Pencarian

Penulis
M. Aan Mansyur
Kategori
Buku

Hasil: 1 - 15 dari 15
GRIDLIST
1.
Bahasa Pohon-pohon Tumbang oleh M Aan Mansyur
Soft Cover, April 2025 Rp. 109.000 Rp. 87.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
keindahan & kesedihan berdampingan bagai sepasang sandal ditinggalkan entah siapa di pantai yang lengang. mereka tidak mengejutkan kita. itulah kehidupan paling alami bagi kita akhir- akhir ini. kau melihat rimbunan semak di tepi jalan & kau berpikir: andaikan kesedihan bisa dilepaskan seperti kulit ular. kadang-kadang: kau langit biru, aku cuaca buruk; kau ranting hanyut di batang air, aku kelereng berkilau di taman. kadang-kadang: kita segala sesuatu yang bukan kita. tubuhku merindukan tubuh ...
2.
Soft Cover, Desember 2020 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Buku karya M. Aan Mansyur yang terbit pada penghujung tahun 2020 berjudul Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau ini mungkin bagi sebagian orang yang akrab dengan puisi nama beliau tidak terdengar asing lagi. Buku kumpulan puisinya yang berjudul Tidak Ada Newyork Hari ini sempat bertengger dalam section best seller dan muncul di salah satu adegan dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2. Buku ini berisi empat puluh satu puisi yang terbagi dalam lima bagian. Selain kata-kata apik dari M. Aan Mansyur yang ...
3.
Melihat Api Bekerja oleh M. Aan Mansyur
Hard Cover, Oktober 2018
Stock tidak tersedia
Aku benci berada di antara orang-orang yang bahagia. Mereka bicara tentang segala sesuatu, tapi kata-kata mereka tidak mengatakan apa-apa. Mereka tertawa dan menipu diri sendiri menganggap hidup mereka baik-baik saja. Mereka berpesta dan membunuh anak kecil dalam diri mereka. Aku senang berada di antara orang-orang yang patah hati. Mereka tidak banyak bicara, jujur, dan berbahaya. Mereka tahu apa yang mereka cari. Mereka tahu dari diri mereka ada yang telah dicuri. Menikmati Akhir ...
4.
Perjalanan Lain Menuju Bulan oleh M. Aan Mansyur
Soft Cover, Juli 2017
Stock tidak tersedia
Pergi adalah kemestian bagi seorang anak. Pergilah. Bertualanglah. Jangan hilang.   Dan di antara segala kemungkinan, pulang semata satu pilihan. Kita tahu, ingatan tidak butuh jam tangan—hanya seseorang di kejauhan. Sebelum rela kau kulepaskan, apa pun kelak menimpa hidupmu, aku ibumu selamanya. Pergilah. Kau tidak boleh merasa iba dan bersalah. Biarkan jiwaku menghutan bersama waktu dan pertanyaan: Di mana sesungguhnya ingatan berumah. Dikepala. ...
5.
pergi adalah kemestian bagi seorang anak. pergilah. bertualanglah. jangan hilang.   dan di antara segala kemungkinan, pulang semata satu pilihan.   kita tahu, ingatan tidak butuh jam tangan—hanya seseorang di kejauhan.   sebelum rela kau kulepaskan, apa pun kelak menimpa hidupmu, aku ibumu selamanya. pergilah. kau tidak boleh merasa iba dan bersalah.   biarkan jiwaku menghutan bersama waktu dan pertanyaan: ...
6.
Cinta yang Marah oleh M. Aan Mansyur
Soft Cover, Mei 2017 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Cinta dalam puisi ini bukan cinta yang damai. Ia terlampau penuh oleh kehilangan, oleh marah, oleh kemustahilan untuk menjelaskan. Cinta ini membawa pisau ke mana-mana. Dalam tubuh aku yang ditinggal mati, dalam tubuh kita yang masih hidup, cinta seperti itu menyimpan napas orang mati dan membiarkan luka terus berbiak." Zen RS Profil Penulis: M. Aan Mansyur berdomisili di Maros, Sulawesi Selatan. Buku-bukunya antara lain: Aku Hendak Pindah Rumah (2008), Melihat Api Bekerja (2015), Tidak Ada ...
