Penulis
Gede Prama

Format
Soft Cover (20)

Bahasa
Indonesia (19)
English (1)

Hasil: 1 - 20 dari 20
GRIDLIST
1.
Setenang Pepohonan, Selembut Rerumputan (Edisi Revisi)
Menyembuhkan, Mendamaikan Diri dari Dalam
oleh Gede Prama
Soft Cover, Maret 2016 Rp. 75.000 Rp. 60.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Penderitaan di mana-mana. Dari bencana alam, bom teroris, kekerasan, bunuh diri sampai dengan penyakit aneh-aneh. Bila manusia kebanyakan menakuti penderitaan sebagai panggilan Guru untuk memasuki gerbang spiritualitas mendalam. Hampir semua guru dihaluskan batinnya melalui penderitaan. Jalaludin Rumi mengalami kesedihan mendalam kehilangan Guru. Nelson Mandela dipenjara 27 tahun. BUnda Teresa menghabiskan nyaris seluruh hidupnya di tengah kesedihan kemiskinan. Mahatma Ghandi wafat ditembak. YM ...
2.
Compassion (Edisi Revisi)
Menyembuhkan pikiran, menyenjukkan lingkungan, menemukan kedamaian
oleh Gede Prama
Soft Cover, Maret 2016 Rp. 75.000 Rp. 60.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kita semua hidup di dunia yang sama, tapi berjumpa wajah kehidupan yang berbeda. Orang pemarah melihat ketidakadilan di mana-mana. Kemudian mengumbar protes. Protes ini kemudian mengundang kemarahan dari orang lain. Sehingga kehidupan mennjadi seperti api yang berjumpa api, akhirnya terbakar oleh perkelahian, perceraian, peperangan. Orang yang penuh belas kasih ( compassion ) menemukan wajah kehidupan yang memerlukan pertolongan di mana-mana. Kekurangan, ketidaksempurnaan ada tidak untuk ...
3.
Soft Cover, Februari 2016 Rp. 45.000 Rp. 36.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Salah satu Guru  yang  sangat  bercahaya di abad ini adalah Nelson Mandela. Dan pesan terpenting yang mengalir melalui beliau adalah memaafkan. Untuk itu, tidak berlebihan kalau disimpulkan, bibit kesembuhan terpenting yang tersedia di dalam adalah memaafkan. Lebih-lebih bila memaafkan dipadukan dengan penerimaan, keduanya menjadi bibit kesembuhan yang sangat kuat. Sebagaimana bibit umumnya, ia memerlukan lingkungan bertumbuh yang juga sehat. Keluarga biologi, keluarga ...
4.
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Salah satu Guru  yang  sangat  bercahaya di abad ini adalah Nelson Mandela. Dan pesan terpenting yang mengalir melalui beliau adalah memaafkan. Untuk itu, tidak berlebihan kalau disimpulkan, bibit kesembuhan terpenting yang tersedia di dalam adalah memaafkan. Lebih-lebih bila memaafkan dipadukan dengan penerimaan, keduanya menjadi bibit kesembuhan yang sangat kuat. Sebagaimana bibit umumnya, ia memerlukan lingkungan bertumbuh yang juga sehat. Keluarga biologi, keluarga ...
5.
Compassion
Menyembuhkan pikiran, menyenjukkan lingkungan, menemukan kedamaian
oleh Gede Prama (1)
Soft Cover, April 2013
Stock tidak tersedia
Kita semua hidup di dunia yang sama, tapi berjumpa wajah kehidupan yang berbeda. Orang pemarah melihat ketidakadilan di mana-mana. Kemudian mengumbar protes. Protes ini kemudian mengundang kemarahan dari orang lain. Sehingga kehidupan mennjadi seperti api yang berjumpa api, akhirnya terbakar oleh perkelahian, perceraian, peperangan. Orang yang penuh belas kasih ( compassion ) menemukan wajah kehidupan yang memerlukan pertolongan di mana-mana. Kekurangan, ketidaksempurnaan ada tidak untuk ...
6.
Setenang Pepohonan, Selembut Rerumputan + CD
Menyembuhkan, Mendamaikan Diri dari Dalam
oleh Gede Prama
Soft Cover, Agustus 2011
Stock tidak tersedia
Penderitaan di mana-mana. Dari bencana alam, bom teroris, kekerasan, bunuh diri sampai dengan penyakit aneh-aneh. Bila manusia kebanyakan menakuti penderitaan sebagai panggilan Guru untuk memasuki gerbang spiritualitas mendalam. Hampir semua guru dihaluskan batinnya melalui penderitaan. Jalaludin Rumi mengalami kesedihan mendalam kehilangan Guru. Nelson Mandela dipenjara 27 tahun. Bunda Teresa menghabiskan nyaris seluruh hidupnya di tengah kesedihan kemiskinan. Mahatma Ghandi ...
7.
Pencerahan Dalam Perjalanan
Menyirami Bibit-bibit Kesembuhan, Keteduhan, Kedamaian
oleh Gede Prama
Soft Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
Kekacauan kosmik di mana-mana. Alam bersuara dengan gempa, tsunami, banjir. Penyakit menyebar cepat. Rumah sakit jiwa penuh di mana-mana. Seperti hujan deras, ia bisa menjadi berkah buat penjual payung, bisa menjadi musibah buat penjual es keliling. Hal itu memberikan pilihan, mau dibuat lumpuh atau dibuat bertumbuh oleh kekacauan kosmik. Siapa saja yang mau bertumbuh di tengah kekacauan kosmik, layak mengikuti jalan-jalan belajar, refleksi dan meditasi. Semoga melalui belajar, refleksi, ...
