| Soft Cover, Desember 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
281.
No Image Available
282.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ada Kata-kata yang Mencium Kita
ada kata-kata yang mencium kita
seolah-olah memiliki mulut.kata-kata cinta,
harapan,cinta yang besar, harapan yang gila.
kata-kata telanjang yang kau cium
saat malam kehilangan wajahnya;
kata-kata yang saling menolak
pada dinding-dinding kesedihanmu.
(dikutip dari terjemahan puisi Portugal karya Alexandre O Neil)
Antologi puisi Portugal Indonesia Malaysia ini membuka cakrawala yang komprehensif tentang perjalanan puisi ketiga negara berikut ...
283.
| Soft Cover, April 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Himpunan Puisi
Jantung Lebah Ratu berisi 46 puisi yang ditulis oleh Nirwan Dewanto pada kurun 2005-2007. Puisi-puisinya muncul dalam beragam bentuk seperti gurindam, pantun dan haiku dari Jepang. Pilihan kata yang digunakan Nirwan menunjukkan bahwa si penyair benar-benar menguasai bahasa Indonesia baik dari segi pemaknaan maupun estetika. Semua puisi dalam kumpulan ini telah dimuat di berbagai media masa dan beberapa di antaranya diterjemahkan ke bahasa Inggris, Jepang dan Belanda.
DALAM ...
284.
| Soft Cover, Maret 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Seratus sajak dalam buku ini menunjukkan hasil dari kegiatan para penyair Indonesia yang dimuat di koran selama 2007. Untuk tahun ini surat kabar terpilih meliputi Kompas, Suara Pembaruan, Koran Tempo, Media Indonesia, Republika, Suara Merdeka, Jawa Pos, Lampung Pos, Bali Pos, Pontianak Pos, Fajar, dan Pikiran Rakyat. Surat kabar ini dianggap mewakili pemuatan karya sastra dari seluruh Indonesia.
Tema dan makna kebanyakan puisi berkisar seputar kelahiran, cinta, keputusasaan, harapan, ...
285.
| Soft Cover, Mei 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku ini berisi 125 sajak Joko Pinurbo yang pernah dimuat dalam Celana, Di Bawah Kibaran Sarung, dan Pacarkecilku, trio kumpulan puisi yang telah memper-kenalkan penyairnya sebagai salah satu ikon penting dunia perpuisian Indonesia modern. Jokpin (demikian penyair ini kerap disapa) mematahkan stigma bahwa puisi sulit dibaca. Jokpin tidak bersusah-susah dan menyulitkan pembaca dengan metafora atau idiom menyesatkan seperti yang cenderung dilakukan banyak penyair lain di tanah air kita. Buku ini ...
286.
No Image Available
| Soft Cover, April 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
TITIAN JALAK
Qin Guan ( 1049-1100 ; Song )
Rajutan awan menggolak lukisan,
layang bintang menebar penyesalan,
samar melintasi Bima Sakti yang tanpa tepian.
Sekali bersua dalam angin emas embun perak,
telah melebihi berulang bertemu di bumi insan!
Cinta yang lembut selaksana air,
hari yang bahagia bagaikan mimpi,
tak kuasa menengok Titian Jalak di tengah
jalan kembali!
Apabila cinta di kedua hati adalah kekal abadi,
masihkan kehadiran dihitung setiap senja
setiap ...
287.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Seperti anak rusa menemukan sarang airdi celah batu karang tersembunyi,seperti gelandangan kecil menenggak sebotol mimpi di bawah rindang matahari,malam ini aku mau minum di bibirmu.Seperti mulut kata mendapatkan susu sepiyang masih hangat dan murni,seperti lidah doa membersihkan sisa nyeripada luka lambung yang tak terobati.
Joko Pinurbo, 2006
Buku ini berisi 33 puisi Joko Pinurbo yang ditulisnya sepanjang tahun 2005-2006. Melalui peristiwa-peristiwa yang tampak kecil dan sederhana, ...