7.
Soft Cover, Februari 2017
Stock tidak tersedia
Hari-hari membakar habis diriku. Setiap kali aku ingin mengumpulkan tumpukan abuku sendiri, jari-jariku berubah jadi badai angin. Dan aku mengerti mengapa cinta diciptakan— The days incinerate me. But each time I try to gather the heap of my ashes, my fingers change to wind. And I understand why love was created. Tidak Ada New York Hari Ini berisi puisi-puisi karya mas Aan yang dibumbui desain layout berupa foto-foto suasana di New York. Puisi-puisi di dalam buku ini memiliki ...
8.
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
Hari-hari membakar habis diriku.Setiap kali aku ingin mengumpulkantumpukan abuku sendiri, jari-jarikuberubah jadi badai angin.Dan aku mengerti mengapa cinta diciptakan—The days incinerate me.But each time I try to gatherthe heap of my ashes,my fingers change to wind.And I understand why love was created. ...
9.
Soft Cover, Juni 2016 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Hari-hari membakar habis diriku. Setiap kali aku ingin mengumpulkan tumpukan abuku sendiri, jari-jariku berubah jadi badai angin. Dan aku mengerti mengapa cinta diciptakan— ...
10.
Tidak Ada New York Hari Ini
Puisi dan Foto Rangga untuk film ADA APA dengan CINTA?
oleh M. Aan Mansyur
Soft Cover, April 2016
Stock tidak tersedia
Hari-hari membakar habis diriku. Setiap kali aku ingin mengumpulkan tumpukan abuku sendiri, jari-jariku berubah jadi badai angin. Dan aku mengerti mengapa cinta diciptakan— The days incinerate me. But each time I try to gather the heap of my ashes, my fingers change to wind. And I understand why love was created. Tidak Ada New York Hari Ini berisi puisi-puisi karya mas Aan yang dibumbui desain layout berupa foto-foto suasana di New York. Puisi-puisi di dalam buku ini memiliki ...
11.
Pod:Kukila - Kumpulan Cerita oleh M. Aan Mansyur
Oktober 2015
Stock tidak tersedia
NAK, dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka di seluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada. Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa—dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan. Kukila adalah perempuan itu, yang membenci September dan pohon mangga. Hidupnya didera rasa bersalah yang besar, ...
12.
Soft Cover, Oktober 2015 Rp. 45.000 Rp. 36.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
NAK, dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka di seluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada. Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa—dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan. Kukila adalah perempuan itu, yang membenci September dan pohon mangga. Hidupnya didera rasa bersalah yang besar, ...
13.
No Image Available
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
"“Kau percaya masa depan masih memiliki kita?” “Akan selalu ada kita. Aku percaya.” NANTI tidak bisa begitu saja menoleh dan pergi dari masa lalu meskipun ia sudah berkali-kali melakukannya. Terakhir, ia mengucapkan selamat tinggal dan menikah dengan lelaki yang kini berbaring di makamnya itu. Aku tidak pernah ingin mengucapkan selamat tinggal. Aku tidak pernah mau beranjak dari masa lalu. Masa lalu, bagiku, hanyalah masa depan yang pergi ...
14.
Soft Cover, April 2015
Stock tidak tersedia
Aku benci berada di antara orang-orang yang bahagia. Mereka bicara tentang segala sesuatu, tapi kata-kata mereka tidak mengatakan apa-apa. Mereka tertawa dan menipu diri sendiri menganggap hidup mereka baik-baik saja. Mereka berpesta dan membunuh anak kecil dalam diri mereka. Aku senang berada di antara orang-orang yang patah hati. Mereka tidak banyak bicara, jujur, dan berbahaya. Mereka tahu apa yang mereka cari. Mereka tahu dari diri mereka ada yang telah dicuri. Menikmati Akhir ...
15.
No Image Available
Kukila (Kumpulan Cerita) oleh M. Aan Mansyur
Soft Cover, September 2012
Stock tidak tersedia
Nak, dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka di seluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada.Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa—dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan. Kukila adalah perempuan itu, yang membenci September dan pohon mangga. Hidupnya didera rasa bersalah yang ...