BrowsesController::get_data() - APP/Controller/BrowsesController.php, line 189
BrowsesController::index() - APP/Controller/BrowsesController.php, line 910
ReflectionMethod::invokeArgs() - [internal], line ??
Controller::invokeAction() - CORE/Cake/Controller/Controller.php, line 491
Dispatcher::_invoke() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 193
Dispatcher::dispatch() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 167
[main] - APP/webroot/index.php, line 110
Notice (8): Undefined index: title_for_layout [APP/Controller/BrowsesController.php, line 914]
BrowsesController::index() - APP/Controller/BrowsesController.php, line 914
ReflectionMethod::invokeArgs() - [internal], line ??
Controller::invokeAction() - CORE/Cake/Controller/Controller.php, line 491
Dispatcher::_invoke() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 193
Dispatcher::dispatch() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 167
[main] - APP/webroot/index.php, line 110
Kehilangan ibunya membuat Basri terjebak dalam penyesalan, sementara ayahnya tenggelam dalam kehampaan. Ambisi dan kesibukannya dulu tak mampu menggantikan kebersamaan yang telah hilang. Di pemakaman, Basri bertemu Genia, perempuan dengan luka yang sama. Percakapan mereka perlahan membuka jalan menuju keikhlasan, mengajarkan bahwa kehilangan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru. Namun, saat masa lalu kembali menghampiri, Basri harus memilih: berdamai atau terus hidup dalam ...
Cerita ini tentang kehidupan hewan-hewan liar di kolong bawah jalan tol. Kucing, Landak Tua, Tikus Tua, Berang-Berang, Biawak, Burung Gereja, Pak Ghost (kucing jantan tua), dan Bu Merti (kucing betina tua). Pak Ghost dan Bu Merti dikabarkan hilang entah ke mana. Warga kolong bawah jalan tol merasa kehilangan kedua kucing tua yang dihormati itu. Pak Ghost dan Bu Merti meninggalkan satu anak betina bernama Gloria. Gloria, si kucing betina, menjalin cinta dengan Pablo, si kucing jantan personel ...
Aku berusaha menikmati hidup meski kadang ketika baru saja melepas lelah, sudah harus bertarung dengan pekerjaan pekerjaan baru lagi. Baru sejenak berleha-leha sudah harus kembali ke medan perang lagi. Hidup seakan diciptakan untuk terus berjuang. Hidup seolah hanyalah pilihan untuk mengumpulkan banyak angka dan uang. Aku ingin sejenak berhenti, tetapi aku takut masa muda ini habis tanpa sisa berarti. Aku merasa terus diburu oleh hal-hal yang semu. Aku merasa terus merasa dihantui ...
Dalam perjalanan hidup ini, kau sering menemukan perasaan pecah karena banyak hal. Rencana-rencana yang jadi berantakan. Tambatan hati yang memilih hengkang. Orang-orang yang berlari dan tidak lagi pernah kembali. Kepercayaan yang dihancurkan. Cinta yang bodoh dan segala sesuatu yang datang silih berganti, namun tetap tidak menyembuhkan apa pun dalam diri.
Suatu waktu kau bahkan bisa patah hati hanya karena sebuah berita di internet. Perasaanmu bisa hancur sebab sebuah postingan di media ...
Sudah seutuhnya aku serahkan perasaanku padamu. Pada inti jantung ini kusematkan namamu. Kau jadi bagian hari-hariku melawan sedih, menangkar pedih, mengumpulkan serpihan yang membentuk harapan indah.
Kupikir dunia akan penuh warna. Kita tebar cahaya pelangi di mana-mana. Pada setiap sudut tempat yang dilalui, pernah kita sematkan rindu. Pada semua kesempatan yang ada, selalu kita lukis bahagia.
Tak pernah aku membayangkan muram senja yang datang. Deras hujan yang menghancurkan teduh. Kau ...
Bu, aku berusaha tidak hancur dihantam hidup meski sesekali rasanya hampir redup. Aku terus melawan pada dunia ini meski banyak tangis yang kusimpan sendiri. Meski dalam malam yang sepi aku mengeluh padamu lagi. Maaf untuk hal-hal yang masih gagal. Untuk pertarungan-pertarungan yang belum aku menangkan. Untuk semua kekalahan yang kadang datang berulang. Aku hanya ingin terus hidup, Bu. Aku hanya ingin terus berjalan. Jika nanti aku tidak pernah jadi yang terbaik seperti harapanmu, jika ...
sedang badai dalam diriku. hujan deras tiada henti-henti di beranda rumah di tengah jantungku menjaga jarak untuk menarikmu
sudah kukirim tanda, tetapi kau tak tangkap makna-makna itu. sudah kubiarkan sungai dalam diri, tempat kau pulang berenang tiap kali lelah datang padamu yang gamang.
sudah kuberi tahu peta menuju diriku, rumah yang sepi di dalam jantung ini. jalan kecil untuk kakimu melaju lagi tiadakah terniat untuk menghampiri?
sedang badai di dalam diriku. hujan deras dalam rimba ...