288.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Terimalah perhiasanku ini, Nak," kata Dewi Sukesi. Dan perempua tua ini pun mengalungkan untaian kembang kenanga di dada Kumbakarna! Mendadak alam pun membalik ke masa lalu. Tanpa malu-malu. Jeritan kedukaan menjadi madah syukur sukacita. Bermain-main anak-anak bajang di tepi pantai, padahal kematian sedang berjalan mengintai-intai. Gelombang lautan hendak menelan anak-anak bajang, tapi dengan kapal kematian anak-anak bajang malah berenang-renang menyelami kehidupan. Hujan kembang kenanga di ...
289.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Orang lebih banyak mengenal Todung Mulya Lubis sebagai pengacara yang sukses ketimbang penyair. Padahal puisi-puisinya telah muncul di media massa pada dekade 70-an, jauh sebelum publik mengenalnya sebagai praktisi hukum. Antologi puisi pertamanya, Pada Sebuah Lorong, terbit pada tahun 1968. Ia pun kerap muncul dalam pembacaan puisi dan forum sastra pada masa itu.
Aktivitasnya sempat terhenti ketika ia masuk dalam daftar cegah-tangkal (cekal) di era Orde Baru. Kini Todung Mulya Lubis kembali ...
290.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ratih Sang adalah pemeluk teguh. Puisi-puisinya lahir dari keteguhan imannya. Kebenaran telah menuntunnya menuju sumber dari segala sumber yang telah mengaruniainya pencerahan. (Danarto, penulis, budayawan)Ratih Sang itu sudah merupakan puisi yang indah. Bayangkan jika puisi membuat puisi, pasti hanya keindahan rasa yang terasa. (Radhar Panca Dahana, sastrawan, budayawan)Puisis-puisi Mabk Ratih Sang dalam antologi ini tersusun dalam bahasa yang anggun, menyentuh, dan indah. Terasa sekali ajaran ...
291.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tujuh belas laku hit Bee Gees, seperti How Deep Is Your Love, Massachusetts, Tragedy, Words yang diaransemen untuk semua jenis keyboard atau organ portabel.Buku lagu ini amat bermanfaat untuk memperluas repertoar para pemain keyboard. ...
292.
No Image Available
| Soft Cover, September 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Di tahun 2006 ini Pramoedya Ananta Toer meninggal dan kita mewarisi sebuah ikon dan sejumlah karya. Yang belum banyak diingat, ia juga meninggalkan sebuah gagasan tentang sastra yang sebenarnya kontroversial. Realisme Sosialis.Apakah Realisme Sosialis itu? Realisme Sosialis merupakan teori seni yang mendasarkan pada kontemplasi dialektik antara seniman dengan lingkungan sosialnya. Seniman ditempatkan tidak terpisah dari lingkungan tempat-nya berada.Buku Pramoedya Ananta Toer & Sastra Realisme ...
293.
No Image Available
Ramayana
(1)
| Soft Cover, Juli 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Epos Ramayana adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang diadaptasi dari khazanah sastra klasik India. Epos yang sudah berabad-abad dikenal di Indonesia dalam bentuk kakawin, relief di Candi Prambanan, atau tari-tarian ini, ditulis kembali oleh Nyoman S. Pendit, penulis Mahabharata (Gramedia Pustaka Utama, 2006, cetakan keempat) dengan gaya bertutur yang memikat dan enak dibaca. ...
294.
No Image Available
| Soft Cover, Juni 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Bhisma selalu teguh setia pada janjinya, janji demi negeri dan wangsanya. Keteguhannya nyata dalam sikapnya yang tenang dan ucapannya yang bijaksana dalam memandang dan mengurai masalah.Kisah tokoh Bhisma yang dinukil dari kisah klasik Mahabharata ini diceritakan kembali dengan gaya bertutur yang lancar dan enak dibaca oleh seorang penulis muda berbakat yang mencintai kisah wayang sejak usia muda. Dihiasi dengan gambar-gambar bercorak wayang purwa karya ilustrator muda yang selain pandai ...
