Pencarian

Co-Autor
Elisa
Penulis
Kurniawan
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Sastra

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Aku Mengeong oleh Wawan Kurniawan
Soft Cover, Juni 2021
Stock tidak tersedia
Buku berisi 15 cerita pendek ini menceritakan pengalaman dan peristiwa dari sudut pandang personal penulis. Cerita-cerita tersebut ditulis dari tahun 2015 sampai 2020. Beberapa cerita mencoba untuk melihat peristiwa yang menyebabkan kecemasan dan kegelisahan pribadi. Buku ini membantu penulis memahami hal-hal yang belum tersingkap dalam dirinya dengan cara yang bercabang. ...
2.
Cinta Tak Ada Mati oleh Eka Kurniawan
Soft Cover, Mei 2018
Stock tidak tersedia
Eka Kurniawan dalam kumpulan cerpen Cinta Tak Ada Mati memuat cerita dengan peristiwa aneh dan respons ajaib dari karakter-karakternya. Penulis menggambarkan bagaimana orang-orang buangan, pinggiran, dan mereka 'yang tak punya sesuatu apa kecuali doa', melawan kemapanan. Perlawanan itu tak datang dalam bentuk pemberontakan yang gagah, kemartiran yang diingat-ingat sepanjang masa, atau epos yang menghiasi buku sejarah. Ia hadir dalam tindakan yang sangat pribadi, subtil, dan senyap. ...
3.
No Image Available
Soft Cover, September 2006
Stock tidak tersedia
Di tahun 2006 ini Pramoedya Ananta Toer meninggal dan kita mewarisi sebuah ikon dan sejumlah karya. Yang belum banyak diingat, ia juga meninggalkan sebuah gagasan tentang sastra yang sebenarnya kontroversial. Realisme Sosialis.Apakah Realisme Sosialis itu? Realisme Sosialis merupakan teori seni yang mendasarkan pada kontemplasi dialektik antara seniman dengan lingkungan sosialnya. Seniman ditempatkan tidak terpisah dari lingkungan tempat-nya berada.Buku Pramoedya Ananta Toer & Sastra Realisme ...
4.
Soft Cover Rp. 55.000 Rp. 44.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Trauma yang Memahat Malam membuka lorong-lorong gelap yang dibangun dari ingatan, kesunyian, dan luka. Di setiap sudut, tergambar bagaimana rasa takut, kehilangan, dan kegagalan dipahat menjadi sesuatu yang tak selalu bisa dijelaskan, hanya bisa dirasakan. Tidak ada jalan pintas—hanya perjalanan sunyi yang menguji keberanian untuk menatap diri sendiri. Setiap puisi merangkai pengalaman patah hati, keputusasaan, dan absurditas hidup sehari-hari menjadi panorama yang tajam dan penuh jeda. ...