Aku terluka dan kusembuhkan sendiri. Aku memberi ruang untuk tinggal, tetapi kamu lebih memilih memaksa menepi pergi. Aku bertahan meski kamu sering mencoba merobohkan benteng yang kubangun. Hingga akhirnya aku sadar, aku tulus pada orang yang salah. Aku mencintai sepanjang rasa kalah. Aku tidak pernah benar-benar berharga untukmu. ...
Pada akhirnya, kamu hanya perlu mensyukuri apa pun yang kamu miliki hari ini. Walaupun yang kamu tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kamu perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan.
Nikmati saja.
Kelak, dia yang kamu cintai akan tahu, betapa kerasnya kamu memperjuangkannya.
...
Kupaksa untuk membunuh kisah-kisah itu dari kepalaku. Kubiarkan diriku tenggelam dalam rasa sakit yang terlalu pedih. Kubilang pada diriku semua akan baik-baik saja, meski tak ada yang pernah baik-baik saja di dunia. Aku telah berbohong kepada diriku sendiri berkali-kali. Aku menutupi rasa sakit itu sendiri. Kini, kisah itu menjelma dalam wajah-wajah baru. Sesuatu yang kubunuh paksa itu sungguh tak pernah benar-benar mati. Aku melupakan satu hal; segala yang pernah ada dalam ingatan, mungkin ...
Jadilah yang tenang dalam menghadapi gaduhnya pikiranku. Jadilah peredam dalam riak liar ambisiku. Sungguh tiada bertahan kita, jika saling keras tanpa reda. Sungguh habislah kita jika sama-sama ingin menang sendiri selamanya. Jika aku yang sedang penat, jadilah tempat bersandar untukku rehat. Jika kamu yang sedang lelah, kusediakan segalanya untuk memulihkan yang lemah.
...
Dulu kamu ke mana saat aku mencarimu tanpa henti? Ke mana kamu saat aku menantimu dalam sepi? Perasaan yang kamu tinggalkan menjadi beban yang kutanggung sendiri. Kalau aku akhirnya belajar melupakanmu, apakah semua itu menjadi salahku?
Padahal waktu kamu hilang tiba-tiba, aku hancur tak terkira. Sementara kamu tak pernah peduli. Sekarang saat dunia berputar kembali; saat cahaya redup mulai terang menyinari, kamu datang menghampiri seolah semua yang pernah porak-poranda itu tidak pernah ...
“Apa hal terburuk dari jatuh cinta?”
“Orang yang kamu cintai tidak pernah tahu perasaan itu.”
***
Aku bahkan tidak pernah mengatakan kepadamu bahwa sejujurnya aku tidak ingin kamu pergi. Perasaan kehilangan ini tak pernah kuingini. Berat? Pasti. Tapi, aku tahu, hidup terus berjalan. Dunia masih akan terus berputar. Mungkin kau juga sedang mengingatku di sana. Serupa ingatanku untukmu yang terus ada. Mungkin kau tak lagi menjaga segalanya—meski di sini ...
Semua seolah baik-baik saja. Tawa yang lepas. Lampu panggung yang meriah. Kehidupan yang mungkin diinginkan banyak orang.
Aku memiliki beberapa hal yang orang lain tidak miliki. Semua tampak sempurna. Seolah tidak ada celah untuk luka.
Namun jauh di dalam diriku, kesepian selalu datang menghampiri. Kesedihan yang sering kusembunyikan.
Aku bahkan tidak berani membuka hati lebih luas lagi. Orang-orang yang pernah datang di masa lalu membekaskan rasa takut yang ...
“Banyak hal terjadi di luar kendaliku. Jatuh hati kepadamu adalah salah satunya. Kamu mengajariku melawan ketakutan-ketakutan dalam diriku. Namun, kamu lupa mengajariku melawan hal yang penting; bagaimana caranya agar aku tidak takut kehilanganmu?”
Ada yang memberi percaya, tetapi kau ragukan. Ada yang sepenuh hati ingin bersama, tetapi kadang terabaikan.
Perasaan telah tercurahkan. Meski kadang kecewa dan melelahkan, berhenti bukan satu-satunya pilihan.
Apakah janji itu ...
“Banyak hal terjadi di luar kendaliku. Jatuh hati kepadamu adalah salah satunya. Kamu mengajariku melawan ketakutan-ketakutan dalam diriku. Namun, kamu lupa mengajariku melawan hal yang penting; bagaimana caranya agar aku tidak takut kehilanganmu?”
Ada yang memberi percaya, tetapi kau ragukan. Ada yang sepenuh hati ingin bersama, tetapi kadang terabaikan.
Perasaan telah tercurahkan. Meski kadang kecewa dan melelahkan, berhenti bukan satu-satunya pilihan.
Apakah janji itu ...
“Banyak hal terjadi di luar kendaliku. Jatuh hati kepadamu adalah salah satunya. Kamu mengajariku melawan ketakutan-ketakutan dalam diriku. Namun, kamu lupa mengajariku melawan hal yang penting; bagaimana caranya agar aku tidak takut kehilanganmu?”
Ada yang memberi percaya, tetapi kau ragukan. Ada yang sepenuh hati ingin bersama, tetapi kadang terabaikan.
Perasaan telah tercurahkan. Meski kadang kecewa dan melelahkan, berhenti bukan satu-satunya pilihan.
Apakah janji itu ...