Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Kategori
Buku
Sejarah


Format
Soft Cover (69)
(2)

Hasil: 1 - 20 dari 71
GRIDLIST
1.
No Image Available
September 30 Incident oleh Aiko Kurasawa
Soft Cover, Maret 2016
Stock tidak tersedia
This book discuss the way Japan responded the uncertain political situation in Indonesia after September 30 Incident from various aspects: not only government but also media, Japanese community in Indonesia, Indonesian community in Japan, and Japan Communist Party. Also response by Dewi Sukarno was introduced. By analyzing the situation from all those aspects we could learn how intensively Japan was related to the political development of Indonesia those days. Kurasawa Aiko. Born in Osaka Japan ...
2.
G30S dan Asia oleh Aiko Kurasawa
Soft Cover, Maret 2016
Stock tidak tersedia
G30S dan Asia - Dalam Bayang-bayang Perang Dingin Benarkah Tiongkok ikut terlibat dalam G30S? Apakah pengaruh G30S dalam pergerakan kemerdekaan Sarawak? Bagaimanakah Korea Utara dan Korea Selatan menanggapi G30S? Negara mana yang paling diuntungkan setelah G30S? Mengapa Filipina tidak begitu memberikan perhatian terhadap G30S? Mengapa Jepang sangat diuntungkan pasca G30S? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas dapat ditemukan di dalam buku ini. Buku ini bermaksud menguraikan G30S ...
3.
Aku dan Surabaya Nakamura oleh Gerson Pyok
Soft Cover, Maret 2016
Stock tidak tersedia
Aku dan Surabaya serta Nakamura adalah karya sastrawan besar Gerson Poyk yang belum pernah dipublikasikan, meski bertahun 1989. Aku dan Surabaya adalah semacam autobiografi yang merupakan 'Nostalgia Flobamora' penulis di masa kecil. Di Surabaya, Gerson memasuki sejarah kesusastraan Indonesia melalui puisi. Karena puisi, Gerson berkenalan dengan teman-teman seniman Surabaya, seperti Muhammad Ali yang menolongnya saat sakit. Yang tak bisa Gerson lupakan adalah Daryono serta Amang Rahman, ...
4.
No Image Available
Borobudur (English Version) oleh Daoed Joesoef
Soft Cover, Desember 2015
Stock tidak tersedia
5.
No Image Available
Napak Tilas ke Belanda
60 tahun Perjalanan Wartawan KMB 1949
oleh Rosihan Anwar
Soft Cover, Desember 2015
Stock tidak tersedia
Konferensi Meja Bundar (KMB), yang berujung pada penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada penghujung 1949, merupakan peristiwa penting yang menandai berakhirnya secara definitif zaman penjajahan Belanda atas Indonesia. Wartawan senior Rosihan Anwar merupakan salah seorang saksi mata peristiwa historis itu yang masih ada hingga kini Akhir tahun 2009, Rosihan pergi lagi ke Belanda. Ia mendatangi lagi tempat-tempat yang dulu pernah dikunjunginya sebagai wartawan yang bertugas meliput ...
6.
Soft Cover, Oktober 2015
Stock tidak tersedia
- ...
7.
Soft Cover, September 2015
Stock tidak tersedia
Aiko Kurasawa membahas strategi Jepang dalam menghadapi situasi politik Indonesia yang tidak menentu pasca G30S dari berbagai aspek.   Di buku ini tidak hanya peran pemerintah Jepang yang diceritakan, tetapi juga peran media dan masyarakat Jepang di Indonesia. Agar sudut pandangnya lebih berimbang, Aiko juga mengangkat bagaimana situasi dan sikap masyarakat Indonesia di Jepang serta tanggapan dari partai komunis di Jepang. Tanggapan Dewi Soekarno yang keturunan Jepang pun juga ...
8.
Bobby Earl Freeberg dan RI-002
Mantan Pilot Angkatan Laut Amerika Serikat Berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia
oleh Hendri F. Isnaeni
Soft Cover, Agustus 2015
Stock tidak tersedia
“Namaku Bob Freeberg. Aku orang Amerika. Aku seorang pilot dan menaruh simpati pada perjuangan Anda. Bantuan apa yang dapat kuberikan?” kata Bobby Earl Freeberg kepada Presiden Sukarno. Bob menerbangkan Sukarno dan rombongan keliling Sumatera untuk menggalang dana perjuangan. Bob menjalankan misi-misi sipil dan militer sejak Juni 1947 hingga awal Oktober 1948. Dia membawa utusan pengakuan kedaulatan dari Mesir, menjual kina dan vanili, menerjunkan pasukan penerjun pertama, mengirimkan ...
9.
Soft Cover, Agustus 2015
Stock tidak tersedia
Kisah-kisah seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 selalu aktual. Pelaku sejarah dan kesaksian yang disampaikannya menghidupkan rasa nasionalisme. Sebut saja di antaranya kesaksian Ahmad Subardjo, Sudiro, Sayuti Melik, Latief Hendraningrat, dan Jusuf Ronodipuro. Jusuf Ronodipuro dan Soenarjo P. Hadinoto menceritakan perihal penyiaran dan penyebarluasan Proklamasi ke seluruh Indonesia. Juga petinggi Jepang Shigetada Nishijima yang mengisahkan kehadirannya saat penyusunan naskah Proklamasi di ...