295.
No Image Available
| Soft Cover, Mei 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Srikandi seorang kesatria putri. Dalam perjalanan waktu ia mencapai kemahiran berolah senjata dan berlaga sekaligus kepribadian yang tangguh berkat restu dewata serta dukungan kerabat dan Arjuna, kekasihnya.Kisah tokoh Srikandi yang dinukil dari kisah klasik Mahabharata ini diceritakan kembali dengan gaya bertutur yang lancar dan enak dibaca oleh seorang penulis muda berbakat yang mencintai kisah wayang sejak usia muda. Dihiasi dengan gambar-gambar bercorak wayang purwa karya ilustrator muda ...
296.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kumpulan puisi ini ditulis dengan jujur dan tanpa pretensi apa pun oleh lima perempuan dari berbagai latar belakang; pengusaha, mantan peragawati kondang, atlet penembak nasional dan sutradara teater. Sebagian besar menulis tentang sesuatu yang paling mereka kenali; tentang perempuan, ibu, kekasih dan istri. Detail-detail kecil dalam kehidupan sehari-hari tak luput menjadi sumber inspirasi. Mereka bisa menulis tentang isi lemari dan hakikat sebatang pohon jati sampai penderitaan korban tsunami. ...
297.
No Image Available
| Soft Cover, November 2005 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kabir(1440-1518) adalah mistik India, penggagas angan-angan persatuan umat manusia.Kabir bukan sekadar nama. Ia adalah sebuah revolusi yang berhasil mengantar banyak sekali orang ke alam pencerahan dan mengubah pola pikir siapa pun yang mau membuka diri.Kabir adalah pelintas batas. Karena itu, bagi orang yang berpikiran dogmatis sempit, ia sangat berbahaya! Janganlah sekali-kali mengundang dia masuk ke dalam rumah Anda, apalagi ke dalam hari Anda, bila Anda belum siap untuk sebuah ...
298.
No Image Available
| Soft Cover, Januari 2005 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Andrei Aksana kembali menghadirkan novel terbaru berjudul Cinta 24 Jam. Ber-setting waktu hanya selama 24 jam. Berkisah tentang aktris terkenal yang menemukan cinta pada lelaki yang baru dikenalnya. Asmara bergulir selama 24 jam. Dalam novel ini Andrei juga menyelipkan sejumlah puisinya.
Sama seperti yang dilakukannya dalam Lelaki Terindah.Ceritanya romantis, tapi jujur. Bisa buat introspeksi yang bagus untuk para pekerja seni.--Irgi FahreziAndrei paling tahu dan paling jago mengaduk ...
299.
| Soft Cover, Agustus 2004 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Fadjroel Rachman menuliskan biografi negeri (manusia) yang kacau, kelam, sesak, menikam, dan menyayat-nyayat, yang menyeretnya ke dalam lubuk sajak yang bergegas, berlarian di antara kusut, riuh, letih, dan perih dunia (peradaban). Membaca Sejarah Lari Tergesa adalah melihat wajah sendiri yang menggigil dan perih dalam cermin telanjang. Menggerayangi tubuh sendiri yang gemetar di antara nafas yang tak lepas. Alangkah sakit berpayah-payah mengenali manusia dalam biografi yang berlarian itu. ...
300.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2004 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Renung Mengapa ramai bincang
bisa jadi prosa
tanpa hening renung?
apa prosa kata
bisa jadi putik puisi
tanpa samadi ruang?
apa puisi
bisa jadi sunyi
di hening hati
tanpa teduh
sujud lelap dirahim Nya?
berbahasa sepoi angin
menerbangkan helai daun
menjelang kemarau panjang kehidupan?
26 april 2004 ...




Keranjang