8.
Soft Cover, Oktober 2009
Stock tidak tersedia
"Suffering, grief and lamentation are the major natures of life in the recent days. For some people, this phenomena is a chastisement from God, castigation upon the greediness of humanuty or any other kinds of condemnation. Nevertheless, this small and modest book distunguishes opportunity for evolution that lies behind the misery. Suffering is indeed frightening for most people, yet this book unveils that sorrow does own other quality than fear for it might become vitamin for the ...
9.
Simfoni di dalam Diri
Mengolah Kemarahan menjadi Keteduhan
oleh Gede Prama
Soft Cover, Mei 2009
Stock tidak tersedia
"Sukar dan terbakar, itulah kesimpulan kehidupan di awal abad dua puluh satu ini. Namun buku ini bercerita, kesukaran tidak diciptakan untuk membuat manusia terbakar, kesukaran ada sebagai bahan-bahan kehidupan yang perlu diolah. Sebagaimana direnungkan dalam-dalam oleh buku ini, bukan apa yang terjadi yang terpenting, namun bagaimana mengolah apa yang terjadi agar indah. Makanya simbolik yang diambil adalah simfoni. Kehidupan memang sebuah simfoni. Bahan-bahannya berbeda (senang-sedih, ...
10.
Kesedihan, Kebahagiaan, Keheningan
Mengolah Bencana Menjadi Vitaminnya Jiwa
oleh Gede Prama
Soft Cover, Januari 2007
Stock tidak tersedia
Bencana, bencana, dan bencana, itulah warna kehidupan yang dominan belakangan. Boleh saja ada yang berpendapat ini hukuman Tuhan, atau hukuman terhadap keserakahan, serta hukuman-hukuman lainnya. Namun buku kecil sederhana ini melihat peluang pertumbuhan di balik bencana. Kesedihan memang menakutkan bagi banyak orang. Namun buku ini membukakan, kesedihan berwajah lebih dari sekadar ketakutan. Kesedihan bisa menjadi vitamin pertumbuhan jiwa, kesempatan membayar hutang-hutang karma, bahan-bahan ...
11.
Soft Cover, Agustus 2006
Stock tidak tersedia
Tidak ada kekeliruan, yang ada hanyalah pelajaran - pelajaran.Tidak ada kebetulan, yang ada hanya makna yang belum ditemukan.Tidak ada kesedihan, yang ada jiwa yang sedang bertumbuh.Tidak ada ketakutan, hanya suara guru dari dalam.Demikianlah kehidupan dicoba dilihat oleh Gede Prama dalam buku ini. Sifat buku ini sebagai tumpukan hasil wawancara berbagai media dengan Gede Prama membuatnya jadi unik. Terutama karena ide dan sosok Gede Prama diungkapkan secara multiperspektif (dalam sudut ...
12.
Soft Cover, Agustus 2006
Stock tidak tersedia
Buku ini karya Gede Prama yang ke-20 ini dipilah menjadi tiga bagian utama: 1. Bebas dari ketakutan -- ketakutan selalu dianggap sebagai penghalang utama dalam meraih kebahagiaan sekaligus menjadi penjara manusia. Sadar atau tidak, ketakutan adalah jurang yang dalam sekaligus lebar yang kita buat antara diri kita dan Tuhan. Semakin tinggi ketakutan, semakin jauh jarak antara kita dengan Tuhan. Ada begitu banyak ketakutan yang memenjara hidup kita: takut mati, takut gagal, takut kehilangan harta ...
13.
Soft Cover, Februari 2005
Stock tidak tersedia
(Membangun Keberuntungan dengan Menyelami Diri)Keberuntungan, itulah dambaan banyak sekali manusia. Sehingga tidak sedikit energi hidup dialokasikan hanya untuk meraih keberuntungan. Sayangnya, dalam pengertian tentang keberuntungan berlomba datangnya dengan ketidakberuntungan. Kaya, miskin, kaya, dan miskin lagi. Sukses, gagal, sukses, gagal, dan gagal lagi. Sebagai akibatnya, mesin-mesin kehidupan cepat panas dan kelelahan. Salah-salah bisa jatuh ke dalam jurang stres dan depresi. Untuk ...
14.
Soft Cover, April 2004
Stock tidak tersedia
Hidup bagaikan berjalan di gurun pasir dalam kegelapan. Bila ingin mengetahhui yang sebelumnya lewat apakah sapi atau manusia, kita melihat jejak-jejak kaki yang tersisa. Di gurun pasir, ada jejak-jejak kaki lengkap dengan maknanya. Demikian juga dengan hidup, ia menyisakan jejak-jejak makna. Sayangnya, jejak-jejak makna ini hanya bisa dilihat, dibaca, dan dimaknai oleh mereka yang telah membuka jendela kepekaan.Bila jendela kepekaan telah terbuka, jengankan kelebihan, kekurangan yang paling ...
15.
Jalan-jalan Penuh Keindahan oleh Gede Prama
Soft Cover
Stock tidak tersedia
16.
Soft Cover
Stock tidak tersedia
17.
Meraih Harta dengan Cinta oleh Gede Prama
Soft Cover
Stock tidak tersedia
18.
Memimpin dengan Hati oleh Gede Prama
Soft Cover
Stock tidak tersedia
19.
Maximizing Personal Achievement
Untuk Siapa Saja yang Ingin Mengembangkan Kepribadian
oleh Gede Prama
Soft Cover
Stock tidak tersedia
20.
Soft Cover
Stock tidak tersedia