10.
Soft Cover, Juli 2015
Stock tidak tersedia
- ...
11.
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Masa pendudukan Jepang membawa perubahan besar, tak terkecuali bagi Soekarno. Perubahan ini mengakhiri pengasingan Soekarno dan mengembalikannya ke tengah gelanggang politik. Ia tidak lagi berdiri sebagai pihak oposisi, tapi sudah menjadi juru bicara pendapat umum kaum nasionalis. Berkali-kali Soekarno harus menjalankan tugas untuk kepentingan Jepang yang membuat ia tersiksa. Peranannya dalam penyediaan tenaga kerja paksa adalah tugas yang paling memalukan baginya. Namun, sekali keputusan ...
12.
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
13.
Soft Cover, April 2015 Rp. 119.000 Rp. 95.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Pelajaran politik pertama didapat Soekarno di Surabaya, dari gurunya H.O.S. Tjokroaminoto. Namun, “kawah candradimuka” Sang Bapak Bangsa adalah Bandung. Kota yang telah menggemblengnya menjadi seorang revolusioner sejati. Di Bandunglah Soekarno mulai menabuh genderang perang melawan pemerintah kolonial Belanda; perjuangan yang membawanya ke sel Penjara Banceuy dan Sukamiskin, sebelum akhirnya dibuang jauh ke Ende, Flores. Di Bandung pula Soekarno menemukan Cinta sejatinya yang pertama ...
14.
Cold War Plans That Never Happened 1945-91
Operasi-operasi Perang Dingin Yang Tak Terwujud
oleh Michael Kerrigan
Soft Cover, November 2014
Stock tidak tersedia
Mengungkap berbagai operasi militer berkategori rahasia dan seringkali “kotor”, yang telah direncanakan dengan seksama selama masa Perang Dingin. Termasuk Operation Unthinkable, Blue Peacock, Project Mill Pond, Operation P.B. Fortune, dan banyak lagi. Dilengkapi foto-foto berwarna maupun hitam- putih, peta-peta, serta gambar aneka dokumen arsip resmi yang baru saja dibuka untuk umum. ...
15.
Soft Cover, Mei 2014
Stock tidak tersedia
Jika ia masih ada, Ismail Marzuki genap berusia 100 tahun pada tahun 2014 ini. Karenanya, berbagai acara digelar untuk memperingati seabad kelahiran komponis besar itu, yang pada tahun 2004 mendapat gelar Pahlawan Nasional. Ada dua hal yang membuat nama dan karya-karya komponis besar lndonesia ini tak lekang oleh zaman. Pertama, karena ia mencipta lagu dengan semangat memahami hati dan perasaan saudara sebangsanya. Kedua, karena lagu-lagu ciptaannya terasa selalu aktual dan relevan pada ...
16.
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
- ...
17.
Soft Cover, Maret 2014 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Menurut pengamatan dan penelusuran Dewi Anggraeni, Kerusuhan Mei 1998 adalah hasil rekayasa dari pihak-pihak yang memanfaatkan krisis ekonomi dan kondisi sosial-politik yang rawan, serta sentimen rasial yang sudah ada dan dibina dengan sengaja. Maka terja ...
18.
Jejak Intel Jepang oleh Wenri Wanhar (1)
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Setelah bala tentara Dai Nippon di Indonesia bertekuk lutut kepada pasukan Sekutu, Agustus 1945, sebagian anggotanya bergabung dengan kaum pemuda pejuang kemerdekaan Indonesia. Salah seorang di antaranya adalah perwira intelijen Tomegoro Yoshizumi, yang dibaiat Tan Malaka menjadi orang Indonesia dan diberi nama baru, Arif atau Bung Arif. *** Buku ini tidak hanya ikut membuktikan keterlibatan mata-mata bagi masuk dan berkuasanya Bala Tentara Jepang di Nusantara, tetapi juga menyajikan ...
19.
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Dalam Perang Jawa (1825-1830), ketokohan Pangeran Diponegoro sangat sentral dan menonjol. Oleh karena itu, penerbitan buku Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855) ini perlu diapresiasi. Karya biografi ini, yang bersama edisi Inggrisnya diterbitkan hampir serentak di Jakarta dan Oxford, ditulis sejarawan Prof. Dr. Peter Carey berdasarkan disertasinya. Buku ini mempermudah orang memungutnya sebagai bahan belajar yang kaya, inspiratif, dan produktif. Jakob Oetama Otobiografi Babad ...
20.
Maulwi Saelan: Penjaga Terakhir Soekarno oleh Asvi Warman Adam, Bonnie Triyana, Hendri F. Isnaeni, MF Mukthi
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
JAKARTA, 18 MARET 1966, sekitar air mancur di mulut Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Presiden bertanya..., ”Ka­tanya tadi sudah beres, kok begini?” Tidak ada jawab­an. Beberapa pasukan RPKAD berada di pinggir jalan.... Pengawal­an terdiri dari empat jip terbuka, dua di depan dan dua di belakang mobil Presiden (Soekarno). Para pe­ng­a­wal meloncat dari jip dan memposisikan diri di seke­liling mobil Presiden. Pasukan RPKAD mengokang senjata. Maulwi Saelan loncat dari mobil dan ...