalangan. Diperlukan keahlian dalam memaksimalkan komunikasi politik dengan konstituen, sehingga visi dan misi politiknya dapat ditangkap dengan baik. Belum lagi, dalam sistem proporsional terbuka yang ditandai dengan kemenangan bagi pemilik suara terbanyak, seorang legislator harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal. Konsekuensinya, yang mengemuka adalah politik transaksional dan ideologi politik semakin ...
51.
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
INDONESIA dan Prancis ternyata memiliki jalinan sejarah yang sangat unik sejak zaman Hindia Belanda. Kaisar Napoleon Bonaparte sudah mengenal dan jatuh hati pada Pulau Jawa yang terkenal sangat subur. Secara strategis, Napoleon melihat Pulau Jawa bisa menjadi pijakan untuk mengusir Inggris, sekaligus sebagai pusat kantor dagang di Timur Jauh. BAGAIMANA upaya Napoleon melalui Daendels dan Janssens mempertahankan Pulau Jawa dari serbuan Inggris, berhasilkah dipertahankan? Bagaimana pula ...
52.
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
53.
Mimpi Jadi Caleg oleh Kristin Samah, Fransisca Ria Susanti
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Menjadi anggota Dewan (Perwakilan Rakyat) berarti hidup aman, nyaman, dan sejahtera karena banyaknya fasilitas dan hak istimewa yang diberikan negara serta didapatnya gengsi sosial yang tinggi. Karenanya, tak heran jika banyak orang melihat pemilihan umum legislatif sebagai ajang “pertempuran” dalam rangka menggapai kehidupan yang serba lebih baik. Namun, bagaimana sesungguhnya fakta dan realitas pelaksanaan pemilu di Indonesia?  Seperti apa aturan main dalam ...
54.
Operasi Sandi Yudha oleh A.M. Hendropriyono (2)
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono pada tahun 1968 pernah bertugas di Kalimantan Barat (1968 ) sebagai perwira muda dari pasukan elite Puspassus (cikal bakal Kopassus sekarang). Ketika itu ia tergabung dalam Detasemen Tempur 13 yang ditugasi melaksanakan operasi para-komando. Di masa penugasan yang kedua ia tergabung dalam Sa­tuan Tugas 42 yang diberi tanggung jawab melaksanakan operasi Sandi Yudha. Pada masa itulah Hendropriyono me­nerapkan taktik anti-inserjensi dan klandestin yang ...
55.
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Indonesia perlu segera menegakkan kedulatan frekuensi di wilayah udaranya. Tanpa kedaulatan ini, arus deras informasi global bakal tak terbendung dan menenggelamkan idealisme kepenyiaran radio maupun televisi dalam cengkeraman bisnis semata. Dampak lanjutannya, nilai-nilai asing, yang tak selalu positif, bakal de­ngan gampang merasuki kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara. Di tengah gejolak konvergensi media, fenomena konglomerasi bisnis pe­nyiaran, dan ketidakberdayaan UU Penyiaran, ...
56.
Yakuza Indonesia oleh Richard Susilo
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Isokichi Yoshida (1867–1936) dari Kitakyushu bisa dikatakan Yakuza pertama, pemimpin pertama Yamaguchi-gumi. Yakuza telah mempertahankan hubungan yang sangat erat dengan entitas politik dan korporasi Jepang dalam pertumbuhan mereka selama puluhan tahun. Sejak 1991, Yakuza mulai dibatasi ruang geraknya. Sampai Oktober 2012 pemerintah merevisi UU Anti-Yakuza untuk ke-34 kalinya, memuat 21 larangan bagi Yakuza, termasuk larangan membuka rekening bank, masuk ke klub malam, restoran, pemandian ...
57.
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Berbagai persoalan masih terus membelit negeri ini. Lemahnya penegakan hukum, kemacetan lalu lintas Ibu Kota, penganiayaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, hingga masalah politik uang dalam pilkada, datang silih berganti, bahkan sering kali tumpang tindih satu sama lain. Ketika menjadi wakil presiden (2004-2009), Jusuf Kalla sering disebut sebagai “the real president” karena kecepatannya membaca situasi dan membuat keputusan, serta ketepatannya dalam bertindak. ...
58.
Soft Cover, Juli 2013
Stock tidak tersedia
”Buku ini membantu kita belajar cepat tentang Mesir, termasuk latar belakang revolusi yang menjatuhkan Presiden Hosni Mubarak dan kericuhan yang mengguncang Presiden Mohammad Mursi. Dengan lihai penulis mengantar pembaca meniti satu persatu bagian dari Mesir. Bahasanya ringan, gayanya romantis, tapi diisi dengan rujukan pustaka yang kaya. Yang awam sekalipun pasti bisa menikmati buku ini.” ~ Dinna Wisnu, Pemerhati bidang politik ekonomi internasional dari Universitas ...
59.
Soft Cover, Juli 2013
Stock tidak tersedia
Djafar Husin Assegaff, anggota Dewan Redaksi Media Group, pernah mengatakan, setelah gonjang-ganjing reformasi, ia tidak ikut terbawa arus kerinduan pada pemerintahan Pak Harto, seperti banyak disuarakan orang. Akan tetapi, secara tulus ia mengakui masa keemasan pemerintahan Soeharto ketika ia menjadi penulis karangan utama atau tajuk rencana harian Surabaya Post, akhir 1989 hingga akhir 1993. Menurut Djafar, masa kekuasaan Soeharto yang 32 tahun dapat dibagi ke dalam empat periode, ...
60.
The Children of War oleh Forum Silaturahmi Anak Bangsa
Soft Cover, Juni 2013
Stock tidak tersedia
The children of war sudah berlalu, kini kami adalah the children of peace. Tak ada lagi kata saling menyalahkan, tak ada lagi kata kalah dan menang. Berhenti mewariskan konflik dan tidak membuat konflik baru. Itu tekad, bukan slogan. Berbagai peristiwa konflik di Indonesia pasca-kemerdekaan akibat adanya pertentangan ideologi, mewariskan luka yang dalam selama puluhan tahun di hati anak-cucu yang orangtuanya terlibat konflik. Rasa terhina, dendam, benci, takut, menyesaki dada setiap ...