Pencarian

Kata Kunci
Mizan
Penulis
Emha Ainun Nadjib
Kategori
Buku

Hasil: 1 - 16 dari 16
GRIDLIST
1.
No Image Available
Seribu Masjid Satu Jumlahnya oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, September 2019 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Bahkan seribu masjid, sejuta masjid Niscaya hanya satu belaka jumlahnya Sebab tujuh samudera gerakan sejarah Bergetar dalam satu ukhuwwah Islamiyyah   Dalam buku ini, pembaca akan mendapati ungkapan cinta seorang manusia kepada sesamanya dan Penciptanya. Meskipun tetap dengan nada yang kadang menusuk tajam—karena sarat kritik atas kehidupan sosial kita yang pincang—kelima puluh proisi yang tampil di sini mencuatkan kepekaan dan kedalaman pemikiran seorang ...
2.
Markesot Bertutur oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2019 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya dengan sahabat-sahabatnya, Markembloh, Markasan, Markemon, dan lain-lain—yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb)—Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara ...
3.
Slilit sang Kiai oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2019 Rp. 85.000 Rp. 68.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup berbagai masalah hangat di bidang sosial, budaya, dan politik. Buku ini jelas memperlihatkan sosok penulisnya, Emha Ainun Nadjib, sebagai cendekiawan yang kritis sekaligus penyair yang kerap lebih suka menafikan aturan-aturan konvensional. Di dalamnya, Emha menuangkan segenap gagasan dan uneg-uneg-nya tentang “persoalan-persoalan darurat bagi bangsa yang berduka”. Kata Pengantar SLILIT ...
4.
Seribu Masjid Satu Jumlahnya oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Mei 2019 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Bahkan seribu masjid, sejuta masjid Niscaya hanya satu belaka jumlahnya Sebab tujuh samudra gerakan sejarah Bergetar dalam satu ukhuwwah Islamiyyah Dalam buku ini, pembaca akan mendapati ungkapan cinta seorang manusia kepada sesamanya dan Penciptanya. Meskipun tetap dengan nada yang kadang menusuk tajam—karena sarat kritik atas kehidupan sosial kita yang pincang—kelima puluh proisi yang tampil di sini mencuatkan kepekaan dan kedalaman pemikiran seorang seniman dalam menangkap ...
5.
DARI POJOK SEJARAH - REPUBLISH oleh EMHA AINUN NADJIB
Soft Cover, 2019 Rp. 125.000 Rp. 100.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Dil, Saudaraku, inilah surat-suratku: menirukan suara-suara liar dari jalanan, gang-gang kampung, sudut-sudut desa, napas dan bau keringat berjuta orang yang dibelakangi oleh perkembangan ... inilah surat, dari pojok-pojok sejarah, dari pinggiran tandus ladang-ladang yang disebut kemajuan ....”   Emha Ainun Nadjib, banyak sebutan untuknya: budayawan, penulis, seniman, bahkan ada yang menyebutnya “Kiai Mbeling”. Tapi, dia tak pernah peduli terhadap semua ...
6.
Soft Cover, 2019 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias Jon yang Faqir'--seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini Si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi Modal untuk Pelit, kopi Amenangi Zaman Jahiliah', kopi 'Jurnalisme Absolut' kopi 'Syahadat Kiai Jangkung', kopi Sosiologi Munyuk, kopi Fastabiqul Fulus, dan kopi-kopi ...
7.
Indonesia Apa Adanya
120 Kutipan yang Menggugah Emha Ainun Nadjib
oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, November 2017 Rp. 75.000 Rp. 60.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sekarang ini di Indonesia Siapa saja bisa menjabat apa saja, bisa dijadikan bukan apa-apa Bukan apa-apa bisa dijadikan apa-apa Perkara tidak diperkarakan Bukan perkara diperkarakan Salah dibenarkan, benar disalahkan Sangat sukar membayangkan bahwa kita akan selamat dari kehancuran —Emha Ainun Nadjib ...
8.
Secangkir Kopi Jon Pakir oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias ‘Jon yang Faqir’—seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini Si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi ‘Modal untuk Pelit’, kopi ‘Amenangi Zaman Jahiliah’, kopi ‘Jurnalisme Absolut’, kopi ‘Syahadat Kiai Jangkung’, kopi ‘Sosiologi Munyuk’, kopi ...
9.
SERIBU MASJID SATU JUMLAHNYA-NEW oleh EMHA AINUN NADJIB
Soft Cover, 2016
Stock tidak tersedia
Bahkan seribu masjid, sejuta masjid Niscaya hanya satu belaka jumlahnya Sebab tujuh samudera gerakan sejarah Bergetar dalam satu ukhuwwah Islamiyyah   Dalam buku ini, pembaca akan mendapati ungkapan cinta seorang manusia kepada sesamanya dan Penciptanya. Meskipun tetap dengan nada yang kadang menusuk tajam—karena sarat kritik atas kehidupan sosial kita yang pincang—kelima puluh proisi yang tampil di sini mencuatkan kepekaan dan kedalaman pemikiran seorang seniman dalam ...
10.
Surat kepada Kanjeng Nabi oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2015
Stock tidak tersedia

...
11.
Markesot Bertutur Lagi (Republish) oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia

...
12.
No Image Available
Markesot Bertutur (Republish) oleh Emha Ainun Nadjib
Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya dengan sahabat-sahabatnya, Markembloh, Markasan, Markemon, dan lain-lain yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb), Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara arif dan ...
13.
Slilit Sang Kiai (Republish) oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup berbagai masalah hangat di bidang sosial, budaya, dan politik. Buku ini jelas memperlihatkan sosok penulisnya, Emha Ainun Nadjib, sebagai cendekiawan yang kritis sekaligus penyair yang kerap lebih suka menafikan aturan-aturan konvensional. Di dalamnya, Emha menuangkan segenap gagasan dan uneg-uneg-nya tentang "persoalan-persoalan darurat bagi bangsa yang berduka". ...
14.
Slilit sang Kiai oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup berbagai masalah hangat di bidang sosial, budaya, dan politik. Buku ini jelas memperlihatkan sosok penulisnya, Emha Ainun Nadjib, sebagai cendekiawan yang kritis sekaligus penyair yang kerap lebih suka menafikan aturan-aturan konvensional. Di dalamnya, Emha menuangkan segenap gagasan dan uneg-uneg-nya tentang "persoalan-persoalan darurat bagi bangsa yang berduka". ...
15.
New Markesot Bertutur oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Januari 2012
Stock tidak tersedia
(KPMb), Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara arif dan menemukan hakikat di balik nilai-nilai semu yang merajalela. Markesot Bertutur adalah salah satu karya emas dalam perjalanan kepengarangan Emha Ainun Nadjib. Setelah lama “absen”, buku ini hadir ...
16.
Markesot Bertutur Lagi oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover
Stock tidak tersedia
"Buku ini (Markesot Bertutur Lagi) mampu mengharu-biru pe rasa an pembacanya dengan humor, keseriusan, sikap kritis, kepolosan, kesedihan, dan kekaguman." - Kompas, 16 Januari 1994 Buku yang berada di tangan pembaca ini merupakan kelanjutan petualangan Markesot dalam mengarungi samudra permasalahan kita. Dibandingkan dengan "buku pertama"-nya, "buku kedua"-nya ini lebih seru dan lebih mengajak kita untuk merenungi hakikat kehidupan—tanpa menghilangkan ...