Pencarian

Kata Kunci
GRAMEDIA
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Sastra

Hasil: 201 - 220 dari 231
GRIDLIST
201.
No Image Available
Soft Cover, Juni 2006
Stock tidak tersedia
Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi jilid ke-2 menampilkan dua syair dan tiga prosa. Dua syair ini adalah Syair Singapura Terbakar Api dan Syair Kampung Gelam Terbakar. Prosa yang ditampilkan dalam buku ini adalah dua versi Ceretera Kapal Asap dan Ceretera Haji Sabar Ali Dua syair yang diangkat memang memaparkan kejadian yang sama, namun sering disalahartikan oleh banyak pihak. Keduanya memang mengisahkan kejadian yang sama namun dengan pendekatan yang bertentangan. Syair Kampung ...
202.
No Image Available
Soft Cover, Mei 2006
Stock tidak tersedia
Srikandi seorang kesatria putri. Dalam perjalanan waktu ia mencapai kemahiran berolah senjata dan berlaga sekaligus kepribadian yang tangguh berkat restu dewata serta dukungan kerabat dan Arjuna, kekasihnya.Kisah tokoh Srikandi yang dinukil dari kisah klasik Mahabharata ini diceritakan kembali dengan gaya bertutur yang lancar dan enak dibaca oleh seorang penulis muda berbakat yang mencintai kisah wayang sejak usia muda. Dihiasi dengan gambar-gambar bercorak wayang purwa karya ilustrator muda ...
203.
Pohon-pohon Sesawi oleh Y.B. Mangunwijaya
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Kumpulan cerita yang sibuat oleh Romo Mangunwijaya sebagai perjalanan rohaninya sebagai imam. ...
204.
Soft Cover, Desember 2005
Stock tidak tersedia
Cergam penuh hikmah tentang ibadah, hidup, doa, dosa, cinta, kematian, dan rezeki. ...
205.
Soft Cover, Mei 2005
Stock tidak tersedia
Mungkin ada bakal pembaca yang terdorong untuk bertanya: "Karya Abdullah Munsyi? Itu bukankah sastra Malaysia? Abdullah itu bukan orang Indonesia." Pandangan demikian jelas anakronistis: perbatasan politik sekarang diproyeksikan pada abad ke-19, padahal pemisahan dalam pengkajian sastra antara wilayah yang sekarang menjadi Indonesia dan Malaysia artifisial semata-mata. Sebagaimana Raja Ali Haji tidak asing sebagai tokoh satra Melayu di Malaysia, begitu juga karya Munsyi Abdullah ...
206.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 9 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, Maret 2005
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaSeri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...
207.
Cala Ibi oleh Nukila Amal
Soft Cover, April 2004
Stock tidak tersedia
Sebuah novel yang memperkarakan hakikat nama, peristiwa, dan cerita, maya dan nyata, diri dan ilusi, tapi juga memperkarakan kodrat kata dan bahasa itu sendiri. Bahasa, setelah dieksplorasi dan dirayakan. Ujung-ujungnya ia kembalikan pada ketakberbetukan kenyataan, pada kesunyian, pada kekaguman: mistisisme linguistik. Novel ini adalah salah satu puncak sastra Indonesia Mutakhir.-Bambang Sugiharto- Sebuah novel dengan ramuan berbagai gaya penulisan. Mimpi dipuja, realitas ditabrak, realisme ...
208.
Soft Cover, Februari 2004
Stock tidak tersedia
Rumah adalah semesta manusia. Semesta adalah rumah manusia. Suka atau tidak, manusia berumah dalam semesta, menjadikan rumah dan semesta sebagai dunianya-dan tiada tempat lain ke mana ia bisa pergi jika tidak bisa hidup di dalamnya. Lima belas cerita dalam buku ini berkisah tentang mereka yang harus hidup dalam suatu dunia, yang barangkali memang tidak dibuat untuk mereka, sehingga merasa terasing-seperti mungkin dialami setiap orang yang terlanjur lahir meski tidak meminta: mungkin saja ...
209.
No Image Available
Surat Untuk Rumput oleh Ingrid Wijarnako
Soft Cover, Januari 2004
Stock tidak tersedia
Kata Teman-teman Penulis "Seorang seperti dirinya, bahan, wawasan, dan kreasi tidak akan pernah habis, karena ia berkelana di antara dan di kalangan banyak sisi."Ishadi SK" Ia adalah pribadi kuat yang cepat akrab dan hangat. Kehebatannya bukan hanya soal nara sumber mana yang berani menolak diwawancarai olehnya, tetapi juga wartawan mana yang tidak diterimanya."Arswendo Atmowiloto" Ia memandang hidup ini sebagai sesuatu yang harus dinikmati dan disyukuri, sekaligus bagaimana dapat ...
210.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 8 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, 2004
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaDua cerita dalam buku ini berjudul Pendekar Dari Chapei karya Kwee Tek Hoay (KTH) dan Battalion Setan karya Njoo Cheong Seng (Monsieur d'Amour). Kisah-kisah ini, yang berlatarbelakang masa perang Tiongkok-Jepang (1932-1945), antara lain bertutur tentang korupsi dan kemunafikan-sikap yang jamak pada masa itu dan juga sekarang.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa ...
211.
No Image Available
Soft Cover, Oktober 2003
Stock tidak tersedia
Januari 1901, sehari setelah Ratu Victoria wafat...Dua keluarga mengunjungi dua Kuburan yang bersebelahan di sebuah taman pemakaman di London. Kuburan keluarga Waterhouse berhiasankan patung malaikat yang sentimental; kuburan keluarga Coleman diperindah dengan guci yang semarak. Keluarga Waterhouse memuja almarhumah Sri Ratu dan berpegang teguh pada nilai-nilai zaman Victoria; keluarga Coleman menyambut Raja Edward dan berharap sang raja baru akan memimpin mereka memasuki zaman modern. Namun, ...
212.
No Image Available
Sumi dan Gambarnya oleh Ratna Indraswati
Soft Cover, Januari 2003
Stock tidak tersedia
KUMPULAN cerpen Sumi dan Gambarnya bercerita tentang perjuangan kaum perempuan di segala segi kehidupan. Berbagai peran dilakoni tokoh-tokoh perempuan di buku ini seperti manjadi buruh, pembantu, sekretaris, plus tambahan peran di rumah menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya. Namun dengan peran ganda tersebut tetap saja perempuan termarginalkan dalam masyarakat dan lingkungan. Kerap perempuan diposisikan sebagai makhluk nomer dua dalam masyarakat yang patriarkis, setinggi apa pun karier yang ...
213.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 7 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, 2003
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBagaimanakah potret kehidupan perempuan pada masa kolonial, ketika pekik emansipasi belum bergaung lantang seperti sekarang? Beragam kisah tentang nyai dalam KMT jilid ke-7 ini barangkali bisa menggambarkannya.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa ...
214.
Surat dari Palmerah oleh Seno Gumira Ajidarma
Soft Cover, April 2002
Stock tidak tersedia
Kompilasi tajuk rencana majalah Jakarta-Jakarta yang diltulis oleh Seno Gumira Ajidarma menjelang dan sesudah runtuhnya Orde Baru. Masuk dalam kompilasi ini beberapa tajuk yang dilarang dipublikasikan. ...
215.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 6 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2002
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaLima karya dalam buku ini--Korbannya Kong-Ek (1926), Berjuang(1934), Masyarakat (1939), Bergerak (1935, Satu Milion (1938)-- boleh dibilang tidak hanya mampu menggambarkan peristiwa atau keadaan masyarakat zaman itu, tapi juga amat aktual.Betapa tidak. Sepak-terjang para lid-bestuur Tiong Hoa Hwe Koan yang cenderung mementingkan diri sendiri seperti ditampilkan Kwee Tek Hoay dalam drama Korbannya Kong-Ek mengingatkan kita pada tingkah polah wakil rakyat zaman ...
216.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 5 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2002
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBerisi biografi hartawan Oey Tambahsia, Bapak Melayu Tionghoa Lie Kimhok, dan dua jago kunfu legendaris di Nusantara: Louw Djing Tie dan Lo Ban Teng.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...
217.
Cerita dari Digul oleh Pramoedya A. Toer
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
Antologi kisah sejati para Digulis untuk bertahan hidup di tanah buangan, Digul. ...
218.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 4 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBerisi kisah-kisah percintaan ala Rome-Juliet, pejabat yang sewenang-wenang, dan kisah beberapa orang yang mujur semasa Depresi Ekonomi tahun 1927-1929 alias Zaman Meleset.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan ...
219.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 3 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBerisi salah satu puncak kesastraan melayu Tionghoa: Drama Boven Digul yang ditulis oleh Kwee Tek Hoay.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...
220.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 2 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaMengangkat beberapa karya terkenal Kwee Tek Hoay, seperti Bunga Roos dari Tjikembang.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...